6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Akar Air dan Yang Jatuh” Dalam Percakapan Bersama Alisa Soelaeman

Putu Aristadewi by Putu Aristadewi
September 7, 2022
in Persona
“Akar Air dan Yang Jatuh” Dalam Percakapan Bersama Alisa Soelaeman

Hari keempat Temu Seni Tari Indonesia Bertutur 2022 dilalui dengan sharing metode sebagaimana hari-hari lain, tetapi pada hari keempat, sharing metode dijadwalkan lebih panjang. Dan, saya melakukan aktivitas seperti biasa: memantau para peserta—jika sewaktu-waktu mereka memerlukan bantuan atau kalau luang, saya bisa bercakap-cakap dengan salah satu peserta Temu Seni Tari Indonesia Bertutur.

Siang itu, saya bermaksud untuk ngobrol dengan gadis mungil yang tinggal di Jakarta. Ia adalah Alisa Soelaeman—gadis cantik yang tahun ini berumur 29. Alisa mengiyakan ajakan saya. Kegiatan yang diadakan oleh Kemendikbudristek melalui Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan ini adalah momen penting bagi saya untuk dapat bercakap dengannya.

Alisa Soelaeman dan peserta Temu Seni Tari Indonesia Bertutur 2022 dalam program Napak Tilas di Pura Gunung Kawi

Dalam percakapan siang itu, Alisa rupanya begitu bersemangat, dan ia mengisahkan bahwa dirinya terlahir dari keluarga seniman: ayahnya seorang pelukis, dan hal itu cukup membuktikan bahwa sedari kecil Alisa hidup berdampingan dengan dunia kesenian. Meskipun demikian, balet menjadi satu pintu masuknya ke dunia kesenian. Ia masuk ke akademi balet, Namarina Dance Company sejak umur empat tahun. Sampai sekarang, ia masih tetap aktif dalam balet. Balet rupanya cukup kuat untuk menjadi pijakan dalam dunia kesenian. Atas kesadaran tersebut, Alisa memperdalam ilmu dan pengetahuannya dalam bidang tari dengan kuliah di Institut Kesenian Jakarta, dan dari sana ia bertemu dengan tari-tari lainnya.

Ela Mutiara Jaya Waluya, Alisa Soelaeman, dan Krisna Satya (dari kiri ke kanan) dalam sesi Sharing Method

Dalam menciptakan karya, Alisa mengakatan bahwa dirinya kerap berangkat dari hal-hal yang dekat dengannya. Menurutnya hal yang dekat itu akan lebih ampuh untuk menggerakkan metode penciptaan. Ia menyadari opini tersebut bisa terlihat sebagai sebuah keegoisan dari seorang diri seniman. Namun, mesti disadari, terdapat tantangan dalam penggalian ide seperti ini—tidak semua hal yang dekat dengannya bisa berkaitan secara langsung dengan orang lain. Saya sepakat. Bisa saja orang lain akan mengalami atau memiliki sudut pandangnya sendiri terhadap suatu isu. Ini bisa kita analogikan seperti jatuh cinta, lalu menggambarkan perasaan jatuh cinta yang kita alami. Hal itu sangat dekat dengan kita, tapi belum tentu orang lain mengalami hal yang sama. Namun, pasti ada satu hal yang bisa menguhubungkan jatuh cinta satu orang dan lainnya, dan itulah yang mesti ditemukan.

Alisa Soelaeman dalam sesi Sharing Method di Pura Gunung Kawi

Cara Alisa menggali suatu gagasan yang dekat dengan dirinya saya umpamakan seperti akar. Akar begitu dekat dengan batang. Akar juga sebagai jalur segala nutrisi sampai ke batang. Nah begitu juga dengan Alisa. Cara dia menggali sesuatu yang dekat dengan dirinya, bisa jadi membukakan jalur informasi yang lebih dari yang ia tahu sebelumnya, serta bisa jadi sebagai pembacaan terhadap dirinya sendiri.

Salah satu karyanya yang bercermin pada dirinya sendiri adalah “Akar Air dan yang Jatuh”. Karya tersebut ia pentaskan pada tahun 2021, berangkat dari tanah kelahirannya yakni Sumedang. Ia menelusuri akar keturunan atau identitasnya, yang mempertemukannya dengan sebuah situs kuno dari kerajaan Sumedang Larang.

Eka Wahyuni (baju merah) dan Alisa Soelaeman (baju hitam) dalam sesi Sharing Method di Amatara Agung Raka, Ubud

Puri Senja (kiri) dan Alisa Soelaeman (kanan) dalam pertunjukan berjudul “Tanda Baca”

“Situs itu berupa bangunan dan juga makam-makam kuno yang sekarang sudah tenggelam karena pembangunan waduk,” paparnya. “Sedih kan ya! Padahal itu dekat banget dengan kita,” lanjutnya.

