6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Wellness & Culture Tourism” di Den Bukit: “Nyegara-Gunung”

dr. Putu Sukedana, S.Ked. by dr. Putu Sukedana, S.Ked.
March 21, 2024
in Esai
“Wellness & Culture Tourism” di Den Bukit: “Nyegara-Gunung”

Kawasan pantai bali uatara | Foto: Yahya Umar

BULELENG atau yang dikenal dengan juga sebutan Den Bukit adalah kabupaten di Bali Utara yang menjadi tempat saya dilahirkan. Den berarti utara, sehingga den bukit berarti wilayah yang ada di bagian utara bukit.

Kabupaten dengan wilayah sebesar 136.588 hektar dan terbagi menjadi 9 kecamatan, 129 desa, 19 kelurahan, 550 dusun/banjar dan 58 lingkungan serta 170 desa adat (Dinas Pekerjaaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Bali, 2024).  Namun kali ini kita tidak akan mengulik geografisnya di atas kertas, kita akan membahas Den Bukit dalam bidang kesehatan dan juga budayanya.

Den Bukit dari sudut Sejarah dan Budaya

Den bukit sangatlah erat dengan sejarah seperti pohon Buleleng/jagung gembal/sorgum dan sejarah Ki Gusti Ngurah Panji Sakti. Dalam Babad Buleleng disebutkan bahwa beliau adalah putra dari raja di Klungkung, Dalem Segening dan Ni Luh Pasek, yang dikirim ke Buleleng bersama pengawalnya dengan bekal pusaka legendaris bernama Ki Tunjung Tutur dan Ki Bayu Semang.  Pusaka Ki Tunjung Tutur ini berupa tombak dan disimpan di Puri Ageng Blahbatuh, sedangkan Ki Bayu Semang yang berupa keris disimpan di Puri Gede Buleleng dan Desa Adat Buleleng.

Pada tahun 1660, kerajaan Buleleng terbentuk dan dibawah Anglurah Panji Sakti kerajaan berjalan aman dan sejahtera, bahkan bisa melakukan ekspansi ke Balmbangan dan pasuruan. Milliter beliau dikenal dengan sebutan Taruna Goak. Bahkan hingga saat ini tradisi megoak-goakan masih dilestarikan di desa Panji. Laskar yang dibentuk beliau juga terdiri multietnis seperti Hindu, Islam, Cina, dan lain-lain. Bahkan saat ini masih erat di desa Pegayaman adalah salah satu cikal bakal dari penduduk Blambangan.

Dari uraian di atas, menarik untuk mengemas sejarah Den Bukit menjadi daya Tarik wisatawan. Penelitian tahun 2017 oleh Dinas Pariwisata Buleleng menunjukkan 55,30% wisatawan tertarik dengan wisata budaya lokal dan sejarah, Adapun tempat-tempat potensial tersebut seperti: Gedong Kirtya, Makam Jaya Prana, Pura Pulaki, Vihara Banjar, Pura Madwe Karang, Museum Buleleng; Gde Manik.  Selain itu tradisi unik di Buleleng seperti nyakan diwang, megoak-goakan, dan lain-lain.

Ada yang menarik tentang Buleleng berupa warisan budaya tak benda (WBTB) seperti Tradisi Ngusaba Bukakak di Desa Sangsit untuk mengucapkan syukur kepada dewi kesuburan; Lukisan Wayang Kaca di Desa Nagasepaha yang muncul sejak tahun 1927; dan Tradisi megoak goakan di Desa Panji yang dipentaskan menjelang hari Raya Nyepi.

