6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pemutaran Film Karya Kitapoleng | Mitologi Bali dan Realitas Hari Ini

tatkala by tatkala
April 11, 2022
in Pertanian
Pemutaran Film Karya Kitapoleng | Mitologi Bali dan Realitas Hari Ini

Foto: Dok Kitapoleng

Indonesia, khususnya Bali, memiliki ragam mitos yang mengandung kebijaksanaan, pengalaman, dan nilai budaya. Kisah-kisah ini diteruskan dari generasi ke generasi dan terkadang mengalami distorsi dalam penyampaiannya.

Sejauh ini, mitos telah menjadi perekat yang mampu menjelaskan realitas dan budaya yang ada, sekaligus memberi panduan mengenai apa yang nyata dan penting bagi kehidupan masyarakat. Di dalam mitos itu, simbol dan metafora memainkan peran kunci dalam transformasi, baik ditingkat individu, group, organisasi, atau sosial. Hal ini dikarenakan simbol dan metafora mempunyai ketertarikan dari sisi irasional dan emosional manusia, dan mempunyai dampak mendalam pada kesadaran manusia (Movva, 2004).

Dalam dunia literasi, mitos menjadi inspirasi untuk karya fiksi dan tidak jarang membentuk mitos baru sebagai perkembangan atau gabungan dari mitos-mitos lama. Seperti apa yang tercermin dalam film-film karya Kitapoleng, mitos menjadi bagian paling utama di dalam menjelajah berbagai kemungkinan. 2 (dua) film pendek karya Kitapoleng; Bhatari Sri dan Wong Gamang, yang diputar serangkaian Bali Digifest 2022, Minggu (10/4/2022) di Rama Sita Room Grand Inna Bali Beach berkisah tentang mitos Bali yang sarat makna dan memiliki relevansi kuat dalam kehidupan hari ini.

Foto: Dok Kitapoleng

Wong Gamang; The Journey of Dewi Melanting (2021), diangkat berdasarkan kisah perjalanan Dang Hyang Nirartha beserta keluarganya ke Bali pada abad ke-15. Film yang diangkat berdasarkan lontar Dwijendra Tattwa ini berfokus pada Ida Ayu Swabawa, putri tertua Dang Hyang Nirartha yang hilang ketika mereka berjumpa dengan seekor naga di hutan belantara.

Swabawa yang hilang, akhirnya ditemukan di Desa Pegametan. Namun, di sana ia menemukan kemalangannya. Garis nasib membawa Swabawa pada kesedihan yang memuncak. Ia pun bertubuh maya atas persetujuan Sang Ayah. Ada namun tiada, ia terasa tapi tak berbentuk apa-apa. Swabawa menjelma Bhatari Mas Melating sebagai lambang kemakmuran bagi mereka yang memujanya tanpa keraguan.

Erick Est di Antida Soundgarden, Film Long Sa’an dan Kreatifitas Berdarah-nanah

Film Wong Gamang yang diganjar beberapa penghargaan sebagai Film Pendek Fiksi Terbaik, Penyunting Gambar Terbaik dan Penata Artistik Terbaik dalam Bali Makarya 2021, menjadi fragmen kecil perjalanan besar Dang Hyang Nirartha yang berupaya menghadirkan pemaknaan lebih mendalam akan dedikasi dan kerja keras. Bahwa, ketika kerja menjadi nama lain dari doa, disanalah Bhatari Mas Melanting akan hinggap dan menebarkan cahaya kemurahan hatinya yang begitu megah.

Sementara Film Bhatari Sri; Subak dan Jejak-Jejak Kemuliaan (2021), menghadirkan Bhatari Sri hadir sebagai spirit sekaligus karakter wayang yang mengikat dramatik film dengan latar beberapa lokasi di Bali yang tidak semata-mata indah secara visual, tetapi juga memiliki sejarah kuat yang mempengaruhi kultur masyarakatnya.

Foto: Dok Kitapoleng

Kisah mengenai Bhatari Sri mencakup segala aspek Dewi Ibu sebagai pelindung kelahiran dan kehidupan. Mengendalikan bahan makanan di bumi terutama padi yang menjadi bahan makanan pokok masyarakat Indonesia, maka Beliau pun mengatur kehidupan, kekayaan, dan kemakmuran. Bhatari Sri juga mengendalikan segala kebalikannya; kemiskinan, bencana kelaparan, hama penyakit, dan hingga batas tertentu, memengaruhi kematian. Karena merupakan simbol bagi padi, Beliau juga dipandang sebagai ibu kehidupan. Seringkali ia dihubungkan dengan tanaman padi dan ular sawah.

