7 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Shorgum, Pesan Buat Buleleng

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG by Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG
October 8, 2022
in Esai
Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran

dr. Ketut Putra Sedana

Masalah pangan sudah menjadi isu global. Dan ketika kita tergantung bahan pangan pada  negara lain, sedangkan negara yang kita gantungi itu sekarang bermasalah, otomatis dampak suplai pangan ke negara kita juga bermasalah.

Perang antara Rusia dan Ukrania yang tidak berkesudahan tentunya akan sangat berpengaruh terhadap keberadaan pangan dunia. Dan saat ini sudah banyak terjadi negara-negara mengalami krisis pangan dan masalah kelaparan.

Indeks kelaparan global di Indonesia pada tahun 2021 adalah 18. Tingkat kelaparan ini menduduki peringkat ketiga tertinggi di Asia Tenggara setelah Laos dan Timor Leste. Tingkat kelaparan yang masih masuk dalam level moderat itu—rata-rata global dari 135 negara yakni 17,9—menunjukkan masih ada kerentanan pangan di Indonesia.

Setiap rezim memiliki definisi masing-masing tentang pangan. Presiden Soekarno memberi nama “Kedaulatan Pangan”. Sementara pada era Orda Baru, Presiden Soeharto memilih nama “Ketahanan Pangan “.

Dua istilah ini memiliki makna dan meninggalkan jejak yang berbeda. Sebab pada prinsipnya “Kedaulatan Pangan” berarti masyarakat Indonesia memiliki sumber dan menghasilkan bahan pangan sendiri atau mandiri.

Sementara “Ketahanan Pangan” berarti melepaskan urusan sumber pangan asalkan kebutuhan terpenuhi. Kebijakan “Ketahanan Pangan” juga berimplikasi pada ketergantungan import bahan pangan, konglomerasi, dan semakin sempitnya pilihan bahan pangan pokok.

Kenyataannya Indonesia memiliki beragam sumber bahan pangan, seperti sorgum, umbi-umbian, jagung, kacang-kacangan, ikan serta hasil laut lainnya. Semua bahan itu merupakan keanekaragaman pangan tanah air, tetapi, anehnya, untuk kebutuhan pangannya sangat tergantung dengan negara lain.

Di Buleleng yang merupakan kabupaten paling utara dari Bali punya kondisi alamnya yang diakui memiliki potensi pertanian. Sejarah mengatakan bahwa Buleleng kaya karena hasil hasil buminya, dari barat sampai ke timur.

Dan sorghum atau jagung gembal merupakan tanaman yang sebenarnya merupakan ikon Buleleng, di mana pertama tanaman itu ditanam di areal persawaan sekitar Puri Buleleng, tempat Raja Buleleng tinggal. Sehingga nama tanaman itu diberi nama tanaman buleleng.

Di Lombok tanaman ini terkenal juga dengan nama tanaman buleleng. Sekarang justru di buleleng masyarakat banyak yang tidak tahu tentang tanaman buleleng yang merupakan ikon buleleng ini.

Tanggal 23 Agustus 2022 Presiden Jokowi saat memberikan arahan pada pertemuan KADIN se-Indonesia mengajak “Ayo menanam sorghum”. Arahan itu bukan tanpa alasan. Arahan ini dikeluarkan tentu karena Indonesia merupakan salah satu negara yang sudah pasti akan kena dampak dari perang Rusia-Ukrania.

Sudah pasti Buleleng yang merupakan bagian dari Indonesia akan kena dampaknya juga, dan tentunya kita tidak ingin krisis pangan itu terjadi.

Memang akan  ironis sekali, daerah agraris dan subur akan mengalami krisis pangan. Untuk itulah, pola kedaulatan pangan agar menjadi mandiri pangan yang berkelanjutan harus terus digalakkan.

Dan sorghum sebagai bahan pangganti beras sangat cocok dibudidayakan di daerah tadah hujan dengan geografis seperti di Buleleng ini.

Sorghum dari bijinya, batang dan daunnya memiliki manfaat, di mana bijinya bisa diolah menjadi beras yang merupakan bahan makanan sehat sebagai substitusi beras (Healthy food). Tepung shorgum bisa sebagai bahan industri kue/kuliner.

Batangnya bisa dipakai sebagai bahan industri farmasi dan kesehatan dan energi dengan kandungan bio-ethanol.  Batang dan daunnya juga bisa dijadikan bahan pakan ternak yang memiliki nilai gisi tinggi untuk ternak.

Secara khusus kandungan sorghum untuk kesehatan ternyata banyak juga di antaranya, dalam biji sorghum mengandung antioksidan yang bermanfaat dalam menangkal radikal bebas di mana radikal bebas dapat merubah sel sehat menjadi sel kanker.

Kandungan mineral dan kalsium pada sorghum mampu meningkatkan kadar insulin dalam darah sehingga makanan ini akan sangat baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Selain itu, kadar kalsium yang ada pada sorghum dapat mencegah osteoporosis atau tulang keropos.

Konsentrasi serat makanan yang tinggi pada sorghum sangat baik dikonsumsi untuk orang yang ingin menurunkan berat badan, karena dengan kadar serat tinggi akan memastikan rasa kenyang yang lebih lama dan menjaga perut dari rasa lapar. Fungsi kandungan serat yang tinggi akan membantu menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat) dalam tubuh sehingga menurunkan resiko serangan jantung.

Selain  mengandung antioksidan, sorghum juga mengandung magnesium, vitamin E, vitamin B dan zat besi yang membantu tubuh terhindar dari penyakit kardiovaskular. Kadar serat yang tinggi dari sorghum pastinya akan dapat menjaga kesehatan saluran pencernaan.

