Wayan Redika, Done, 300x298

 

UNTUK SEMALAM DI GEREJA FRANSISKUS XAVERIUS, KUTA

 

Jika kau lahir di kamarku

mungkin manusia tak mengenal

apa sesungguhnya perkara hidup

 

Jika kau lahir di ruang tamuku

mungkin dingin tak bercumbu

di setiap gang buntu

papa menghabiskan resah

 

Jika kau lahir di dapurku

mungkin pedih tak kau rasa

sebagai serpih bertuan umatmu

 

Justru  Betlehem di kota Daud

jerami, palung, tanah basah

tak kau kenal

segala resah mendamba

siapa dirimu

 

 

DOA MISA UNTUK SEORANG BOCAH

 

Tuhan

apakah doaku tak sampai

masih kujumpa ia

bocah penjual koran

di perempatan Kuta raya

 

Bukankah sudah ku jelaskan

ia tak ingin kado dari Santa

sederet nasehat

sejajar belas kasih lainnya

 

Cukup beli saja korannya

agar ia cepat pulang

merebus nasi bubur

menyeduh teh hangat

untuk seorang perempuan

yang setengah mengingat

siapa dirinya

 

 

MALAM NATAL, DESEMBER 2016

 

Ada seranting pohon natal

merapuh di keyakinanku

tampak gigil dua merpati

pekat salju seolah di jemari

 

Gadis kecil bertopi merah

mencuri berkat dari-Mu

untuk apa

untuk siapa

tidak usah dipahami

 

Di ujung pintu

ada senyum

pula bersandar gerutu

malam seperti ini

telah lalu, katanya

 

Aku terbata

melafal setiap ayat

menghitung  cuil roti

menebar damai

di setiap ruang pengap

milik-Mu.

 

Ada seranting pohon natal

mengerat di bayangku

tampak gigil dua merpati

tawa memisahkan kita

 

 

PERJALANAN KITA

Sajak Untuk Juru Selamat

 

Kita sama

menyukai pengembaraan

tak henti menjelajah

mencari prasangka

menemui tanda tanya

meruntun di kepala

 

Sisa perjalanan ini

tak pernah  kuselesaikan

sebab sendiri adalah tabu

bagi petualang sepertiku

tidak ada anggur pemabuk malam

tidak ada teman berdendang

 

Di kedai kopi negeri salju

aku menyendiri seperti Santa

tempat laba-laba kaki sepuluh

menitipkan benihnya sementara,

sambil membayang wajah ibu

tersenyum kecil

saat perkenalan pertama kita

 

Ketika manusia awal diciptakan

bagaimana caranya menjamah tubuhmu

mendekap kita jadi asing

hanya ampas kenang

yang tak sempat kuabadikan

 

 

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY