14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mobil Klasik Melayang, Made Metera Senang – [Gotong-Royong Tanggulangi Covid-19]

tatkala by tatkala
April 9, 2020
in Pertanian
Mobil Klasik Melayang, Made Metera Senang – [Gotong-Royong Tanggulangi Covid-19]

Mobil Corolla dan Gde Made Metera

I Gde Made Metara, akademisi yang Rektor Universitas Panji Sakti Singaraja, yang juga penulis kolom di tatkala.co. dengan sukarela dan ikhlas menjual mobil kesayangannya yang sudah menemaninya sejak bertahun-tahun. Mobil itu, Corolla buatan Toyota tahun 1997, terjual Rp 21,5 juta. Dan semuanya didonasikan untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) dan masker bagi petugas medis yang menjadi tim penanganan Covid-19 di RSUD Buleleng, juga untuk sebuah organisasi di Denpasar.

Proses penjualan Corolla itu cukup unik dan dilakukan lewat facebook. Begini alurnya:

Pada 30 Maret pukul 09.01 ia mulai umumkan penjualaan.

Corolla Klasik Donasi Menghambat Covid 19

Bagi para Dermawan dan Donatur kemanusiaan, Corolla Klasik tahun 1977 ini dijual untuk donasi menghambat Covid 19. Bodi sesuai tampilan. Mesin sudah rekondisi kembali standar. Surat lengkap. Seluruh hasil penjualan untuk donasi menghambat Covid 19.

Pada 1 April pukul 18.58 ia kemudian menulis:

Dengan Donasi Corolla Klasik Mencegah Penularan Corona

Setelah tiga hari ditawarkan, tadi pagi seorang Dermawan dan Donatur kemanusiaan dan sahabat yang segera pensiun, menawar dengan harga 20 juta rupiah. Nilai itu belum mencapai separuh dari biaya untuk mewujudkan Corolla klasik ini.

Jika ada Dermawan dan Donatur kemanusiaan yang bersedia membayar lebih, Corolla klasik ini akan dilepas agar bisa lebih banyak dan segera seluruhnya didonasikan untuk keperluan pencegahan penularan Covid 19.

Sahabat yang tadi pagi menawar 20 juta rupiah, mohon direlakan kalau ada Dermawan yang berkenan membayar lebih. Kalau tidak ada silakan diambil Corolla klasik ini, agar dananya segera bisa didonasikan

Pada 5 April pukul 12.18 ia menulis perkembangan penjualannya: 

Corolla Klasik untuk Donasi Sudah Terjual

Sejak diuanggah di Fb tanggal 30 Maret dan 1 April 2020 Corolla Klasik untuk donasi pencegahan penularan Covid 19, ada sejumlah Dermawan peminat yang menawar. Sejumlah peminat menyatakan minat melalui inbox. Dua peminat mengecek langsung kondisi mobil. Satu peminat datang dari Denpasar. Satu lagi datang dari Bangli.

Di antara Dermawan peminat, penawar terendah dengan harga 20 juta rupiah. Penawar tertinggi dengan harga 21,5 juta rupiah. Kedua peminat yang mengajukan penawaran itu sudah mengajukan nilai penawaran sebelum mengecek kondisi mobil. Mereka hanya melihat dari foto-foto Corolla Klasik yang diunggah di Fb dan yang dikirim ke WA.

Walau nilai yang diajukan oleh peminat belum sebanding dengan biaya yang telah dikeluarkan untuk mewujudkan Corolla Klasik itu yang mencapai 50 juta rupiah, saya lepas mobil kesayangan itu untuk peminat dengan penawar tertinggi 21,5 juta. Saya minta peminat itu datang dan mengambil Corolla Klasik itu, karena saya ingin segera mendonasikan dananya untuk kepentingan pencegahan penularan Covid 19.

Pagi tadi Dermawan itu datang mengambil Corolla Klasik itu. Dia membayar 21 juta rupiah. Sisanya 500 ribu rupiah dia minta untuk bekal pulang. Oleh karena dia terus terang bilang meminta, saya berikan walau permintaan awalnya 21, 5 juta rupiah. Singkatnya Corolla klasik itu laku 21 juta rupiah.

