23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

March March March | Komitmen Mendokumentasikan Gagasan Tumbuh di Bidang Bahasa dan Seni

tatkala by tatkala
March 14, 2022
in Lingkungan
March March March | Komitmen Mendokumentasikan Gagasan Tumbuh di Bidang Bahasa dan Seni

Mahima March March March adalah sebuah gerakan sekaligus sebuah perayaan hari jadi Mahima yang lahir di bulan Maret pada tahun 2008 lalu. Mahima March March March pertama kali digelar pada tahun 2018, yang pada awalnya bertujuan merayakan karya tumbuh di kalangan komunitas Mahima. Semua karya tumbuh dipresentasikan dalam bentuk diskusi, peluncuran buku, maupun pembacaan puisi dan pentas teater.

 Ide sederhana ini kemudian dikembangkan menjadi serupa festival, dengan tambahan gagasan seiring penambahan divisi di Mahima, sehingga di tahun 2019-2021 mulai diagendakan pameran buku, pemutaran film dan diskusi film.

Tahun ini lebih special lagi karena Mahima mulai menambahkan divisi penerjemahan. Mahima pun berkembang bukan lagi hanya sebagai satu-satunya penggerak, namun dari Mahima akhirnya muncul komunitas-komunitas seni yang bertumbuh subur dan mengaktifkan geliat seni di Bali bahkan Indonesia.

Tahun ini, maka tahun yang sangat khusus Mahima merayakan pertumbuhan ini sebagai sebuah komunitas berjejaring yang saling menumbuhkan dan saling memberi pengaruh.

Ada lebih dari 20 program di Mahima March March yang digelar sejak hari ini, 14 Maret hingga 31 Maret 2022 bahkan bonus hingga awal April 2022. Semuanya memiliki benang merah yaitu mendokumentasikan gagasan tumbuh di bidang Bahasa dan seni di Indonesia.

 Dari rangkaian gagasan dan karya tumbuh ini akan tercipta sebuah landscape pertumbuhan yang unik dan menarik dan sepatutnya didokumentasikan untuk menjadikannya bekal di masa depan.

Beberapa program Mahima March March March yang akan terselenggara di antaranya adalah sebagai berikut.

1.           

The Art of Wayang and Reality menghadirkan Jero Dalang Sembroli dan Made Adnyana Ole. Panel ini akan membicarakan tentang bagaimana proses pengalihan wahana dari sebuah kisah wayang menjadi pertunjukan yang relevan dan membumi bagi audiens masa kini. Jero Dalang Sembroli adalah dalang muda Bali Utara yang cukup dikenal di masyarakat Buleleng. Jero pentas wayang paling sedikit 5 kali dalam sebulan.

Sementara Made Adnyana Ole adalah jurnalis yang juga pengamat seni. Panel ini juga akan menjembatani sebuah makna dari kisah yang berjarak dengan realita menjadi dapat dijangkau oleh siapa saja. Juga membincangkan kemungkinan storytelling gaya wayang yang lebih sederhana dan memikat. Kemungkinan-kemungkinan adaptasi pertunjukan wayang dengan generasi masa kini yang dinamis. Panel ini diselenggarakan secara offline di Mahima dan live streaming di youtube Mahima.

2.           

Balinese Literature in The Future akan menghadirkan penulis sastra Bali modern yaitu Putu Supartika dan Carma Citrawati. Panel ini akan membincangkan kemungkinan dan peluang sastra Bali modern di dunia sastra nasional dan internasional serta isu-isu menarik yang lahir disana.

Putu Supartika adalah novelis, jurnalis, dan pendiri jurnal sastra Bali modern Suara Saking Bali. Supartika telah melahirkan cerpen-cerpen bernas dan juga novel cerdas “Babi Babi Babi”. Citra adalah penulis perempuan Bali yang terkenal dengan buku kumpulan cerpen Bahasa Balinya “Aud Kelor”. Citra juga aktivis aksara Bali dan aktif di Wikimedia.

3.           

Women and Local Genius in Literature akan menghadirkan Lala Bohang dan Muna Masyari. Panel ini akan berbicara tentang bagaimana identitas dan lokalitas dibungkus dengan apik melalui karya sastra, juga karya visual.