Menurut Founder Kitapoleng sekaligus sutradara I Gusti Dibal Ranuh, kebanyakan kisah mengenai Bhatari Sri terkait dengan mitos asal mula terciptanya padi. Pemaknaan lebih mendalam dilakukan dengan menghadirkan sistem subak yang telah menjadi bagian dari sosio kultural masyarakat di Bali.

Juara yang Tak Dirindukan | Kisah Miris Film Pemenang Festival Internasional

Tak hanya sekedar sistem pengairan semata, Subak mengandung konsep keadilan dan menjadi organisasi demokratis; para petani yang memanfaatkan sumber air yang sama, bertemu secara teratur untuk bermusyawarah dan mengkoordinasikan penanaman, mengontrol distribusi air irigasi, merencanakan pembangunan, pemeliharaan kanal dan bendungan, serta mengatur upacara persembahan dan perayaan di Pura Subak.

“Dalam Prasasti Raja Purana tahun 994 Saka atau 1072 Masehi terdapat kata kasuwakara yang diduga berasal dari kata suwak. Kata ini kemudian berkembang menjadi subak. Secara etimologi, kata suwak sendiri terdiri dari dua suku kata yaitu “su” yang berarti baik dan “wak” yang memiliki arti pembicaraan. Sehingga suwak atau subak sendiri bisa diartikan sebagai melakukan pembicaraan dengan niat baik untuk kepentingan bersama,” jelasnya.

Foto: Dok Kitapoleng

Spirit yang dikandung dalam subak, tambahnya, tak lepas dari spirit Tri Hita Karana sebagai falsafah hidup mengenai harmonisasi dengan sesama manusia, lingkungan dan Tuhan. Berangkat dari subak pula, film Bhatari Sri menghadirkan ragam tradisi dan kebudayan Bali yang masih bisa disaksikan hingga hari ini; tentang penghormatan terhadap Bhatari Sri yang telah memberikan kelimpahan, tentang pakaian tradisional Bali yang hadir sebagai sebuah karakter atau identitas, juga mengenai Asta Kosala Kosali yang mengatur tata bangunan di Bali yang berkaitan dengan Dewata Nawa Sanga.

“Baik film Wong Gamang maupun Bhatari Sri, diramu dengan memadukan kekuatan visual, tari, musik, dan narasi untuk menciptakan kemasan yang tak hanya menarik, tetapi juga mengandung informasi dan pesan mendalam yang dikreasikan secara artistik dan direspon menggunakan media baru. Untuk tata gerak dan koreografi, dikreasikan oleh Jasmine Okubo,” demikian Dibal.

“Bukan Kupu-Kupu Malam”, Film Mahasiswa ISI Denpasar, Tak Sekadar Tugas Akhir

Menurut koreografer Jasmine Okubo, segala ekspresi yang hadir baik dalam film Wong Gamang maupun Bhatari Sri mengutamakan gestur tubuh serta pola gerak dan dasar tari Bali sebagai yang utama, kemudian dikembangkan menjadi kontemporer. “Kekuatan utama film bertumpu pada visual, ekspresi, koreografi juga narasi. Terima kasih kepada semua artis, seniman, kru, dan seluruh tim yang telah terlibat dalam proses kreatif ini,” pungkasnya. [T][*/Rls/Eka Pranita]

Tags: filmfilm layar lebarmitosmitos bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Senyum Merekah Pedagang “Kuud” Tepi Jalan, Antara Dunia Kedokteran dan Marketing yang Efektif

Next Post

Gél di Nusa Penida, Gélgél di Klungkung dan Gegélan di Bali

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Panen Perdana Padi “Semeton Buleleng”, Komitmen Swasembada Pangan di Buleleng

by tatkala
August 3, 2025
0
Panen Perdana Padi “Semeton Buleleng”, Komitmen Swasembada Pangan di Buleleng

KABUPATEN Buleleng, Bali, menorehkan tonggak baru dalam ketahanan pangan dengan menyelenggarakan panen perdana varietas padi unggulan lokal, Semeton Buleleng, pada...

