Sepintas
Kita pernah berjumpa meski sesaat
dari pagi yang masih terasa berat
sampai langit semakin gemerlap
dan lampu jalan redup perlahan, padam
Ku dengar dari kejauhan
derap suara orang berlalu lalang
begitulah suasana ramai pasar
bersemangat menurunkan barang
Ada yang berteriak memanggil-manggil orang
Ada yang cemas saban hari harus berhutang
Sepintas aku mengenalinya
raut wajah yang tak lagi kencang dan muda
badannya kurus dan terlihat sangat desa
Sepintas aku memikirkannya
meski ini tak penting-penting amat
bagaimana jika wajah seorang pejabat besar
memiliki nasib seperti kuli panggul pasar
Sepintas aku tak mau menggurui
tentang siapakah
diriku yang lain ini
(Jakarta, 2026)
Omong Kosong
Di podium tinggi itu
kata disulap angan
tepuk tangan semakin riuh
semakin kabur arah tujuan
Apa yang mereka bilang terkesan klise
“demi rakyat kecil”
begitu ujarnya menggebu
sambil lalu menimbang kursi
duduk empuk di ruang ber-AC
Kias bahasa dibikin berlapis-lapis
agar sambutan terdengar lebih manis
omong kosong ini bukanlah tanpa suara
sungguh begitu nyaring dan penuh istilah
angka menari, data bersolek
rapat panjang, hasilnya pendek
yang penting rilis, yang penting framing
substansi tipis asalkan trending
Ketika hujan turun begitu derasnya
yang terdampak bencana
tetaplah rakyat tanpa metafora
jika kata tak lagi menumbuhkan makna
sudah saatnya tak perlu banyak bicara
dan sungguh – sungguh bekerja
(Jakarta, 2026)
Hipokrit
Di depan kamera mereka berjabat tangan
senyum dipoles setebal perjanjian
kilat lampu sorot penuh dengan pencitraan
demi mengubah garis nasib seseorang
Pidato mereka rapi dan beraroma damai
kata kemanusiaan diulang seperti mantra
kaki – kaki kepentingan sungguh lihai menari
hitung keuntungan jauh dari sejahtera
Yang kuat berbicara tentang stabilitas
yang lemah diminta ekstra bekerja keras
di balik meja perundingan
sebagian pihak membuat aturan
tapi, pemenang sudah ditentukan
jauh sebelum di mulai permainan
Negara-negara berkembang
tak ubahnya seperti angka ikut
tumbuh mewarisi jargon berulang
tinggalkan debu dan laporan akhir tahun
Mereka terus menari di atas senyuman palsu
menyebut ambisi sebagai kealpaan semu
dunia sedang tak butuh lagi berperang
hanya menanti datangnya pemimpin sejati
yang berani berhenti untuk menginjak
yang mau mendengar lebih banyak
(Jakarta, 2026)
Puluhan Tahun
Di ruang kelas cat mengelupas
sebagian tampak memudar
terbengkalai begitu lamanya
tanpa ada yang sadar
Para siswa duduk rapi menghafal
bukan bertanya, bukan memahami
bagaimana kandungan nutrisi
di anggap benar-benar bergizi
Guru berjalan di antara idealisme dan administrasi
tangan sibuk dengan tumpukan laporan
sementara hati ingin memberikan pengajaran
manakala nilai dijadikan indikator presisi
sesat pikiran dan berujung pada penyesalan
Pendidikan disebut investasi masa depan
tapi kenyataannya tidaklah demikian
yang kritis di redam demi ketertiban
yang patuh dapat pujian sebagai teladan
Di kota,
pendidikan berlomba fasilitas
sementara di desa
harus bertahan dengan sejuta harapan
Kesempatan tak pernah benar-benar setara
Ilmu yang seharusnya membebaskan
namun kini sekadar menyesuaikan
Sampai puluhan tahun lamanya
Sistem ini tidak pernah tersentuh
hanya terbengkalai oleh slogan kebijakan
“reformasi” yang tak pernah terselesaikan
(Jakarta, 2026)
Bertukar Pilu
Apakah kalian pernah membayangkan?
wajah yang sama dengan luka lebam
kulit mengkerut tanpa pemanis hiasan
bertukar peran dan juga jabatan
seolah kemampuannya sangat dibutuhkan
tanpa harus memakai jalur orang dalam
Apakah mereka masih mau mendengar?
sulitnya mencari lapangan pekerjaan
hidup layak dengan penuh pengabdian
banyak media yang antre memberitakan
tentang pembangunan dan juga pemerataan
tapi sayang,
ini hanyalah sebuah angan-angan
Tentu ini bukanlah lagu cinta masa remaja
yang penuh dengan rayuan dan gombalan
selayaknya perempuan yang sedang kasmaran
dan berharap pangerannya akan datang
Apakah kalian benar-benar mau bertahan?
bertukar pilu sampai suatu nanti
nasib berpihak entah di tahun kapan
(Jakarta, 2026)
Penulis: Made Bryan Mahararta
Editor: Adnyana Ole



