Lala Bohang adalah penulis muda asal Makasar yang menekuni dunia seni visual. Karya terbarunya Waking Up for the First Time adalah jurnal pikirannya yang unik dan istimewa yang digarapnya dengan hati-hati dan kreatif disertai goresan visual. Muna Masyari adalah  penulis asal Madura yang intens menggarap isu-isu lokalitas yang kerap menantang sikap kritis kita sebagai pembaca terkhusus isu-isu perempuan dan ketimpangan gender.

4.           

Indonesian Translation and The Issues  akan berbicara soal isu-isu penerjemahan sastra Indonesia ke Bahasa asing (inggris) dan sebaliknya. Isu tentang white supremacy dalam bidang penerjemahan akan dibahas dengan matang.

Pembicara adalah Sebastian Partogi dan Juli Sastrawan. Sebastian Partogi adalah seorang wartawan dan penerjemah. Dia intens menulis dalam Bahasa asing dan juga bergelut di bidang penerjemahan. Juli Sastrawan adalah novelis dan penerjemah yang banyak menerjemahkan karya-karya sastra klasik.

5.           

Philosophy in Language and Thought akan berbicara tentang peran filosofi dalam konsep berpikir masyarakat terutama menggerakkan dunia dengan Bahasa dan pikiran. Menghadirkan filsuf dan akademisi Saras Dewi yang menulis buku filsafat terbaru Sembahyang Bhuwana, kumpulan esai pendek dan panjang di berbagai media.

 Buku ini adalah sebuah penawaran baru tentang memandang alam semesta, memetakan kemanusiaan dengan lebih arif dan juga menggerakkan pikiran untuk menolong semesta.

6.           

Creative Bookshop and Lifestyle akan bicara soal industry kreatif toko buku dan gaya hidup. Menghadirkan Erma Watson pengelola Littletalks dan juga tim kreatif Ubud Writers and Readers Festival, salah satu festival sastra terbesar di Asia Tenggara. Didampingi oleh Juli Sastrawan sebagai penulis dan penerjemah karya sastra. 

7.           

Women in Art and Society akan menghadirkan Olin Monteiro dan Dayu Ani yang akan membincangkan soal bagaimana peran perempuan di bidang seni dan jejaring yang bergerak di dalamnya dan di antaranya. Olin Monteiro adalah penggerak jejaring seni perempuan Indonesia dan aktivis perempuan. Sedangkan Dayu Ani adalah seorang dosen dan koreografer tari yang karyanya sudah diakui dunia internasional, bahkan koreografinya masuk dalam film The Seen and Unseen karya Kamila Andini yang meraih banyak penghargaan.

8.           

Tarot, Art and Society akan menghadirkan Wulan Dewi Saraswati dan Tika Puspita. Panel ini akan membahas bagaimana tarot mewarnai iklim proses kreatif di bidang seni. Wulan adalah penulis puisi, naskah drama, esais yang kini menekuni tarot. Tika Puspita adalah pemusik dan guru music yang juga menekuni tarot. Keduanya dulu bergiat di Mahima dan kini mendirikan Komunitas Aghumi yang bergerak di bidang tarot dan seni.

9.           

Indonesian Theater and The Future adalah panel yang membincangkan soal teater dan masa depan teater di Indonesia. Menghadirkan Ibed Surgana Yuga yang memiliki sejarah membentuk kelompok seni teater di Yogyakarta dan berjejaring dengan kelompok seni teater Indonesia.

Juga Wayan Sumahardika yang memiliki komunitas Teater Kalangan yang memunculkan alternatif gaya baru berteater. Dari penggiat teater perempuan, juga ada Kadek Sonia Piscayanti yang di tahun 2018 mendapat project Cipta Media Ekspresi dari Ford Foundation dengan 11 Ibu, 11 Panggung, 11 Kisah.

10.         

Book launch “Prinhentemen”, antologi puisi persembahan untuk Bapak yang telah tiada, karya Kadek Sonia Piscayanti yang akan dibedah oleh Ari Dwijayanthi. Ari adalah seorang penulis dan akademisi di STAH N Mpu Kuturan, ia adalah penekun Sastra Jawa Kuno dan Sastra Bali.

