6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Revolusi, Politik dan Dinasti di Tabanan

I Made Argawa by I Made Argawa
July 19, 2020
in Opini
Revolusi, Politik dan Dinasti di Tabanan

Salah satu patung ikon Kota Tabanan [Foto Radar Bali]

Pada 14 Oktober 1793 ratu Prancis terakhir Marie Antoinette dihukum pancung. Ini menjadi salah satu penanda revolusi di negeri yang terkenal dengan menara Eiffelnya ini. Semangat revolusi ini bahkan menyebar hingga ke penjuru dunia kala itu. Setidaknya perlu waktu tiga tahun hingga revolusi meletus. Rakyat yang kelaparan hingga tuduhan membocorkan rahasia militer mengantarkan “Madame Deficit” menuju eksekusi.

Pada era modern, revolusi yang mungkin masih dapat kita saksikan bagaimana bergantinya penguasa di negeri ini. Orde Baru ke reformasi. Saya saat itu masih kelas empat sekolah dasar. Usia yang cukup dini untuk memahami apa itu pergolakan politik. Cuman, saya secara tidak sengaja menonton peristiwa bersejarah ketika mahasiswa menduduki gedung DPR/MPR kala itu.

 Televisi yang saya miliki rusak, hingga harus “mengungsi” ke tetangga. Sialnya, saya tidak bisa menonton kartun atau film anak, saya harus mengikuti selera pemilik televisi, yakni menonton berita. Sejak itu, sekitar dua minggu saya rutin nonton berita. Kebiasaan yang sebelumnya tidak pernah dilakukan oleh anak kelas empat sekolah dasar. Hingga belakangan setelah dewasa saya paham, saya telah melihat sebuah proses yang dikatakan revolusi.

 Akhir-akhir ini wacana revolusi juga beberapa kali singgah di telinga saya. Utamanya menjelang pemilihan bupati dan wakilnya berdenyut. Apakah akan terjadi revolusi? Seperti apa Tabanan dalam revolusi? Atau wacana ini berakhir jadi basa-basi? Menurut saya ini layak dinanti

 Komisi Pemilihan Umum telah menentukan jadwal pemungutan suara pada 9 Desember 2020. Jadwal kegiatan pesta demokrasi pun sudah tersusun. Para politisi sudah mengambil kuda-kuda untuk mempersiapkan langkah mendukung kandidat, meski ditengah Pandemi Covid-19.

Politik Tabanan

Tabanan dikenal dengan julukan lumbung padi Bali pasti menyajikan konstelasi politik yang seru. Karena saat ini adalah periode terakhir dari jabatan bupati dan wakilnya.

Siapa yang berpeluang?

Secara kasat mata semuanya berkesempatan mencicipi kursi bupati. Tapi, ini adalah politik. Dalam dunia yang dinyatakan oleh Aristoteles sebagai cara mengatur manusia ini, apapun bisa terjadi.

Seorang teman jurnalis pernah bercerita, katanya di Tabanan pernah terjadi perubahan rekomendasi mendadak untuk calon bupati dan wakilnya. Ketika itu terjadi, katanya lagi, ada perpecahan di tubuh partai penguasa. Hingga pecahnya kongsi beberapa politisi.

Selain itu, beberapa waktu lalu saya sempat ngobrol dengan seorang yang menyebut dirinya sebagai tokoh partai politik. Ia menyebut telah sukses “mengantarkan” beberapa calon legislatif menjadi angota DPRD di Tabanan. Dipertegas lagi, dalam lima kali pemilihan.

Saya sempat bertanya dengan bapak yang menjadi tokoh partai ini, kenapa di Tabanan sangat kuat dengan satu corak warna partai politik? Si tokoh partai politik ini menceritakan jika leluhurnya dan beberapa orang lain pada wilayah berbeda di Tabanan, telah mengucap sumpah setia pada satu partai. Meski partai ini telah berubah wujud, tetap setia.

Saya terkejut mendengar pernyataan tadi. Ketika dunia politik sangat dinamis dan kepentingan ideologi serta bisnis sudah tidak ada batas. Bagaimana harusnya kita membentuk kesetiaan berpolitik saat ini?

Tapi, bisa jadi apa yang dikatakan oleh bapak yang merupakan tokoh politik tadi ada benarnya. Bisa dilihat sejarahnya, pasca reformasi Tabanan selalu dikuasai oleh satu corak warna partai politik.

Bagaimana peluang oposisi? Entahlah kalau berbicara Tabanan. Menurut penilaian saya, yang siap menjadi penantang partai berkuasa tidak cukup dengan modal kerja keras. Tapi sudah harus mempertaruhkan hidupnya jika ingin membuat sejarah.

Dinasti

Saat mulai bertugas di Kabupaten Tabanan sebagai wartawan harian sebuah koran lokal di Bali, saya pertama kali meliput pemilihan bupati pada 2015. Ketika itu, bupati dan wakilnya telah lewat satu periode dan bertarung untuk kali kedua.

Ada slogan dari kandidat lawan bupati petahana, “asal jangan dinasti”. Rupanya slogan itu sayup-sayup terdengar lagi.

Rubrik kolom Majalah Tempo edisi 13 Juni 2020 dengan judul “Kuasa Dalam Cengkeraman Keluarga” juga mengulas soal politik dinasti. Bagaimana anak sulung dan menantu presiden Joko Widodo juga akan ikut pilkada serentak.