Saya bisa merasakan kesedihan itu dari raut wajahnya. Situs itu tenggelam karena pembuatan waduk yang dilakukan oleh pemerintah. Pembuatan waduk itu tidak hanya menenggelamkan desa, tetapi juga sejarah, dan menurutnya, juga menenggelamkan identitas orang Sumedang. Dari riset itulah Alisa kemudian membuat karya, yang kemudian ia pentaskan pada tahun 2021.

Pertunjukan tari tunggal oleh Alisa Soelaeman berjudul “Suara yang Lebih Pelan”

Dari percakapan itu, saya sebagai seorang koreografer melihat bahwa dalam berkarya, selain tubuh, pembacaan yang dekat dengan kita juga dapat memunculkan hal-hal yang tidak pernah kita pikirkan sebelumnya. Dari pembacaan tersebut pula saya pikir, kita bisa menemukan kaitan-kaitan dengan hal yang lain, seperti politik di balik suatu isu, pemahaman lingkungan, sosial, dan mungkin yang lainnya, seperti pengalaman Alisa. Saya pun merasa demikian—kadang hal yang dekat tidak secara serta merta kita sadari, sesekali kita perlu menelusuri akar, menumbuhkan batang proses. [T]

  • Baca artikel lain tentang Temu Seni Tari Indonesia Bertutur
  • Tags: Indonesia Bertuturseni tariTemu Seni Tari
    ShareTweetSendShareSend
    Previous Post

    Ketika Mata Bajak Menengadah Langit : Pemberontakan Estetik Ketut Putrayasa

    Next Post

    Penerjemahan Roman “Mlantjaran ka Sasak” dan Gugatan Terhadap Pujangga Baru

    Putu Aristadewi

    Putu Aristadewi

    Koreografer dan penari, Jelana Creative Movement

    Related Posts

    Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

    by Nyoman Budarsana
    February 28, 2026
    0
    Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

    RASA senang dan bangga tampak dalam wajahnya. Ketika namanya disebut untuk menerima penghargaan Bali Kerthi Nugraha Mahottama, kakinya melangkah dengan...

    Read moreDetails

    Wahyu Ardi Putra dan Bulan Bahasa Bali: Dari Drama Bali Modern ke Cerpen Bali Modern

    by Made Adnyana Ole
    February 28, 2026
    0
    Wahyu Ardi Putra dan Bulan Bahasa Bali: Dari Drama Bali Modern ke Cerpen Bali Modern

    SUDAH sejak lama Wahyu Ardi dikenal sebagai sutradara dan penulis naskah drama modern, baik berbahasa Bali maupun bahasa Indonesia. Lalu,...

    Read moreDetails

    Ni Komang Pradnyawati, Lewat Konten Media Sosial “Elek” Raih Juara 1 di Bulan Bahasa Bali 2026

    by Nyoman Budarsana
    February 28, 2026
    0
    Ni Komang Pradnyawati, Lewat Konten Media Sosial “Elek” Raih Juara 1 di Bulan Bahasa Bali 2026

    ANA seorang siswi yang tidak disebutkan secara jelas sekolahanya tidak menyukai bahasa Bali, bahkan tidak pernah memakai Bahasa itu dalam...

    Read moreDetails

    I Made Sunaryana Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali di Bulan Bahasa Bali 2026: Kesantunan Berbahasa Adalah Jalan Sunyi Menuju Penyempurnaan Jiwa

    by Nyoman Budarsana
    February 28, 2026
    0
    I Made Sunaryana Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali di Bulan Bahasa Bali 2026: Kesantunan Berbahasa Adalah Jalan Sunyi Menuju Penyempurnaan Jiwa

    I Made Sunaryana terpilih sebagai Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali dalam ajang Bulan Bahasa Bali VIII. Itu artinya, karya...

    Read moreDetails

    Cerpen ‘Mangmung Langit Bukarés’ Karya Aries Pidrawan Lahir dari Riset Sejarah —-Juara Satu Lomba Cerpen Bulan Bahasa Bali 2026

    by Made Adnyana Ole
    February 27, 2026
    0
    Cerpen ‘Mangmung Langit Bukarés’ Karya Aries Pidrawan Lahir dari Riset Sejarah —-Juara Satu Lomba Cerpen Bulan Bahasa Bali 2026

    Sakewala, ada ané makleteg di tangkahné. “Bagus Sutedja sané nuwé panjak akéh, tur sugih, prasida  kamatiang, apa buin kulawargan tiangé, rumasuk Ngurah, pasti sing...

    Read moreDetails

    Mengenal David Stuart Fox, Peneliti Belanda yang Menyumbangkan 30 Koleksi Lontar ke Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana

    by I Nyoman Darma Putra
    February 26, 2026
    0
    Mengenal David Stuart Fox, Peneliti Belanda yang Menyumbangkan 30 Koleksi Lontar ke Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana

    Di tengah inisiatif repatriasi artefak atau warisan budaya Indonesia dari Belanda, ada usaha personal seorang peneliti Bali yang tinggal di...