11.         

Book launch 2 “Yang Ditonton Yang Dicatat” karya Eka Prasetya yang akan dibedah oleh Putu Mardika, dosen STAH Mpu Kuturan Singaraja. Eka Prasetya sendiri adalah seorang wartawan yang punya perhatian cukup besar pada dunia seni pertunjukan. Buku yang ditulisnya itu adalah catatan tentang seni pertunjukkan yang ditonton saat ia bertugas dan meliput pementasan seni.

12.         

Theatre Performance 1 – Timang Ibu Sinang, naskah Kadek Sonia Piscayanti, dimainkan oleh Desi Nurani. Desi adalah aktor di Komunitas Mahima, kini menjadi guru dan penulis. Tulisannya yang telah diterbitkan adalah Manisan Gula Merah Setengah Gigit.

13.         

Music Poetry Album Launch “Raya Raya Cinta” produksi Komunitas Mahima

14.         

Women and Empowerment, panel ini menghadirkan Sutaningrat Puspa Dewi dan Agung Istri Sari Dewi yang membincangkan peran perempuan dan sebuah kesadaran kolektif perempuan mendukung perempuan. Sutaningrat Puspa Dewi adalah seorang konsultan pendidikan dan seorang ibu. Agung Istri Sari Dewi adalah akademisi, desainer, dan enterprenuer. Sutaningrat dan Agung Istri tergabung dalam kelompok menulis 9 Perempuan.

15.         

Open Mic Poetry adalah sebuah sesi membaca puisi secara hybrid, online dan offline. Beberapa penyair yang diundang adalah Putri Minangsari, Pranita Dewi, Virginia Helzainka, Juli Sastrawan dan komunitas Unspoken Poetry Slam. Putri Minangsari adalah penyair, penari, dan aktivis poetry slam, yang berasal dari Bali Utara.

Pranita Dewi adalah penyair dan seniman dari Denpasar yang telah menerbitkan antologi puisi Pelacur Para Dewa. Virginia Helzainka adalah penulis dan aktivis poetry slam yang telah menerbitkan buku Cocktail, Waves and Archer. Juli Sastrawan adalah penulis novel Kulit Kera Piduka dan antologi cerpen Lelaki Kantong Sperma.

16.         

Book discussion 11 Mothers 11 Souls  adalah diskusi buku 11 Ibu 11 Panggung 11 Kisah yang dibedah oleh Dian Suryantini dan Tini Wahyuni. Dian adalah seorang jurnalis perempuan yang juga aktif di Komunitas Mahima, menulis cerpen dan esai. Tini Wahyuni adalah seorang seniman pelukis, pemusik dan pengamat seni, kini mendalami kesunyian dengan deep inner journey.

17.         

Film screening adalah program Divisi Film Mahima dengan coordinator Kardian Narayana yang menampilkan film-film pendek berkualitas. Kardian Narayana adalah seorang jurnalis dan programmer film yang juga seorang dokumenteris, berproses di bidang film documenter.

18.         

Novel Art Performance adalah sebuah pementasan Cok Sawitri yang menampilkan pembacaan novel Rarung secara visual digital. Cok Sawitri adalah penulis perempuan yang produktif berkarya. Karya terbarunya adalah Trilogi Jirah.

19.         

Women, Power and Social Changes adalah panel diskusi yang menghadirkan Irina Cristea Savu dan Sanne Breimer yang membincangkan bagaimana perempuan dan kekuatannya dapat memberikan perubahan dalam masyarakat.

Irina Savu adalah antropolog dari universitas di Jerman yang menulis disertasi soal perempuan Bali dan sikap mereka terhadap situasi sosial. Sanne Breimer adalah jurnalis asal Belanda yang menggerakkan jurnalisme anti kolonialisme atau decolonization yang memberi posisi tawar bagi suara marginal dan terpinggirkan.

20.         

Androgyny in Literature adalah sebuah panel diskusi tentang sastra androgini di Indonesia. Menghadirkan Stebby Julionatan dan Royyan Julian, dua penulis muda Indonesia yang kini sedang mendalami isu androgyny dalam tulisan-tulisannya.

