6 November 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pandemi, Makna dan Kekuatan Cinta Kasih

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG by Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG
August 5, 2022
in Esai
Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran

dr. Ketut Putra Sedana

Pandemi Covid 19 yang meluluhlantakkan dunia mengajarkan kita tentang banyak hal, terutama tentang makna cinta kasih.

Semua tahu, semua merasakan, Indonesia juga terkena dampak pandemi sejak awal 2020. Semua sendi kehidupan terdampak,  baik ekonomi, sosial, juga tentu saja kesehatan.  Saat wabah Covid 19, di masyarakat muncul kepanikan. Pemerintah dengan aparatnya sibuk.  Tenaga, pikiran dan waktu para petugas dan aparat pemerntahan terkuras untuk penangulangan masalah pandemi, dan masyarakat juga dituntut untuk ikut peduli.

Banyak kemudian organisasi masyarakat yang mulai perduli akan kondisi ini dengan melakukan berbagai macam kegiatan sosial, termasuk saya yang memang aktif di organisasi kemasyarakat. Saya  ikut turun peduli dengan kondisi yang terjadi saat pandemi, salah satunya dengan membentuk relawan Fogging.

Relawan Fogging? Ya. Karena saat bersamaan kasus demam berdarah (DB) di Buleleng sangat tinggi-tingginya, bahkan sampai dikatakan Buleleng termasuk 5 kota di Indonesia dengan jumlah penderita DB tertinggi.

Naluri kemanusiaan saya terpanggil untuk membentuk Relawan Fogging. Apalagi  saat pandemi pemerintah mencurahkan konsentrasi pada masalah pandemi Covid 19, sehingga pemerintah juga harus dibantu untuk mengatasi DB yang saat itu juga menghantui masyarakat. Maka turunlah Relawan Fogging ke wilayah-wilayah terdampak DB.

Selain melakukan fogging, relawan tetap juga peduli terhadap masyarakat yang terkena dampak pandemi, salah satunya dengan turun kontinu mengadakan Bakti Sosial Kesehatan (Baksoskes) Peduli Covid 19, ke desa-desa untuk memberikan pengobatan gratis serta pemberian sembako ke masyarakat yang terdampak sekaligus memberikan edukasi ke masyarakat tentang Covid 19.

Edukasi diberikan karena sebagian masyarakat masih sangat awam akan penyakit baru itu, dan wajar kalau masyarakat sangat khawatir, takut dan sangat cemas ketika mendengar kata Covid 19. Apalagi  ditambah pemberitaan media yang kadang dipenuhi berita menyeramkan tentang Covid 19.

Penyuluhan atau edukasi sangat dibutuhkan memang.  Maka itu, setiap turun bertemu masyarakat saya membawa pesan-pesan agar masyarakat tidak terlalu cemas, khawatir dan takut dalam menyikapi kondisi pandemi itu.

Begitu seringnya saya dan tim turun, sampai ada sahabat saya bertanya, “Apa Dokter tidak takut kena Covid19?”

Saya jawab tidak ada orang yang berani sakit, tapi banyak yang berani mati banyak. Saya jelas takut sakit. Turunnya saya ke tengah masyarakat dalam kondisi pandemi hanya karena rasa terpanggil untuk ikut peduli dengan kondisi yang dihadapi masyarakat di kala pandemi.

Untuk hal ini saya terinspirasi dari seorang pekerja sosial Bunda Theresa dari Kalkuta. Ia selalu merawat orang sakit kusta tanpa APD yang memadai. Di tengah kondisi yang cukup memprihatinkan, Bunda Theresa tetap membersihkan dan merawat pasien kusta. Padahal semua orang tahu penyakit itu sangat menular, tapi ternyata Bunda Theresa tidak tertular.

Ada kekuatan yang luar biasa yang menjadi pelindung Bunda Theresa sehingga Bunda terhindar dari penyakit itu. Kekuatan itu adalah kekuatan cinta kasih.

