21 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Catatan Minikino dari “Short Film Market” di Perancis: Menghormati Film Pendek Setinggi-tingginya

tatkala by tatkala
April 30, 2019
in Khas
Catatan Minikino dari “Short Film Market” di Perancis: Menghormati Film Pendek Setinggi-tingginya

Suasana pintu masuk di Short Film Market 2019 di Perancis. (Foto: Dok Edo Wulia)

Di awal tahun 2019 Minikino yang diwakilkan oleh Edo Wulia selaku direktur festival, berkesempatan untuk pergi ke Short Film Market terbesar di dunia.

Short Film Market ini adalah bagian dari festival film pendek, Clermont Ferrand International Short Film Festival (CFISFF) di Perancis. Festival film pendek ini termasuk yang terbesar dan tertua di dunia, berlangsung sejak 1979.  Di Perancis sendiri festival ini merupakan festival film terbesar kedua setelah Cannes Film Festival, atas perbandingan jumlah penonton dan kehadiran para profesional di bidang terkait.

CFISFF secara resmi menyatakan bahwa setiap tahunnya festival mereka dihadiri lebih dari 160.000 (Seratus enam puluh ribu) pengunjung ditambah 3.500 (tiga ribu lima ratus) profesional, termasuk para filmmaker dan produser. Selain aktivitas pemutaran film dan diskusi, festival ini juga terkenal dengan program Short film Market yang telah dijalankan sejak 1986.

Edo Wulia mengatakan, dalam masa kunjungannya pada tanggal 1 sampai 8 Februari 2019 di Clermont-Ferrand, tercatat bahkan lebih dari 4.000 profesional hadir tahun ini.

Short Film Market atau Pasar Film Pendek di CFISFF memiliki definisi lebih lanjut daripada sekedar kata “pasar” yang kita kenal sehari-hari. Film Market yang dimaksudkan di sini adalah sebuah ajang pameran (showcase) yang diikuti berbagai badan yang terkait dengan festival film dari berbagai belahan dunia.

Badan-badan pemerintah yang berhubungan dengan pengembangan film pendek untuk pengembangan budaya dan industri pariwisata jugamelibatkan diri dalam acara ini. Ajang film market CFISFF secara efektif digunakan untuk berbagai pertemuan dan pembentukan jaringan kerja sama, serta pertukaran informasi global di bidang seni, budaya dan pariwisata.

Short Film Market pada dasarnya diadakan untuk mendorong nilai ekonomi dari sebuah film pendek. Namun pergerakan ekonomi yang terjadi dalam kegiatan pasar film pendek di CFISFF tercipta setelah terbentuknyajaringan kerja global antar filmmaker, festival, distributor, serta badan-badan kenegaraan yang terkait.


Edo Wulia bersama Giulio Vita (Director & Animation Programmer)& Sara Fratini (Co-Director, Animation Programmer & Curator of the Illustration Exhibition “Artists For La Guarimba”) dari Italia (Foto Dok Edo Wulia)

Edo Wulia bersama Pilar Garcia Elegido, dari Comunidad De Madrid, badan pemerintah untuk departemen kebudayaan dan pariwisata, kota Madrid, Spanyol. (Foto Dok Edo Wulia)

Di sinilah seluruh pekerja yang terkait dalam ekosistem film pendek berkesempatan bertemu, berdialog dan mengadakan rapat formal maupun informal. Nilai ekonomi yang dibangun sifatnya jangka panjang dan dengan pemahaman yang lebih mendalam daripada sekedar sebuah kegiatan jual dan beli retail yang kita kenal sehari-hari.

Menurut Edo, sisi komersil film pendek di dalam Short Film Market memang disinggung sebagai salah satu tujuan ketika beberapa perusahan distribusi dan stasiun televisi di beberapa negara, terutama yang berada di region Eropa memang memiliki kemampuan untuk membeli hak tayang dan distribusi. Namun sisi ini relatif merupakan aktivitas khusus (segmented) dan bukan menjadi tujuan pertama dari kebanyakan instansi yang hadir.

Kunjungan kerja Edo Wulia selaku Direktur Festival Minikino Film Week ini dapat terlaksana berkat dukungan pendanaan perjalanan yang diberikan oleh Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Republik Indonesia.

Dalam laporan tertulisnya Edo kepada BEKRAF RI, Edo mengatakan:

“Saya elihat langsung bagaimana penyikapan negara-negara Eropa dan juga berbagai negara dari region lain yang hadir di Clermont-Ferrand, termasuk Asia yang pada tahun 2019 ini terwakili oleh Korea, Jepang dan Taiwan, saya langsung tergelitik membandingkannya dengan pencapaian Indonesia dalam bidang produksi dan eksibisi film pendek.

Walaupun belum ada yang meraih penghargaan utama di Clermont-Ferrand, namun beberapa film pendek produksi Indonesia sudah beberapa kali masuk dalam sesi kompetisi. Begitu bergengsinya festival ini, sehingga untuk ikut dipertimbangkan dalam sesi kompetisi festival ini saja sudah merupakan sebuah kebanggaan.