 Stebby sedang menempuh studi magister bidang gender di Universitas Indonesia. Royyan Julian adalah penulis asal Madura yang menggali isu-isu lokalitas dalam cerpen maupun puisinya.

21.         

Workshop on Creative Writing adalah sesi workshop menulis kreatif bersama Stebby Julionatan dan Royyan Julian

22.         

Book exhibition adalah pameran buku-buku terbitan Mahima Institute Indonesia. [T]

Tags: Komunitas MahimaMahima March March March 2022sastraSeni
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Tiga Cerpen Gunawan Maryanto | Tiga Pertunjukan Imajiner

Next Post

HUT Kota Singaraja | Lomba Teater dan Fragmen Tari Tentang Rai Srimben Ibunda Bung Karno

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

by Ni Luh Gde Sari Dewi Astuti
June 11, 2026
0
Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

KOMITMEN dalam menjaga kelestarian lingkungan terus ditunjukkan oleh Fakultas Vokasi Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPB Internasional). Melalui Program Studi...

Read moreDetails

Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

by Nyoman Budarsana
June 6, 2026
0
Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan bersama WWF-Indonesia, Konservasi Indonesia, GIZ Indonesia, CTI-CFF, Coral Triangle Center, Yayasan Pesisir Lestari, dan Coca-Cola Europacific...

Read moreDetails

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

by Son Lomri
April 21, 2026
0
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

by tatkala
March 29, 2026
0
Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

SEBANYAK lebih dari 100 orang melakukan penanaman pohon di kawasan Danau Tamblingan, Buleleng, Bali, Sabtu, 28 Maret 2026. Mereka berasal...

Read moreDetails

Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

by Radha Dwi Pradnyani
February 22, 2026
0
Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

RUMAH kecil bernomor 76 di pinggir Jalan Sudirman, Singaraja, tepatnya di Kelurahan Banyuasri, Kabupaten Buleleng, Bali, siang itu mendadak ramai....

Read moreDetails

Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

by tatkala
September 1, 2025
0
Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

TIGA orang perwakilan pemimpin Desa Luang Barat dan Desa Luang  Timur, Maluku Barat Daya, mengikuti kegiatan Sekolah Lapang di Turtle...

Read moreDetails

Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

by tatkala
March 23, 2025
0
Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

NGUSABA Kadasa Pura Ulun Danu Batur tahun Saka 1947 (tahun 2025) akan dimulai pada Tilem Kasanga, 28 Maret 2025. Selama...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

by tatkala
March 19, 2025
0
Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

INI benar-benar kolaborasi internasional antara mahasiswa dan komunitas di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng-Bali. Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang (PBJ)...

Read moreDetails

12.000 Pohon untuk Kurangi Emisi Karbon – Ini Program HUT ke-12 AirNav Indonesia

by tatkala
September 3, 2024
0
12.000 Pohon untuk Kurangi Emisi Karbon – Ini Program HUT ke-12 AirNav Indonesia

PERUBAHAN iklim semakin mendesak perhatian global, didorong oleh emisi karbon yang kian meningkat. Hal ini tak hanya mengancam lingkungan, tetapi...

Read moreDetails

Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih di Jembrana Kini Menjaga Penyu dengan “Adopt Nest Technology”

by tatkala
July 27, 2024
0
Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih di Jembrana Kini Menjaga Penyu dengan “Adopt Nest Technology”

“Adopt Nest Technology (ANT), sebuah program ekoeduwisata pionir berbasis sains dan Internet of Things (IOT), diluncurkan untuk memantau dan memitigasi...

Read moreDetails
Next Post
HUT Kota Singaraja | Lomba Teater dan Fragmen Tari Tentang Rai Srimben Ibunda Bung Karno

HUT Kota Singaraja | Lomba Teater dan Fragmen Tari Tentang Rai Srimben Ibunda Bung Karno

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026

DRAMA gong ternyata masih memiliki tempat di hati masyarakat Bali. Hal itu terlihat saat Sanggar Seni Nong Nong Kling dari...

by Nyoman Budarsana
June 23, 2026
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara
Budaya

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

by tatkala
June 23, 2026
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng
Khas

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026
’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co