24 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pak Erick Semakin Dekat dengan Kursi Cawapres?

Teddy Chrisprimanata Putra by Teddy Chrisprimanata Putra
June 24, 2023
in Esai
Pak Erick Semakin Dekat dengan Kursi Cawapres?

Ilustrasi tatkala.co

PERMAINAN yang ciamik ditunjukkan oleh Asnawi dan kawan-kawan, kala menjamu Argentina yang berstatus sebagai pemilik trophy Piala Dunia. Meski secara peringkat FIFA, antara Indonesia dan Argentina terpaut sangat jauh, tetapi di lapangan hijau, Indonesia menunjukkan semangat yang begitu luar biasa.

Dugaan publik bahwa di pertandingan ini akan terjadi hujan gol pun tidak terjadi. Aquna dan kawan-kawan nyatanya hanya bisa menyarangkan dua gol ke gawang Indonesia. Melihat permainan kemarin, sudah bisa dipastikan kalau Indonesia sudah sangat siap menghadapi AFC Cup 2023. Indonesia bisa!

Suksesnya Indonesia memboyong tim Argentina untuk tampil di Stadion Utam Gelora Bung Karno (SUGBK) jelas tidak dapat dilepaskan dari upaya sang Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

Harus diakui, PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir telah melakukan banyak hal yang memberi dampak positif bagi iklim sepak bola Indonesia. Pertandingan FIFA pun setidaknya sudah dilakukan sebanyak tiga kali, melawan Burundi, Palestina, dan terakhir—yang paling menyedot perhatian publik—Argentina, sang juara dunia.

Tidak hanya itu, informasi terbaru, dan valid, manuver sang Ketua Umum pun juga berhasil membawa Indonesia menjadi tuan rumah FIFA World Cup U-17. Salut buat Pak Erick!

Terlepas dari hal tersebut, fakta yang tidak bisa ditampik, Erick Thohir adalah seorang politisi. Lewat berbagai prestasinya tersebut, namanya semakin ramai dibicarakan untuk menjadi Bakal Calon Wakil Presiden (Bacawapres)—untuk mendampingi Ganjar Pranowo dan tidak menutup kemungkinan juga menjadi pendamping dari Prabowo Subianto.

Apalagi sepak bola adalah olahraga dengan jumlah penggemar paling banyak di Indonesia. Hm, tentu ini semakin melambungkan namanya dalam konstelasi mendatang.

Strategi Politik Erick Thohir

Pertanyaannya adalah, apakah ini bagian dari strategi Erick Thohir untuk mendekatkan diri ke kursi Bacawapres?

Jika merujuk pandangan dari Peter Schorder, strategi politik dapat digunakan untuk mewujudkan cita-cita politik. Artinya, strategi yang dirancang adalah suatu cara yang dapat diterapkan untuk merebut atau mempertahankan kekuasaan dalam ajang Pemilu. Hal ini tentu digunakan untuk merealisasikan hasrat politik dan sebagai langkah untuk memperoleh dukungan dalam setiap kontestasi politik.

Sebagai seorang pengusaha, Erick Thohir pasti sudah khatam soal dunia marketing. Na, dalam dunia politik pun juga ternyata ada. Namanya adalah marketing politik atau sering disebut dengan mix marketing, dan istilah ini juga dikenal dengan sebutan 4P yang terdiri dari Product, Price, Place, Promotion.

Marketing politik sendiri adalah strategi mengemas pencitraan, tokoh publik dan kepribadian (personality) seorang kandidat yang berkompetisi dalam konteks Pemilu kepada masyarakat luas yang akan memilihnya.

Lantas, seperti apa sih marketing politik yang sedang dilakukan oleh Erick Thohir dalam upayanya untuk bisa menjadi orang nomor dua di Indonesia?

Produk (Product)

Ngomongin soal produk dalam politik, maka akan berkaitan dengan partai, gagasan partai politik. Produk biasanya berisi konsep, identitas ideologi, baik yang eksis di masa lalu maupun sekarang yang berkontribusi dalam pembentukan sebuah produk politik.

Lantas, apa produk politik yang dimiliki oleh Erick Thohir?

Tentu yang dimiliki oleh Erick Thohir adalah posisinya kini sebagai Menteri BUMN, dan yang pastinya adalah Ketua Umum PSSI.

Sejak terpilihnya Erick Thohir sebagai Menteri BUMN dalam kabinet Indonesia Maju, ia mulai semakin dikenal oleh publik—dan semakin dikenal publik setelah terpilih menjadi Ketua Umum PSSI.