Ketatnya seleksi dan standard film-film pendek yang tampil, saya menyaksikan bagaimana festival besar ini menyikapi dan menghormati karya-karya film yang berhasil lolos ke sesi kompetisi. Demikian juga antusiasme penonton merayakannya sebagai sebuah pencapaian yang membanggakan ketika layar-layar raksasa tersebut kemudian memproyeksikan film-film pendek yang luar biasa ini.”


Suasana antrian penonton di Clermont-Ferrand International Short Film Festival 2019, Perancis. (Foto: Dok Edo Wulia)

Dalam kunjungan ini Edo Wulia juga semakin menyadari bagaimana Indonesia masih memiliki “pekerjaan rumah” yang perlu diselesaikan terlebih dahulu. Untuk ikut berlaga pada ajang Short Film Market di Clermont-Ferrand, tentu saja lebih jauh daripada sekedar kemampuan menyewa stan.

Dalam kondisi sosial politik di Indonesia yang masih menempatkan karya film-film pendek atau karya film pada umumnya terbatas hanya sebagai komoditi politik dan ekonomi, kondisi ini sedikit banyak mempengaruhi karya-karya yang dihasilkan. Aturan-aturan perfilman yang seharusnya fleksibel dan bergerak dinamis, tidak berhasil disosialisasikan dengan baik.

Hegemoni lembaga sensor yang lebih dari sekedar mengklasifikasi, namun sampai pada pengguntingan karya. Ditambah tindakan persekusi oknum-oknum di masyarakat kepada penyelenggaraan pemutaran masih sering terdengar. Diperburuk lagi oleh pembiaran-pembiaran oleh aparat negara, bahkan seringkali malah berpihak pada pelaku persekusi.

Karya-karya film di Indonesia secara umum bereaksi pada situasi ini. Perkembangan produksinya dari tahun-ke-tahun yang umumnya berhenti pada hiburan ringan yang berharap mengejar sukses komersil, atau sekedar selesai pada pameran teknis semata.

Walaupun relatif belum terlalu diperhatikan oleh pemangku kebijakan ataupun lembaga sensor,  situasi ini juga berdampak pada karya-karya film pendek. Dampak yang terjadi lebih parah, karena dengan nilai ekonominya yang minim akhirnya juga dengan konteks sosial budaya yang dangkal, tanpa benefit yang jelas.

Secara perlahan kondisi ini akan mematikan ekosistem film pendek Indonesia, baik di dalam masyarakat Indonesia sendiri dan juga di dunia Internasional.


Suasana menonton acara di festival Clermont-Ferrand 2019, dengan layar raksasa dan ruang berkapasitas 1000 orang. (Foto: Dok Edo Wulia)

Kondisi memprihatinkan ini sangat kontras dengan penyikapan pada karya film pendek yang diusung dan dipromosikan dalam Short Film Market Global di Clermont-Ferrand. Karya-karya film pendek dipahami sebagai karya seni, sosial dan budaya dengan penghormatan setinggi-tingginya. Film pendek berkualitas yang mengejar kekuatannya untuk memberi dampak pada nilai-nilai sosial dan budaya dirayakan, dan secara implisit menjadi cerminan cara berpikir dan wawasan masyarakat di mana karya tersebut dibuat. Karya film pendek yang tetap memiliki kepentingan untuk merangkul penontonnya, bukan untuk hasil penjualan tiket, namun untuk mengajak penonton memikirkan kembali tayangan yang baru saja mereka tonton.

Dan disinilah esensi dari kekuatan film pendek yang sebenarnya. Sebuah karya yang sejak tahap produksi seharusnya berfokus pada kualitas daripada mimpi-mimpi tentang sukses finansial.

Kemampuan sebar film pendek yang khas, menjadikannya sebuah bentuk kesenian yang bisa menyentuh  berbagai lapisan masyarakat. Menjadikannya perangkat yang jitu untuk membangun kembali budaya sinema di Indonesia. Tentu negara perlu bijaksana untuk mengarahkan, melindungi dan menempatkannya dalam konteks seni dan budaya. Mengarahkan pemahaman masyarakat untuk menerima sebuah karya film pendek dan karya seni lainnya dalam arti yang lebih luas, sebagai produk budaya, selanjutnya sebagai kekayaan pustaka yang bisa digunakan sebagai materi diskusi, penelitian dan wacana yang bisa digali terus untuk pemahaman yang lebih luas dan mendalam. Secara bersamaan, membentuk kekuatan penonton dan masyarakat Indonesia yang lebih berani dan kritis pada tontonannya, lawan kata dari sikap ketakutan dan ketidak-pedulian.