Kekuatan itulah yang menginspirasi saya untuk tetap turun ke tengah masyarakat saat pandemi Covid 19. Dan syukurnya, sampai saat ini, saya belum pernah kena Covid 19.

Bahkan saat istri saya mengeluh batuk, panas badan dan mulai merasakan gangguan penciuman, langsung tanpa sadar saya katakana,  “Wah, jangan-jangan Mama kena Covid19,”. Dan saya sarankan cek laboratorium , dan bener saja positif Covid.

Saat itu saya merasakan terkejut, panik dan khawatir, walau hanya sebentar karena segera saya bisa kendalikan diri saya. Saya langsung anjurkan anak-anak untuk tracing termasuk saya. Dua anak saya positif, dan saya negatif.

Anak saya yang paling besar kebetulan di Denpasar, dan saya minta ia untuk cek, dan hasilnya negatif. Saat itu, saya putuskan isolasi mandiri untuk istri dan anak-anak di rumah, di bawah pengawasan dan perawatan saya. Tentu saya lebih percaya kalau saya sendiri yang merawat istri dan anak-anak, mereka akan lebih cepat sembuh..

Selama isoman di rumah,  gejala-gejala mulai hilang, dan hari kesepeuluh saya cek,  semua negatif. Dan saya juga mengecek diri saya. Saya negatif. Terima kasih Tuhan.

Inikah kekuatan cinta kasih itu?  Secara teoritis dari Natural Therapi dikatakan bahwa kekuatan virus corona dan Covid hanya memberikan dampak pada gelombang 5 sampai dengan 25 Hz. Di atas gelombang itu virus sudah tidak aktif. Pada mereka yang lemah, stress, takut, cemas dan khawatir berlebihan yang gelombangnya dibawah 25 Hz tentunya akan sangat mudah tertular.

Pada mereka yang kondisinya tenang, berpikir positif, justru gelombangnya berada di atas 25 Hz. Dan dikatakan juga, mereka yang diliputi  perasaan dan pikiran cinta kasih maka gelombangnya sangat tnggi, sampai dikatakan cinta kasih tanpa syarat bisa sampai gelombangnya mencapai 500  Hz .

Saya juga melihat pada fenomena saat Covid 19, saya belum pernah mendengar ada sulinggih yang meninggal karena Covid 19. Padahal sebagian besar sulinggih sudah tua dan punya komorbid yang sangat rentan kena dan tertular virus.

Kenyataannya, beliau-beliau para sulinggih tetap diberi kesehatan dan terhindar dari virus yang menakutkan itu, Memang, setiap hari, kita ketahui, kewajiban sulinggih selalu melakukan suryasewana, unt mendoakan alam semesta beserta isinya.  Dan tentunya doa yang dipancarkan semuanya didasari atas cinta kasih.

Untuk itulah saya semakin yakin bahwa kekuatan cinta kasih menjadi tameng utama pelindung diri. Dan pada hari tumpek klurut yang jatuh pada Sabtu 23 Juli 2022 kemarin kembali kita diingatkan tentang makna cinta kasih  untuk keselamatan dan kelangsungan hidup kita. Rahayu. [T]

Tags: cintacinta kasihDokter Caputkasih sayangpandemi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Bupati Suradnyana: Penghapusan Bandara Bali Utara dari PSN Tidak Perlu Diperdebatkan

Next Post

Nandusin, Lontong Serapah dan Cooking Class: Sebuah Cita-cita

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Akrab dipanggil Dokter Caput. Ia adalah dokter spesialis kandungan yang mengelola klinik bersalin Permata Bunda, Singaraja, Bali. Ia juga dosen di Stikes Buleleng.

Related Posts

SARASWATI DI INDIA

by Sugi Lanus
November 6, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 31 Oktober 2026 * SEMINGGU menjelang Hari Saraswati, Sabtu, 31 Oktober 2026, saya masih keluyuran...