Wellness Tourism di Den Bukit

Berbicara tentang kesehatan, banyak orang hanya memikirkan dari sudut pandang fisiknya. Padahal sehat adalah tentang fisik, psikis, sosial, dan spiritual dari klien secara holistik. Buleleng sendiri dengan karakteristik wisatawan yang datang paling banyak dengan usia 21-35 tahun (37,45%); 36-45 (30,40%); dan 46-55 tahun (15%) maka kita bisa petakan membuat program-program berupa wellness tourism seperti olahraga di alam dan  Spiritual healing. Area Lovina dan Pemuteran menjadi fokus karena kunjungan paling besar area tersebut. Namun jangan lupakan area pegunungan seperti di Munduk, Gobleg, Panca

sari ketiga tempat itu menjadi primadona baru dengan pemandangan alamnya. Sehingga Den Bukit sebenarnya memiliki keuntungan dibadingkan daerah lain yaitu konsep Nyegara Gunung-nyayang tidak dimiliki oleh tempat lain. Olahraga di alam seperti di Air Terjun Munduk, Air Panas Banjar, Air Terjun Gitgit bisa dikemas untuk sport bahkan healing karena dapat menyegarkan badan dan psikis.

Dengan adanya area spiritual, maka Buleleng bisa kita kembangkan konsep melukat/water pure healing di area seperti Pua Tirta Sudhamala, Pura Segara Taman Beji Ponjok Batu,  Pura Yeh Ketipat, Pura Sakti di Pejarakan, Pura Taman Beji di Pancasari, Pura Bulakan Solas di Desa Bulian, dan tempat lainnya.

Jangan lupa aspek kesehatan adalah hal yang mahal dan bisa kita deteksi dengan melakukan medical check up (MCU) oleh tim medis yang professional. Para stakeholder bisa saling bahu membahu seperti yang dilakukan oleh tim medis RSU Kertha Usada dan Klinik Utama Teratai Dharma Medika. MCU ini bisa dilakukan tempat mereka menginap, sehingga mereka bisa sehat secara fisik, psikis, sosial, dan spiritual.

Teknik yang bisa gunakan untuk menarik wisatawan ke Buleleng yaitu dengan pendekatan dengan agen-agen di Buleleng maupun di Bali serta para senator maupun influencer. Selain itu keterlibatan tim hotel sangatlah penting sehingga wisatawan terjaring dari semua lini.

Oh ya, keterlibatan dan reward ke desa adat amatlah penting, karena nanti ini yang akan menjadi marketing tersendiri. Aman dan nyaman mereka di Buleleng maka akan semakin meningkat kunjungan wisatawan.  Bangga untuk Bulelengku, dirgahayu ke-420 tahun Den Bukit. Salam. [T]

BACA artikel lain dari penulis dr. Putu Sukedana

Tags: bulelengdenbukitPariwisata
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Desa Selat Punya Kantor Baru, Pj Bupati Buleleng Ingin Kinerja Perbekel dan Perangkatnya Makin Meningkat

Next Post

Hakim Adalah Manusia Biasa

dr. Putu Sukedana, S.Ked.

dr. Putu Sukedana, S.Ked.

Founder Budiarsana Foundation, Manager BMMC, Staff Managemen Pasien RSU Kertha Usada, Mahasiswa S2 Ilmu Managemen Pasca Sarjana Undiksha

Related Posts

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
0
Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

Read moreDetails

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

Read moreDetails

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
0
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

Read moreDetails

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

Read moreDetails

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
0
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

Read moreDetails

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
0
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

Read moreDetails

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

Read moreDetails

Suryak Siu

by Dede Putra Wiguna
March 2, 2026
0
Suryak Siu

DALAM bahasa Bali, ‘suryak’ berarti bersorak dan ‘siu’ berarti seribu. ‘Suryak siu’ secara harfiah berarti ‘sorakan seribu’ ─ gambaran tentang...

Read moreDetails

Konflik Iran dan Ujian Kedewasaan Diplomasi Indonesia

by Elpeni Fitrah
March 2, 2026
0
Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

SAYA menulis ini pada Minggu, 1 Maret 2026, tepat sehari setelah dunia dikejutkan oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel...

Read moreDetails

Tatkala Duta Pariwisata Indonesia Mengulik Bali

by Chusmeru
March 1, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

MENJELANG tutup tahun 2025 jagat media sosial diramaikan dengan unggahan video yang mengabarkan Bali sepi wisatawan. Langsung saja memicu perdebatan....

Read moreDetails
Next Post
Hakim Adalah Manusia Biasa

Hakim Adalah Manusia Biasa

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co