Clermont-Ferrand International Short Film Festival ini telah membuktikan bahwa film pendek merupakan perangkat ampuh untuk menjalin hubungan kebudayaan, sosial, pendidikan lintas disiplin dan lebih jauh lagi adalah pendidikan lintas budaya. Pada sisi tertentu hal ini juga berpengaruh pada posisi sebuah bangsa di mata dunia. Nilai ekonomi dan terbentuknya pondasi untuk pembangunan industri hanyalah hasil dari sebuah proses. Didukung oleh kemampuan berpikir panjang ke depan dan sikap yang terbuka untuk ikut berdialog dan berdebat. Serta terlepas sama sekali dari kepentingan untuk menebar rasa takut dan ancaman. [T] [*]

Tags: Clermont Ferrand International Short Film Festivalfilmfilm pendekMinikinoperancisShort Film Market
Share19TweetSendShareSend
Previous Post

Penerimaan dan Memaafkan Diri

Next Post

Gugurnya Ratusan Pengawal Suara & Usul “Dilan” dalam Pemilu Berikutnya

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails

Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

by Dede Putra Wiguna
September 13, 2026
0
Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

Read moreDetails

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails
Next Post
Gugurnya Ratusan Pengawal Suara & Usul “Dilan” dalam Pemilu Berikutnya

Gugurnya Ratusan Pengawal Suara & Usul “Dilan” dalam Pemilu Berikutnya

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menelusuri Enam Film ENIGMA di Minikino Film Week 2026: Ketika Setiap Keputusan Memiliki Konsekuensi
Ulas Film

Menelusuri Enam Film ENIGMA di Minikino Film Week 2026: Ketika Setiap Keputusan Memiliki Konsekuensi

ENIGMA adalah program kompilasi film pendek dalam ajang Minikino Film Week 12 (MFW12) yang mengusung subjudul What Goes Around Comes...

by Arya Dhamma Nanda
September 21, 2026
Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir
Lingkungan

Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir

DENPASAR | TATKALA.CO -- Ekosistem pesisir dan hutan mangrove di Bali kini menghadapi ancaman krisis lingkungan yang sangat serius, salah...

by tatkala
September 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Bahasa Penjilat: Komunikasi dan Relasi Kuasa dalam Politik

KOMUNIKASI semestinya mampu menjadi jembatan untuk menyampaikan kebenaran. Namun dalam politik, komunikasi kerap berubah fungsi. Ia bukan lagi sarana untuk...

by Chusmeru
September 21, 2026
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam
Khas

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
Telenovela
Esai

Sepeda Motor Bekas Sudah Cukup

ADA masa ketika sepeda motor bukan sekadar kendaraan. Ia bisa menjadi tanda keberhasilan, simbol kemampuan ekonomi, bahkan pengumuman diam-diam tentang...

by Angga Wijaya
September 21, 2026
Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali
Budaya

Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

Perhelatan festival film pendek internasional Minikino Film Week 12 (MFW12) yang diselenggarakan oleh Yayasan Kino Media sukses digelar pada 11–18 September 2026 di Bali....

by Rusdy Ulu
September 20, 2026
Pendidikan yang Membebaskan: Membaca Kembali Pemikiran Ki Hadjar Dewantara dan Paulo Freire
Esai

Pendidikan yang Membebaskan: Membaca Kembali Pemikiran Ki Hadjar Dewantara dan Paulo Freire

PENDIDIKAN terlalu sering kita pahami sebatas kegiatan mengajar. Guru menjelaskan, siswa mendengarkan, mengerjakan tugas, dan mengikuti ujian. Keberhasilan belajar pun...

by I Kadek Adhi Dwipayana
September 21, 2026
Kolaborasi Tari Sanghyang Jaran dengan Genjek
Esai

Kolaborasi Tari Sanghyang Jaran dengan Genjek

WALAUPUN Desa Adat Kutuh di wilayah Kuta Selatan termasuk desa kecil, desa ini memiliki pagar spiritual di setiap tapal batasnya...

by I Nyoman Tingkat
September 20, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

PEMIMPIN SAKIT JIWA MENURUT HINDU DHARMA

— Sugi Lanus, Catatan Harian, 20 September 2026 * Vāk-Pāruṣya (Sanskerta: वाक्पारुष्य) secara harfiah diterjemahkan sebagai "kekerasan verbal", "kata-kata kasar",...

by Sugi Lanus
September 20, 2026
Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3
Budaya

Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

JAKARTA – TATKALA.CO –  Pasangan dari Provinsi DKI Jakarta, Adventhius Immanuel Karo Karo dan Dania Zahra Ayusti, resmi dinobatkan sebagai...

by tatkala
September 20, 2026
Birokrasi Bisik-Bisik — Catatan Seorang Jurnalis
Buku Tatkala

Birokrasi Bisik-Bisik — Catatan Seorang Jurnalis

Judul: Birokrasi Bisik-Bisik --- Catatan Seorang Jurnalis Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: I Ketut Parwata ISBN: Masih dalam proses...

by Buku Tatkala
September 20, 2026
Ketika Tatahan Menembus Kanvas —Membaca Teknik Tembus Tatahan Wayang Dalam Karya I Gede Susilayasa pada Udhar Banda Karma
Ulas Rupa

Ketika Tatahan Menembus Kanvas —Membaca Teknik Tembus Tatahan Wayang Dalam Karya I Gede Susilayasa pada Udhar Banda Karma

Menelisik foto karya yang tampak pada pameran, bidang kanvas dipenuhi figur-figur wayang, makhluk mitologis, ornamen, tetumbuhan, dan jaringan garis yang...

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co