Opini oleh Yoes C. Kenawas yang merupakan kandidat doktor ilmu politik Northwestern University, Illinois, Amerika Serikat ini memaparkan, 85 politikus gagal melanggengkan dinasti politiknya pada Pilkada 2015-2018.

Namun, pada waktu yang sama ada 117 kepala dan wakil kepala daerah yang berasal dari dinasti politik dan sukses pada Pemilu. Serta 104 anggota Dewan Perwakilan Rakyat periode 2019-2024 yang memiliki ikatan kekerabatan dengan elit politik.

Apakah oposisi nantinya bisa melawan kekuatan politik yang dikatakan “dinasti” di Tabanan? Saya tidak tahu. Tapi, Yoes C. Kenawas pada akhir tulisannya menyebutkan, daya kritis masyarakat menjadi salah satu pembendung suburnya dinasti politik di Indonesia. [T]

Tags: Politiktabanan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Yang Paling Sunyi Dari Bulan Juni || Mengenang Maestro Sapardi Djoko Damono

Next Post

Dongeng Kayu, Dongeng Anak ‘Kekinian’, Sederhana Namun Sarat Makna

I Made Argawa

I Made Argawa

Selalu berusaha santai di tengah dunia yang makin cepat

Related Posts

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

Read moreDetails

Toa Lagi Toa Lagi

by Khairul A. El Maliky
February 23, 2026
0
Perang Yarmuk: Legitimasi dan Produksi Ingatan

PENDAHULUAN Saat bulan Ramadhan tiba setiap tahunnya, suasana keislaman menyelimuti hampir setiap sudut kehidupan di Indonesia. Dari Sabang hingga Merauke,...

Read moreDetails

Dialektika Dua Wajah ‘Baper’: Antara Syahwat Kuasa dan Luka Integritas —Dari RDP IDG Palguna (MKMK) dengan Komisi III DPR

by I Gede Joni Suhartawan
February 19, 2026
0
Dialektika Dua Wajah ‘Baper’: Antara Syahwat Kuasa dan Luka Integritas —Dari RDP IDG Palguna (MKMK) dengan Komisi III DPR

SIDANG RDP (Rapat Dengar Pendapat) antara MKMK (Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi) yang digawangi I Dewa Gede Palguna dengan Komisi III...

Read moreDetails

Tanah Terlantar dan Krisis Ekologis: Mencari Arah Kebijakan Pertanahan Berkeadilan dengan Berlakunya PP 48/2025

by I Made Pria Dharsana
February 9, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

Tanah bukan sekadar objek hak atau sertifikat, tetapi ruang hidup bersama yang menentukan masa depan keadilan sosial dan keberlanjutan ekologis...

Read moreDetails

Degradasi Moral Elite Politik dalam Perspektif Etika Demokrasi

by I Made Pria Dharsana
January 23, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

ETIKA politik di Indonesia dewasa ini menghadapi tantangan serius yang bersifat multidimensional. Krisis kepercayaan publik terhadap institusi politik, menguatnya pragmatisme...

Read moreDetails

Matinya Demokrasi Lokal: Kala Pemilihan Kepala Daerah Ditarik Kembali  ke DPRD

by I Made Pria Dharsana
January 19, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

KETIKA hak memilih pemimpin daerah tidak lagi berada di tangan rakyat, di situlah demokrasi lokal mulai kehilangan maknanya. Wacana pengembalian...

Read moreDetails

Wacana Pilkada Lewat DPRD adalah Demokrasi yang Dipreteli atas Nama Konstitusi?

by Ruben Cornelius Siagian
January 16, 2026
0
Bubarkan DPR: Amarah Publik, Krisis Representasi, dan Ancaman Demokrasi

WACANA pengembalian pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD kembali mengemuka, dengan dalih klasik, yaitu sah secara konstitusi, lebih efisien, dan...

Read moreDetails

Tanah dan Apartemen untuk Orang Asing di Indonesia

by I Made Pria Dharsana
January 14, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

- kajian kritis atas berlakunya Omnibus Law PERKEMBANGAN globalisasi  adalah keniscayaan. Dengan kemajuan teknologi transportasi dan komunikasi menyebabkan mobilisasi orang...

Read moreDetails

Mengapa Publik Bergantung Pada Validasi

by Ikrom F.
January 8, 2026
0
Mengapa Publik Bergantung Pada Validasi

Shinta Athaya Gadiza menulis opini berjudul Budaya Viral dan Krisis Kedalaman, Ketika Validasi Publik Menggeser Nalar Kritis yang dimuat di...

Read moreDetails

Dampak Perkawinan Campur antara WNI dengan WNA terhadap Status Hak Milik atas Tanah

by I Made Pria Dharsana
January 7, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

Dampak Perkawinan Campur antara WNI dengan WNAterhadap Status Hak Milik atas Tanah setelah berlakunyaKeputusan Mahkamah Konstitusi Nomor No. 69/PUU/XII/2015 dan...

Read moreDetails
Next Post
Dongeng Kayu, Dongeng Anak ‘Kekinian’, Sederhana Namun Sarat Makna

Dongeng Kayu, Dongeng Anak ‘Kekinian’, Sederhana Namun Sarat Makna

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co