2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pesona Musik Bambu “Manuru” Idamdehe Gamsungi

Pinky Ariani So by Pinky Ariani So
December 10, 2018
in Khas
Pesona Musik Bambu “Manuru” Idamdehe Gamsungi

Ist

Warga desa Idamdehe Gamsungi Kecamatan Jailolo – Kabupaten Halmahera Barat, bersatu menghadirkan hampir seluruh kaum pria, berpartisipasi menyuarakan dengungan Musik Bambu Manuru. Mulai dari berbagai acara di desa hingga tingkat kabupaten, Kelompok Pemain Musik Bambu Manuru ingin mendengungkan ke kancah nasional hingga internasional.

Musik merupakan bahasa universal, karena melalui musik, manusia dapat saling berkomunikasi hingga menyentuh segala lapisan masyarakat bahkan melampaui masa ke masa. Umumnya digunakan untuk mengiringi gerak tarian dalam menyempurnakan keindahan dari suatu tarian.

Musik juga digunakan dalam ritual-ritual adat sebagai simbol keselarasan antara sesama manusia, alam dan penciptanya. Dilengkapi kearifan lokal, alat musik pun dibuat dengan sumber alam yang tersedia. Salah satunya adalah Musik Bambu “Manuru” Idamdehe Gamsungi di Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat yang menggunakan bambu sebagai bahan utama pembuatan alat musik.

Mau tahu lebih lanjut mengenai Musik Bambu Manuru, dipersilahkan untuk menjelajah tulisan di bawah ini.

Sejarah Musik Bambu Manuru

Menurut penuturan Bapak Agus Boky (47 tahun), Ketua Grup Musik Bambu Manuru Desa Idamdehe Gamsungi, musik ini diperkenalkan pertama kali oleh Bapak Manuru ± 120 tahun yang lalu. Bapak Manuru ini sendiri berasal dari daerah Sangir di Sulawesi, dimana beliau datang dan menetap di Desa Idamdehe Gamsungi mengajarkan mengenai musik bambu.

Musik ini diajarkan semata-mata sebagai sebuah sarana hiburan bagi warga. Karena pada umumnya mata pencaharian warga Desa Idamdehe Gamsungi adalah petani terutama petani rempah maka musik ini disuguhkan untuk menghilangkan penat seharian bertani hingga merayakan perjuangan hasil panen rempah. Maka dari sinilah Bapak Manuru mengajarkan Musik Bambu untuk dimainkan oleh warga Desa Idamdehe Gamsungi.

Di sisi lain menurut Bapak Frans May (65 tahun), Ketua Adat Desa Idamdehe Gamsungi bahwa sekitar abad ke -19 musik bambu sudah ada dan dapat hadir karena masuknya injil di Desa Idamdehe Gamsungi. Memang benar musik bambu bukan musik asli di Halmahera Barat. Tetapi bilamana kebudayaan atau kesenian itu sudah berusia diatas 50 tahun, musik itu sudah menjadi bagian dari kesenian budaya asli hingga dapat dikatakan berasal dari Desa Idamdehe Gamsungi.

Menurut cerita warga desa setempat, musik bambu ini pernah hilang dari Desa ini namun karena kepedulian orang-orang tua yang masih mengetahui musik tersebut maka dilestarikan kembali hingga saat ini. Itu sebabnya musik ini dimainkan oleh orang berusia mulai dari 25 tahun hingga 70 tahun, dengan didominasi oleh usia orang-orang tua.

Alat Musik Bambu Manuru

Alat musik yang digunakan pada Musik Bambu Manuru ini terdiri dari 14 alat musik, yaitu: Alat musik Bas, Mi Randah, Sol, Do, Mi, Sol Tinggi, Mi Tinggi, Bas Cabang, Mi Cabang, Sol Cabang, Do Cabang, Tenor, Suling dan Juk. Setiap alat musik dimainkan oleh 3 s/d 5 orang pemain musik.

Dalam pertunjukkan Musik Bambu Manuru, seragam yang dikenakan wajib oleh pemain Musik adalah Tuala Pelangi, yang merupakan ikat kepala adat daerah Maluku Utara. Kelompok ini juga mempunyai kostum yang disesuaikan dengan acara dan tamu yang akan disambut, untuk tamu dari kesultanan mereka menggunakan pakaian adat, untuk acara resmi pemerintahan menggunakan batik, sedangkan untuk kegiatan di gereja mereka menggunakan baju putih.

Cara Memainkan Musik Bambu Manuru

Musik Bambu Manuru dimainkan oleh kelompok berjumlah 70 orang personil dan hanya terdiri dari kaum pria adalah bentuk permainan musik secara ensambel, yakni ada kelompok pemain musik yang bermain bersama secara tetap.

Musik ini ditampilkan pada saat upacara seremonial, penjemputan tamu baik tamu pemerintahan, tamu adat, dan dapat pula dipertunjukkan upacara iringan pengantin sebagai hiburan untuk tamu. Dapat difungsikan pula tampil pada kegiatan gerejawi umat kristiani seperti Ibadah Natal. Seperti halnya grup musik pada umumnya, Musik Bambu Manuru dimainkan sesuai fungsi alatnya masing-masing dan dikombinasikan menjadi satu irama yang pas dan enak didengar.

Untuk alat Musik Bambu Manuru dimainkan dengan cara ditiup dan jari-jemari bergantian buka tutup lubang udara pada alat musik bambu. Hanya ada satu yang dimainkan dengan cara dipetik, yaitu alat musik juk yang terdiri dari 4 senar persis seperti ukulele.

Lagu yang dikumandangkan oleh musik ini, umumnya lagu seperti Mars Idamdehe Gamsungi, lagu Indonesia Raya, lagu nasional lainnya, dan lagu permintaan dari tamu undangan.

Ayo, Perdengarkan ke seluruh dunia!

Dalam melestarikan kesenian tradisional daerah khususnya Musik Bambu Manuru, sebagai ajang promosi menampilkan pertunjukkan musik diluar Desa Idamdehe Gamsungi Kec. Jailolo Kabupaten Halmahera Barat, kelompok musik membutuhkan bantuan dana.

Bantuan Dana ini akan memfasilitasi seluruh pemain Musik Bambu Manuru mencapai ±70 orang dan memerlukan kebutuhan seragam tampil, perawatan alat musik hingga kesiapan menjelang tampil. Namun disamping semua itu, sangat tidak mengecewakan membantu Musik Bambu Manuru tetap eksis ke kancah nasional hingga internasional, karena sungguh mempesona. (T)

Tags: alamBudayamusikSeni
Share6TweetSendShareSend
Previous Post

Curhat Singkat HUT Korpri dari Anak Petani yang Jadi PNS

Next Post

Siswa Lokal Bali di Sekolah Internasional: Cari Ilmu atau Gengsi?

Pinky Ariani So

Pinky Ariani So

Mahasiswi STD Bali

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Siswa Lokal Bali di Sekolah Internasional: Cari Ilmu atau Gengsi?

Siswa Lokal Bali di Sekolah Internasional: Cari Ilmu atau Gengsi?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co