Read moreDetails

Karman dan Wajah di Balik Gorden

by Tri Nugroho Adi
November 6, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Ada orang yang berkeliaran di jalanan  dan  kita sebut “gila”, tetapi mungkin hanya terlalu lama sendirian. PAGI itu seorang ibu...

Read moreDetails

Ketika “Sebentar” Jadi Kata Paling Mahal: Kelalaian jadikan Anak sebagai Korban

by Fitria Hani Aprina
November 4, 2026
0
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital

LINIMASA saya di bulan Oktober dipenuhi dua kabar yang membuat dada sesak. Dua-duanya soal anak kecil yang ditinggal orang tuanya....

Read moreDetails

Kuasa dalam Perjanjian Jual Beli Tanah dan Bangunan

by I Made Pria Dharsana
November 4, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

PEMBERIAN kuasa adalah suatu perjanjian yang memberikan kekuasaan kepada seseorang untuk menerima dan melaksanakan suatu urusan atas nama pemberi kuasa...

Read moreDetails

LONTAR USADA KERALA

by Sugi Lanus
November 4, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 1 Nov 2026 * Kerala (sebuah negara bagian di India Selatan) memiliki kesamaan kultural yang...

Read moreDetails

Sastrawan di Seberang Lautan Tampak, Ada yang Tak Tampak di Pelupuk Mata

by Hartanto
November 4, 2026
0
Sastrawan di Seberang Lautan Tampak, Ada yang Tak Tampak di Pelupuk Mata

SILATURAHMI, sembari menghitung almanak yang tanggal demi tanggalnya bergerak seirama dengan perputaran jarum jam dan garis edar matahari, kami—saya, dr....

Read moreDetails

Mematan Yuyu: Ketika Buah Kopi Dibaca Melalui Mata Ketam

by I Ketut Suar Adnyana
November 3, 2026
0
Mematan Yuyu: Ketika Buah Kopi Dibaca Melalui Mata Ketam

BAHASA masyarakat tradisional menyimpan cara pandang yang khas dalam memahami dunia. Alam tidak hanya menjadi ruang tempat manusia hidup dan...

Read moreDetails

Yang Suci Dijaga, Yang Indah Dicipta — Tentang Pagerwesi, Spiritualitas, dan Festival Seni Budaya Kabupaten Badung 2026

by I Gusti Made Darma Putra
November 2, 2026
0
Yang Suci Dijaga, Yang Indah Dicipta — Tentang Pagerwesi, Spiritualitas, dan Festival Seni Budaya Kabupaten Badung 2026

PADA hari ketika manusia diajak menegakkan pagar, sebuah panggung kebudayaan justru dibuka selebar-lebarnya. Rabu, 4 November 2026, menjadi sebuah momentum...

Read moreDetails

Musik, Agama dan Politik

by Agung Sudarsa
November 2, 2026
0
Musik, Agama dan Politik

ADA sebuah pertanyaan sederhana yang menggelitik di tengah polemik konser Andrea Bocelli di Indonesia: apakah musik itu punya identitas agama...

Read moreDetails

Mahasiswa Akal-Akalan alias Mahasewa  dan Komodifikasi Identitas Akademik

by I Ketut Suar Adnyana
November 1, 2026
0
Mahasiswa Akal-Akalan alias Mahasewa  dan Komodifikasi Identitas Akademik

ADA yang ganjil dalam kehidupan demokrasi kita ketika identitas mahasiswa dapat dipakai sebagaimana seseorang mengenakan kostum untuk memainkan sebuah peran....