Sorghum juga kaya akan kandungan mangan yang merupakan komponen dari tiroksin yang merupakan hormon yang penting dalam kelenjar tiroid, sehingga sangat bermanfaat untuk membantu fungsi kelenjar tiroid dalam tubuh.

Niacin atau vitamin B3 dalam sorghum berfungsi untuk mengubah makanan menjadi energi dan hal ini tentunya akan dapat memperlancar metabolisme tubuh dan meningkatkan kestabilan energi dalam tubuh. Juga kandungan fosfor dalam sorghum bermanfaat untuk mencegah terjadinya penurunan daya kognitif dan juga mampu mencegah penyakit alzheimer

Begitu banyaknya kegunaan sorghum untuk kehidupan kita, sehingga bukan tanpa alasan leluhur kita pendiri bumi Buleleng ini menjadikan sorghum atau jagung gembal sebagai simbul daerah Buleleng.

Tidak berlebihan kalau nantinya justru sorghum ini akan mampu meningkatkan kesejahtraan petani dan menjadikan Buleleng menjadi daerah yang mandiri pangan oleh tanaman Buleleng (sorghum) itu sendiri. [T]

[][][]

BACA esai lain dari Dokter Caput

Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran
Ternyata Stres Berguna Juga
Hamil Palsu dan Faktor Pikiran
Tags: bulelengketahanan panganpanganshorgum
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Perempuan Peraih Nobel Sastra itu adalah Annie Ernaux

Next Post

Maling Pratima | Cerpen I Made Ariyana

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Akrab dipanggil Dokter Caput. Ia adalah dokter spesialis kandungan yang mengelola klinik bersalin Permata Bunda, Singaraja, Bali. Ia juga dosen di Stikes Buleleng.

Related Posts

Etika Universal: Menembus Batas Agama, Merajut Persahabatan Global

by Agung Sudarsa
March 6, 2026
0
Etika Universal: Menembus Batas Agama, Merajut Persahabatan Global

“I am not a man of religion, but religion alone cannot solve all our problem.” (Beyond Religion: Ethics for a...

Read moreDetails

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
0
Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

Read moreDetails

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

Read moreDetails

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
0
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

Read moreDetails

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

Read moreDetails

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
0
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

Read moreDetails

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
0
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

Read moreDetails

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

Read moreDetails

Suryak Siu

by Dede Putra Wiguna
March 2, 2026
0
Suryak Siu

DALAM bahasa Bali, ‘suryak’ berarti bersorak dan ‘siu’ berarti seribu. ‘Suryak siu’ secara harfiah berarti ‘sorakan seribu’ ─ gambaran tentang...

Read moreDetails

Konflik Iran dan Ujian Kedewasaan Diplomasi Indonesia

by Elpeni Fitrah
March 2, 2026
0
Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

SAYA menulis ini pada Minggu, 1 Maret 2026, tepat sehari setelah dunia dikejutkan oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel...

Read moreDetails
Next Post
Maling Pratima | Cerpen I Made Ariyana

Maling Pratima | Cerpen I Made Ariyana

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rampung Sebelum Penghabisan | Cerpen Kadek Indra Putra
Cerpen

Rampung Sebelum Penghabisan | Cerpen Kadek Indra Putra

SUARA pintu diketuk membangunkanku dari tidur siang. Dengan lemas aku berdiri menuju arah pintu untuk membukakan seseorang yang ada di...

by Kadek Indra Putra
March 6, 2026
Puisi-puisi Syeftyan Afat | Mencatat Dingin, Mengeriap Hangat
Puisi

Puisi-puisi Syeftyan Afat | Mencatat Dingin, Mengeriap Hangat

Mencatat Dingin, Mengeriap Hangat : umbu landu paranggi tubuhku mencatat dingindengan huruf-huruf kaburdi halaman kulit tipis gembur. bubuhkan sepenggal kalimatsebagai...

by Syeftyan Afat
March 6, 2026
Hilangkan Background Foto dengan Hasil Profesional: Panduan Lengkap Menghilangkan Latar Belakang Foto
Pop

Edit Foto Profesional dengan CapCut: Hilangkan Latar Belakang Foto dan Ubah Background Foto dengan Mudah

Di era digital saat ini, kemampuan mengedit foto telah menjadi kebutuhan penting. Baik untuk keperluan media sosial, konten kreatif, maupun...

by tatkala
March 6, 2026
‘Earth Song’ di Tengah Deru Mesiu
Ulas Musik

‘Earth Song’ di Tengah Deru Mesiu

Dunia seakan berhenti sejenak, bukan karena damai, tetapi karena ngeri oleh ledakan mesiu yang tiba-tiba memekakkan dan menyengat. Saat itu,...

by Nyoman Sukaya Sukawati
March 6, 2026
Etika Universal: Menembus Batas Agama, Merajut Persahabatan Global
Esai

Etika Universal: Menembus Batas Agama, Merajut Persahabatan Global

“I am not a man of religion, but religion alone cannot solve all our problem.” (Beyond Religion: Ethics for a...

by Agung Sudarsa
March 6, 2026
Hilangkan Background Foto dengan Hasil Profesional: Panduan Lengkap Menghilangkan Latar Belakang Foto
Pop

Hilangkan Background Foto dengan Hasil Profesional: Panduan Lengkap Menghilangkan Latar Belakang Foto

Di era digital saat ini, kemampuan untuk membuat foto terlihat profesional menjadi sangat penting, terutama bagi pembuat konten dan pebisnis...

by tatkala
March 6, 2026
Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co