6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Covid-19: Sebuah Pandemi, Sebuah Cerita [1]

Rsi Suwardana by Rsi Suwardana
June 8, 2020
in Esai
Covid-19: Sebuah Pandemi, Sebuah Cerita [1]

Lima bulan sudah virus korona-gaya-baru (SARS-CoV-2) menjadi beban kesehatan global. Beban kesehatan yang ditimbulkan benar-benar penuh seluruh: menyebar ke seluruh dunia; menginfeksi seluruh sendi-sendi kehidupan. SARS-CoV-2 adalah agen penyebab penyakit Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Sebelum melanjutkan tulisan ini, kembali ditekankan bahwa SARS-CoV-2 adalah nama virusnya, sedangkan Covid-19 adalah nama penyakitnya. Perbedaan penyebutan ini mirip seperti HIV/AIDS, dimana HIV adalah istilah untuk virusnya, adapun penyakitnya disebut dengan AIDS.

SARS-CoV-2 merupakan anti-tesis bagi definisi ‘sehat’ itu sendiri. Virus ini menginfeksi sel-sel saluran nafas, menimbulkan gejala seperti demam, batuk, sesak nafas, hingga kematian pada kondisi-kondisi tertentu. Meski sebagian besar kasus Covid-19 bersifat ringan atau tanpa gejala, namun tetap saja si pasien akan menjadi ‘pesakitan’ yang terisolir dari lingkungannya.

Begitu pula dengan pola interaksi masyarakat yang kian tersekat. Pemerintah pusat dan turunannya di daerah, memperkenalkan slogan belajar, bekerja, dan beraktivitas dari rumah. Tagar #dirumahsaja memenuhi jaring-jaring media sosial di Indonesia. Segala hingar-bingar aktivitas sosial dan ekonomi dipaksa berhenti oleh pandemi Covid-19. Bayang-bayang kecemasan serta stigma bisa saja menghantui pikiran masyarakat yang terinfeksi SARS-CoV-2, juga kelompok masyarakat yang sehat dan afiat.

SARS-CoV-2 seakan-akan menertawakan jargon sehat fisik, sehat psikis, dan afiat sosial (termasuk ekonomi) yang digunakan untuk mendefinisikan status ‘sehat’ sesuai konstitusi Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) serta UU nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan. 

Berita baiknya, Covid-19 bukanlah satu-satunya pandemi yang pernah menimpa umat manusia. Pandemi Pes (black death), membunuh lebih dari setengah populasi Eropa pada abad ke-14. Konsep ‘karantina’ pertama kali muncul dan digunakan untuk meredam pandemi ini.

Pandemi influenza (virus Influenza tipe H1N1) tahun 1918 diperkirakan menginfeksi 500 JUTA ORANG atau sepertiga populasi dunia kala itu, 20-50 juta diantaranya meninggal dunia. Peristiwa mematikan ini terjadi bersamaan dengan Perang Dunia pertama. Letupan-letupan kasus influenza terus terjadi hingga saat ini, meski kasusnya lebih terlokalisir. Flu burung dan flu babi adalah tipe virus influenza yang mewabah dua dekade terakhir, walau jumlah kasus dan kematiannya tidak separah pandemi 1918.

Pandemi HIV/AIDS tahun 1980-an sedikit berbeda dari pandemi yang terjadi sebelumnya. Tidak seperti perjalanan penyakit influenza yang mengganas selang beberapa hari, HIV menggerogoti sistem pertahanan tubuh pasiennya secara perlahan—dalam hitungan tahun. Obat-obatan anti-retrovirus (ARV) sedikit banyak berperan untuk menekan angka kematian dari kasus AIDS. Belum ada vaksin yang terbukti efektif untuk mencegah infeksi HIV.

Pandemi selanjutnya diakibatkan oleh sepupu dari SARS-CoV-2, yakni SARS-CoV yang menyebabkan penyakit SARS tahun 2002, dan MERS-CoV yang mengakibatkan penyakit MERS pada tahun 2012. Dua jenis virus ini termasuk golongan virus corona, namun tidak menyebar secepat dan semudah SARS-CoV-2.

Pandemi SARS dan MERS menginfeksi kurang dari sepuluh ribu pasien (SARS tercatat menginfeksi delapan ribu orang, sedangkan pasien MERS kurang dari tiga ribu jiwa), dengan angka kematian masing-masing dibawah seribu orang. Vaksin sempat akan dikembangkan untuk SARS dan MERS. Tetapi, penelitiannya tidak dilanjutkan karena angka penularan kedua pandemi ini berhasil ditekan secara signifikan. 

Sebelum pandemi Covid-19, dunia kesehatan internasional sempat dilanda kecemasan ketika wabah Ebola terjadi di benua Afrika tahun 2014. Wabah ini disebabkan oleh virus dengan nama yang sama yakni Ebola, menginfeksi 28 ribu orang dan membunuh hampir SETENGAHNYA (total kematian mencapai angka 11 ribu orang).

Presentase angka kematian lebih tinggi pada tenaga kesehatan (nakes) yang merawat pasien Ebola yakni sebesar 61% hingga 74%. Oleh karena itu, penggunaan alat pelindung diri (APD) pada nakes menjadi syarat mutlak sebelum bertugas di ruang perawatan pasien Ebola. Pemakaiannya juga lebih kompleks jika dibandingkan dengan APD untuk perawatan pasien Covid-19. Bak kostum seorang astronot. Kecuali peruntukannya bukan untuk bertahan hidup di luar angkasa, melainkan bertahan hidup dari ganasnya virus Ebola. 

Bersyukurnya para peneliti berhasil menemukan obat-obatan sebagai terapi pasien Ebola, dan vaksin (iya vaksin!) untuk mencegah penularannya. Kedua mantra ini kemudian digunakan untuk mengatasi wabah Ebola yang kembali terjadi di Republik Demokrat Kongo—Afrika, sejak tahun 2018 dan terus berlangsung secara sporadis hingga saat ini.

Pada akhirnya, tiap pandemi pasti memiliki alur penghabisannya masing-masing. Entah berakhir karena kuman penyebab pandemi-pandemi itu bermutasi menjadi lebih ‘jinak’, atau karena sebagian masyarakat telah memiliki sistem kekebalan tubuh untuk mencegah penularan yang lebih massif. Terakhir, karena kemajuan paradigma kesehatan sehingga memungkinkan ditemukannya obat-obatan (farmakologis) seperti antibiotik dan antiviral, serta upaya non-farmakologis berupa karantina kesehatan atau perilaku hidup bersih dan sehat.

Lalu, bagaimanakah akhir cerita dari Covid-19?.

Bersambung…

Tags: ceritacovid 19pandemi
Share47TweetSendShareSend
Previous Post

Demam Berdarah, Perang Lain yang Tak Pernah Usai

Next Post

Berkendara di Jakarta: Tak Berani, Tak akan Jalan – Tak Siaga, Tabrakan!

Rsi Suwardana

Rsi Suwardana

Lulus sebagai dokter umum tahun 2018, memiliki ketertarikan dalam bidang mikrobiologi

Related Posts

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
0
Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

Read moreDetails

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

Read moreDetails

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
0
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

Read moreDetails

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

Read moreDetails

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
0
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

Read moreDetails

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
0
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

Read moreDetails

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

Read moreDetails

Suryak Siu

by Dede Putra Wiguna
March 2, 2026
0
Suryak Siu

DALAM bahasa Bali, ‘suryak’ berarti bersorak dan ‘siu’ berarti seribu. ‘Suryak siu’ secara harfiah berarti ‘sorakan seribu’ ─ gambaran tentang...

Read moreDetails

Konflik Iran dan Ujian Kedewasaan Diplomasi Indonesia

by Elpeni Fitrah
March 2, 2026
0
Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

SAYA menulis ini pada Minggu, 1 Maret 2026, tepat sehari setelah dunia dikejutkan oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel...

Read moreDetails

Tatkala Duta Pariwisata Indonesia Mengulik Bali

by Chusmeru
March 1, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

MENJELANG tutup tahun 2025 jagat media sosial diramaikan dengan unggahan video yang mengabarkan Bali sepi wisatawan. Langsung saja memicu perdebatan....

Read moreDetails
Next Post
Sop Kaki Kambing

Berkendara di Jakarta: Tak Berani, Tak akan Jalan - Tak Siaga, Tabrakan!

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co