Promosi (Promotion)

Bicara promosi, maka kita akan bicara soal upaya periklanan, kehumasan, dan promosi untuk sebuah partai yang sudah dibaurkan sedemikian rupa sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dan jika dikaitkan dengan Erick Thohir, maka berbagai gebrakannya dalam perannya sebagai Ketua Umum PSSI adalah salah satu strateginya dalam mempromosikan dirinya.

Apakah efektif? Terbukti, ia dibicarakan dan bahkan dielu-elukan oleh publik pecinta sepak bola. Meski ia gagal mengantarkan Indonesia menjadi tuan rumah FIFA World Cup U-20, belakangan ia berhasil dan sukses mendatangkan tim pemilik trofi Jules Rimet ke Indonesia. Tentu sebuah prestasi yang tidak semua Ketua Umum PSSI bisa lakukan.

Harga (Price)

Harga adalah hal-hal yang mencakup tentang ekonomi, psikologis, hingga citra nasional. Juga berkaitan dengan latar belakang calon, baik etnis, agama, pendidikan, dan lainnya. Lantas, apa harga yang dimiliki oleh Erick Thohir?

Kini ia memiliki citra di mata publik. Seseorang yang mampu memberi angin segar bagi ekosistem sepak bola di Indonesia. Seseorang yang dinilai serius dalam membawa sepak bola Indonesia naik kelas, dan siap bersanding dengan tim-tim papan atas dunia lainnya.

Bukankah ini adalah modal politik yang meyakinkan? Apalagi tidak semua calon memiliki modal ini.

Penempatan (Place)

Terakhir adalah penempatan. Hal ini berkaitan dengan cara hadir atau distribusi partai dan kemampuannya dalam berkomunikasi dengan para pemilih. Dan saya pikir Erick adalah orang yang pandai dalam menempatkan diri.

Sebagai orang yang memiliki cukup banyak jabatan, tentu ia tahu harus bicara apa, kepada siapa, saat kapasitas sebagai apa. Saya cukup yakin ia sangat paham soal itu.

Dan menariknya, dia sangat paham bahwa sepak bola adalah hal yang paling diminati publik. Hal ini bisa dilihat dari sepuluh postingan teratas Erick Thohir yang selalu membicarakan tentang sepak bola (data ini diambil pada tanggal 23 Juni 2023, pukul: 14.15 WIB. Jadi kalau ada perubahan, artinya Pak Erick sudah update lagi. Hehe).

Terlepas dari itu semua, harus diakui bahwa Erick Thohir adalah sosok yang mampu memberikan perubahan signifikan pada bidang-bidang yang ia tangani hari ini, seperti BUMN dan sepak bola Indonesia.

Lantas apakah Erick benar-benar akan menjadi Bacawapres mendampingi salah satu Bacapres dalam konstelasi politik mendatang? Eits, coba kita minta Zulkifli Hasan berkomentar, Hehe![T]

Pertemuan Dua Penerus Dinasti Politik, Apa yang Mereka Bicarakan?
Modal Kaesang Menuju Kursi Satu Depok
Politik Catur Ala Erick Thohir
Bali, Indonesia, dan Piala Dunia
Tags: Erick ThohirGanjar PranowoPemilu 2024PilpresPolitikPrabowosepakbola
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sugesti dan Pengaruhnya untuk Kesehatan

Next Post

I Ketut Wisana Ariyanto: Guru Muda Pelukis Naturalis

Teddy Chrisprimanata Putra

Teddy Chrisprimanata Putra

Penulis adalah Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Related Posts

Pendatang, Keamanan, dan Kebijaksanaan: Menjaga Bali Tanpa Kehilangan Dharma

by Agung Sudarsa
August 24, 2026
0
Pendatang, Keamanan, dan Kebijaksanaan: Menjaga Bali Tanpa Kehilangan Dharma

Bali Sebagai Rumah yang Terbuka Bali sejak dahulu dikenal sebagai ruang perjumpaan. Laut yang mengelilinginya bukanlah tembok yang memisahkan, melainkan...

Read moreDetails

Mengantar Saut Situmorang ke Salon

by Angga Wijaya
August 24, 2026
0
Telenovela

MENJADI panitia Kongres Cerpen II di Negara, Jembrana, Bali, pada 2001, ada satu kejadian yang hingga kini masih saya ingat....

Read moreDetails

Wajah Indonesia Bopeng

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 23, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin saya melihat di medsos, di daerah Banjarbaru, Kalimantan Selatan, seorang ibu bernama Riri Jayanti membagikan...