Read moreDetails

Inovasi Fermentasi Limbah Tandusan Sebagai Pakan Ternak

by Redaksi Tatkala Denpasar
May 15, 2024
0
Inovasi Fermentasi Limbah Tandusan Sebagai Pakan Ternak

DENPASAR | TATKALA.CO – Limbah tandusan (proses pembuatan minyak kelapa secara tradisional ternyata bisa difermentasi untuk makanan ternak. Inovasi itu...

Read moreDetails

Sorgum Makin Populer di Buleleng, Kini Panen Perdana di Desa Telaga

by Redaksi Tatkala Buleleng
April 3, 2024
0
Sorgum Makin Populer di Buleleng, Kini Panen Perdana di Desa Telaga

SORGUM tampaknya makin populer di Buleleng. Banyak petani yang mulai menanamnya, dan makanan berbahan sorgum sudah mulai dikenal. Di Desa...

Read moreDetails

Alih Fungsi Sawah Tidak Terkendali: Subak Hilang, Wisatawan Tidak akan Datang

by Redaksi Tatkala Denpasar
February 6, 2024
0
Alih Fungsi Sawah Tidak Terkendali: Subak Hilang, Wisatawan Tidak akan Datang

DENPASAR | TATKALA.CO --- Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Udayana Prof. Dr. I Wayan Budiasa, S.P., M.P., IPU, ASEAN Eng....

Read moreDetails

Desa Marga Dauh Puri, Tabanan, “Melamar” Sebagai Desa Binaan Fakultas Pertanian Unud

by Redaksi Tatkala Tabanan
January 24, 2024
0
Desa Marga Dauh Puri, Tabanan, “Melamar” Sebagai Desa Binaan Fakultas Pertanian Unud

TABANAN | TATKALA.CO -- Untuk keempat kali Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian (BEM FP Unud) menyelenggarakan Agricamp di Desa Marga...

Read moreDetails

Gagal Panen, Ada Asuransi Pertanian

by Redaksi Tatkala Buleleng
November 8, 2023
0
Gagal Panen, Ada Asuransi Pertanian

KINI ada asuransi untuk petani. Jika panen gagal, petani bisa tenang. Teorinya sesederhana itu. Tapia pa itu asuransi pertanian? Program...

Read moreDetails

Pepaya Bisa Jadi Bahan Bakar Masa Depan

by tatkala
October 16, 2023
0
Pepaya Bisa Jadi Bahan Bakar Masa Depan

PEPAYA termasuk buah tropis yang memiliki kepentingan komersial karena nilai nutrisi dan pengobatannya yang tinggi. Biji dan kulit pepaya yang...

Read moreDetails

Wine dari Jeruk Siam Kintamani

by tatkala
October 13, 2023
0
Wine dari Jeruk Siam Kintamani

WINE bukan hanya dari buah anggur. Kini terdapat upaya pengembangan minuman wine yang diolah dari buah jeruk siam. Pengolahan jeruk...

Read moreDetails

Subak Kulub Atas Tampaksiring Sudah Setahun Kekeringan Tanpa Solusi

by tatkala
September 20, 2023
0
Subak Kulub Atas Tampaksiring Sudah Setahun Kekeringan Tanpa Solusi

BAGAIMANA bisa subak sampai kekeringan? Itu pertanyaan yang aneh. Tapi ada yang lebih aneh, sudah tahu subak mengalami kekeringan, tapi...

Read moreDetails

Intelektual Jepang Memperkenalkan Teknologi Ratoon-rice Kepada Petani Padi di Jatiluwih

by tatkala
September 5, 2023
0
Intelektual Jepang Memperkenalkan Teknologi Ratoon-rice Kepada Petani Padi di Jatiluwih

DI JEPANG tidak ada subak. Itu sudah jelas. Oleh karenanya, saat pengabdian masyarakat di Subak Jatiluwih, Tabanan, mahasiswa Universitas Meiji,...

Read moreDetails
Next Post
Gél di Nusa Penida, Gélgél di Klungkung dan Gegélan di Bali

Gél di Nusa Penida, Gélgél di Klungkung dan Gegélan di Bali

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co