    Read moreDetails

    Maya Menulis Tantra  —Percakapan Tentang Tubuh dan Tabu

    by Angga Wijaya
    February 22, 2026
    0
    Maya Menulis Tantra  —Percakapan Tentang Tubuh dan Tabu

    SAYA datang lebih dulu, seperti kebiasaan lama yang sulit hilang sejak menjadi wartawan. Duduk sendirian memberi waktu untuk mengamati orang-orang,...

    Read moreDetails

    Kevin dan Panggung yang Ia Tafsir —Dari SMAN 1 Kuta Selatan, Lahir Dalang Muda Berbakat

    by Angga Wijaya
    February 16, 2026
    0
    Kevin dan Panggung yang Ia Tafsir —Dari SMAN 1 Kuta Selatan, Lahir Dalang Muda Berbakat

    DI sebuah pementasan karya guru dan siswa SMAN 1 Kuta Selatan, Sanghyang Dedari Tunjung Biru Prabawan Dewi Saraswati, pada Sabtu...

    Read moreDetails

    Dari Kebun ke Mimbar Guru Besar: Prof. I Wayan Suanda dan Ilmu yang Tetap Membumi

    by Dede Putra Wiguna
    January 10, 2026
    0
    Dari Kebun ke Mimbar Guru Besar: Prof. I Wayan Suanda dan Ilmu yang Tetap Membumi

    TAHUN 2026 baru berjalan beberapa hari ketika Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mencatat peristiwa penting dalam sejarah akademiknya. Rabu,...

    Read moreDetails

    Konsisten Merawat Lingkungan, Nyoman Wirayuni Berhasil Raih Penghargaan Gender Champion dari Pemkot Denpasar

    by Dede Putra Wiguna
    December 29, 2025
    0
    Konsisten Merawat Lingkungan, Nyoman Wirayuni Berhasil Raih Penghargaan Gender Champion dari Pemkot Denpasar

    BERTEPATAN dengan Peringatan Hari Ibu Tahun 2025, Senin, 22 Desember 2025, di Gedung Dharma Negara Alaya, Denpasar, Nyoman Wirayuni, SH.,...

    Read moreDetails
    Next Post
    Penerjemahan Roman “Mlantjaran ka Sasak”  dan Gugatan Terhadap Pujangga Baru

    Penerjemahan Roman “Mlantjaran ka Sasak” dan Gugatan Terhadap Pujangga Baru

    Please login to join discussion

    Ads

    POPULER

    • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

      Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

      22 shares
      Share 22 Tweet 0
    • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

      0 shares
      Share 0 Tweet 0

    ARTIKEL TERKINI

    Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
    Esai

    Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

    NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

    by Agung Sudarsa
    March 5, 2026
    Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
    Budaya

    Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

    DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

    by Dede Putra Wiguna
    March 5, 2026
    Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
    Esai

    ‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

    SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

    by Ashlikhatul Fuaddah
    March 5, 2026
    Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
    Esai

    Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

    SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

    by I Putu Suiraoka
    March 4, 2026
    Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
    Pemerintahan

    Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

    KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

    by tatkala
    March 4, 2026
    ‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
    Hiburan

    ‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

    Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

    by tatkala
    March 4, 2026
    Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
    Esai

    Korve, Bersihkan Sampah Republik!

    PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

    by Petrus Imam Prawoto Jati
    March 4, 2026
    Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
    Opini

    Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

    PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

    by I Made Pria Dharsana
    March 3, 2026
    Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
    Esai

    Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

    DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

    by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
    March 3, 2026
    Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
    Esai

    Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

    Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

    by Agung Sudarsa
    March 3, 2026
    ’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
    Ulas Musik

    ’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

    Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

    by Ahmad Sihabudin
    March 3, 2026
    Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
    Esai

    Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

    DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

    by Ashlikhatul Fuaddah
    March 2, 2026

    TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

    • Penulis
    • Tentang & Redaksi
    • Kirim Naskah
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Desclaimer

    Copyright © 2016-2025, tatkala.co

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Beranda
    • Feature
      • Khas
      • Tualang
      • Persona
      • Historia
      • Milenial
      • Kuliner
      • Pop
      • Gaya
      • Pameran
      • Panggung
    • Berita
      • Ekonomi
      • Pariwisata
      • Pemerintahan
      • Budaya
      • Hiburan
      • Politik
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Pertanian
      • Lingkungan
      • Liputan Khusus
    • Kritik & Opini
      • Esai
      • Opini
      • Ulas Buku
      • Ulas Film
      • Ulas Rupa
      • Ulas Pentas
      • Kritik Sastra
      • Kritik Seni
      • Bahasa
      • Ulas Musik
    • Fiksi
      • Cerpen
      • Puisi
      • Dongeng
    • English Column
      • Essay
      • Fiction
      • Poetry
      • Features
    • Penulis
    • Buku
      • Buku Mahima
      • Buku Tatkala

    Copyright © 2016-2025, tatkala.co