Read moreDetails

Renungan Meja Makan

by Angga Wijaya
August 22, 2026
0
Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

Read moreDetails

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
0
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

Read moreDetails

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
0
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

Read moreDetails

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
0
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

Read moreDetails

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

Read moreDetails

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
0
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

Read moreDetails

Lampu Merah dan Mental Menerabas

by Angga Wijaya
August 20, 2026
0
Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

Read moreDetails
Next Post
I Ketut Wisana Ariyanto: Guru Muda Pelukis Naturalis

I Ketut Wisana Ariyanto: Guru Muda Pelukis Naturalis

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [6]: Algoritma sebagai Kurator yang Tak Pernah Membaca

ADA satu paradoks yang jarang diucapkan dalam diskusi tentang ekosistem sastra digital, bahwa kurator terbesar sastra Indonesia hari ini adalah...

by Andre Syahreza
August 24, 2026
105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp3,091 Miliar  —— Bupati Sutjidra Ucapkan Terima Kasih
Ekonomi

105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp3,091 Miliar  —— Bupati Sutjidra Ucapkan Terima Kasih

PELAKSANAAN Buleleng Festival 2026 resmi ditutup Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna dari Panggung Utama Kawasan...

by tatkala
August 24, 2026
Ketika Kampus Negeri Bergeser Menjadi Arena Pasar Bebas
Opini

Ketika Kampus Negeri Bergeser Menjadi Arena Pasar Bebas

Masuk perguruan tinggi negeri (PTN) dulu sering dianggap seperti menembus gerbang prestise akademik. Seleksinya ketat, persaingannya tinggi, dan keberhasilannya sering...

by I Kadek Adhi Dwipayana
August 24, 2026
Sakrum: Sebuah Proses Meretas Jarak Duduk Ayah
Ulas Pentas

Sakrum: Sebuah Proses Meretas Jarak Duduk Ayah

SEBAGAI penari, aku bergerak dari kode satu ke kode gerak lainnya, sementara ayahku yang merupakan seorang pematung, bergerak dalam duduknya....

by Yanik Parta
August 24, 2026
Tikungan Desa Taro Dilengkapi Reflektor, Mahasiswa KKN-PPM XXXIII Udayana Dorong Keselamatan Pengguna Jalan
Pendidikan

Tikungan Desa Taro Dilengkapi Reflektor, Mahasiswa KKN-PPM XXXIII Udayana Dorong Keselamatan Pengguna Jalan

TIKUNGAN dengan jarak pandang terbatas menjadi titik yang membutuhkan perhatian lebih dari pengguna jalan. Karena itu, sejumlah tikungan di Desa...

by Dede Putra Wiguna
August 24, 2026
“Jangan Lupakanku”, Single Kedua Thalia Gunawan dalam Balutan Koplo
Pop

“Jangan Lupakanku”, Single Kedua Thalia Gunawan dalam Balutan Koplo

SETELAH pop upbeat menjadi langkah pertamanya, Thalia Gunawan memilih koplo untuk melanjutkan perjalanan. Penyanyi muda asal Denpasar, Bali, itu menghadirkan...

by Dede Putra Wiguna
August 24, 2026
Pendatang, Keamanan, dan Kebijaksanaan: Menjaga Bali Tanpa Kehilangan Dharma
Esai

Pendatang, Keamanan, dan Kebijaksanaan: Menjaga Bali Tanpa Kehilangan Dharma

Bali Sebagai Rumah yang Terbuka Bali sejak dahulu dikenal sebagai ruang perjumpaan. Laut yang mengelilinginya bukanlah tembok yang memisahkan, melainkan...

by Agung Sudarsa
August 24, 2026
Telenovela
Esai

Mengantar Saut Situmorang ke Salon

MENJADI panitia Kongres Cerpen II di Negara, Jembrana, Bali, pada 2001, ada satu kejadian yang hingga kini masih saya ingat....

by Angga Wijaya
August 24, 2026
Keringnya Iklim Diskursif Seni Rupa Bali Hari Ini
Kritik Seni

Keringnya Iklim Diskursif Seni Rupa Bali Hari Ini

“Everybody In Bali Seems to be an artist” Kutipan itu persis terlontar 89 tahun lalu dari Miguel Covarrubias. Seorang seniman...

by Made Chandra
August 24, 2026
Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026
Budaya

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

by tatkala
August 23, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [5]: Penerbit yang Tidak Pernah Menolak

Buka KBM App, atau Wattpad, atau NovelToon, atau GoodNovel, atau salah satu dari selusin platform serupa yang tumbuh dalam ekosistem...

by Andre Syahreza
August 24, 2026
PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers
Pendidikan

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers

SEBANYAK 102 anggota dan calon anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Gedung PWI...

by Dede Putra Wiguna
August 23, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co