Read moreDetails
Next Post
Nandusin, Lontong Serapah dan Cooking Class: Sebuah Cita-cita

Nandusin, Lontong Serapah dan Cooking Class: Sebuah Cita-cita

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Si Gending | Cerpen Nanda Gayatri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

SARASWATI DI INDIA

— Catatan Harian Sugi Lanus, 31 Oktober 2026 * SEMINGGU menjelang Hari Saraswati, Sabtu, 31 Oktober 2026, saya masih keluyuran...

by Sugi Lanus
November 6, 2026
“Kozmic Blues”: Bertahan di Tengah Hidup yang Tak Pasti
Ulas Musik

“Kozmic Blues”: Bertahan di Tengah Hidup yang Tak Pasti

ADA masa ketika kita merasa hidup sudah berjalan terlalu jauh, tetapi kita sendiri belum sampai ke mana-mana. Waktu terus bergerak,...

by Ahmad Sihabudin
November 6, 2026
Jembrana Creative Festival 2026 Libatkan Ratusan Kreator, Tarik Lebih dari 15.000 Pengunjung
Panggung

Jembrana Creative Festival 2026 Libatkan Ratusan Kreator, Tarik Lebih dari 15.000 Pengunjung

SELAMA dua hari, Taman Pecangakan, Negara, menjelma menjadi ruang perjumpaan bagi ribuan orang dengan beragam gagasan dan karya kreatif. Musik...

by tatkala
November 6, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Karman dan Wajah di Balik Gorden

Ada orang yang berkeliaran di jalanan  dan  kita sebut “gila”, tetapi mungkin hanya terlalu lama sendirian. PAGI itu seorang ibu...

by Tri Nugroho Adi
November 6, 2026
Harmoni dan Ironi Pendidikan
Buku Tatkala

Harmoni dan Ironi Pendidikan

Judul: Harmoni dan Ironi Pendidikan Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Dr. I Ketut Suar Adnyana, M.Hum. ISBN: Masih dalam...

by Buku Tatkala
November 5, 2026
Dari Singapadu ke Bengaluru, Wayang dan Tari Bali Menjalin Dialog Budaya di Panggung India
Panggung

Dari Singapadu ke Bengaluru, Wayang dan Tari Bali Menjalin Dialog Budaya di Panggung India

DI atas panggung di Bengaluru, dua tradisi pewayangan bertemu dalam satu cerita. Wayang boneka India membuka kisah, sementara wayang kulit...

by Nyoman Budarsana
November 5, 2026
Meninggal Seperti Pepes Ikan
Fiksi

Daftar Hadir Terakhir Reuni

GEDUNG SMP negeri di kota Cilacap itu masih belum berubah. Bangunan tua dengan pintu dan jendela kayu jati yang besar...

by Chusmeru
November 5, 2026
Dari Sadap Nira ke Sadap Data
Bahasa

Dari Sadap Nira ke Sadap Data

DALAM beberapa kali kunjungan dan penelitian kebahasaan di Desa Pedawa, Buleleng, saya kagum pada kekayaan tradisi desa Bali Aga yang unik ini. Salah...

by I Made Sudiana
November 5, 2026
Wacana Manggala Pewayangan — Dalang dan Kegelisahannya
Buku Tatkala

Wacana Manggala Pewayangan — Dalang dan Kegelisahannya

Judul: Wacana Manggala Pewayangan - Dalang dan Kegelisahannya Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Dr. I Gusti Made Darma Putra,...

by Buku Tatkala
November 5, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Ketika “Sebentar” Jadi Kata Paling Mahal: Kelalaian jadikan Anak sebagai Korban

LINIMASA saya di bulan Oktober dipenuhi dua kabar yang membuat dada sesak. Dua-duanya soal anak kecil yang ditinggal orang tuanya....

by Fitria Hani Aprina
November 4, 2026
Tubuh yang Meruang dan Wajah Logam Kekuasaan
Ulas Pentas

Tubuh yang Meruang dan Wajah Logam Kekuasaan

PENTAS teater tubuh berlangsung dua malam di Gedung Kesenian Cak Durasim Taman Budaya Jawa Timur, 1-2 November 2026. Malam pertama...

by Silvester Petara Hurit
November 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Esai

Kuasa dalam Perjanjian Jual Beli Tanah dan Bangunan

PEMBERIAN kuasa adalah suatu perjanjian yang memberikan kekuasaan kepada seseorang untuk menerima dan melaksanakan suatu urusan atas nama pemberi kuasa...

by I Made Pria Dharsana
November 4, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co