Semua itu perlu diceritrakan sebagai akuntabilitas publik, karena awalnya penjualannya disampaikan ke publik. Sebelum Corolla itu diambil dan dibayar, kemarin sudah saya donasikan dan 5,9 juta rupiah ke sebuah organisasi di Denpasar untuk kepentingan pencegahan penularan Covid 19.

Sekarang masih ada sisa dana penjualan Corolla itu sejumlah 15, 1 juta rupiah. Sisa dana ini sesuai niat awal saya akan didonasikan seluruhnya untuk kepentingan pencegahan penularan Covid 19.

Adakah pembaca, rekan Fb yang merekomendasikan organisasi di Buleleng yang perlu diberi donasi untuk pencegahan penularan Covid 19? Sehingga seluruh penjualan Corolla Klasik itu didonasikan untuk kepentingan pencegahan Covid 19, walaupun nilai penjualannya tidak banyak.

Terima kasih kepada Dermawan yang telah bersedia membayar Corolla Klasik seharga 21 juta rupiah. Semoga wabah Covid 19 segera berakhir. 

Akhirnya, pada 9 Maret 2020 sore, ia mengunggah foto APD dan masker disertai ucapan terima kasih:

Donasi Penjualan Corolla Diserahkan ke Tim Covid 19 RSUD Buleleng

Hari ini sudah diserahkan donasi ke Tim Covid 19 RSUD Buleleng sebagai wujud ikut gotong royong dalam pencegahan penularan Covid 19.
1. Baju APD 20 PCS
2. Masker N95 40 PCS
3. Masker Ear Loop 200 PCS

Semuanya senilai 15,08 juta rupiah.
Telah ditransfer ke rekanan pengadaan 15, 1 juta rupiah.

Sebelumnya sudah didonasikan 5, 9 juta rupiah ke suatu organisasi di Denpasar.

Akhirnya semua hasil penjualan Corolla klasik senilai 21 juta rupiah sudah tersalurkan. Pemberitahuan ini semata sebagai akuntabilitas publik.

Saya merasa lega. Sekali lagi terima kasih kepada Dermawan pembeli Corolla klasik. Semoga mobil itu bermanfaat untuk Bapak. Semoga juga Covid 19 segera berakhir atas wara nugraha Hyang Widhi. (09042020).

Gotong Royong

Sebagaimana dimuat di Radar Bali,  Made Metera menjelaskan mobil Corolla klasik kesayangan ia jual lantaran ingin ikut bergotong-royong dan terlibat dalam pencegahan penularan Covid-19.

“Kalau dalam hal pencegahan Covid-19, saya  tidak memiliki keterampilan untuk melakukan hal itu. Saya memiliki Corolla Klasik yang saya sukai. Maka itu yang saya jual agar bisa ikut donasi untuk mencegah penularan Covid 19,” ungkap Made Metera yang kini juga menjabat sebagai Plt Ketua PHDI Buleleng.

Lanjut Made Metera, menjual Corolla tua tidak mudah kecuali kepada penggemar. Sehingga ia unggah diakun FB miliknya. Hanya cara itu dengan cepat menjual mobil yang sudah 7 tahun menemaninya. “Saya tidak akan unggah di Fb karena saya tidak ingin publikasi. Hanya saja ini demi rasa kemanusia untuk membantu sesama yang membutuhkan ditengah pandemi virus korona,” imbuhnya.

Penulis Buku

Made Metera mengatakan, banyak tersimpan kenangan dari mobil klasik yang ia jual untuk donasi pencegahan Covid-19. Mulai dari mobil Corolla klasik setiap hari dia awasi sendiri di bengkel saat merestorasi tahun 2013 lalu. “Hampir setiap hari saya mengunjungi bengkel untuk melihat proses restorasi mengembalikan ke bentuk asalnya,” kata Made Metera.

Namun yang berkesan dari mobil corolla klasik tersebut, menemani ketika ia ke pentai di pagi hari untuk olah raga. Kemudian sehabis jalan pagi di Eks Pelabuhan Buleleng.

Mobil itu juga menemani dia ketika sedang menulis di HP, termasuk menulis status facebook dan kolom di tatkala.co.  “Saya menulis di bawah patung pahlawan Eks pelabuhan Buleleng yang menjolok ke laut. Tulisan-tulisan itu sekarang sudah terkumpul menjadi buku dengan judul “Rakyat Bukan Papan Begesting” yang diterbitkan Mahima Institute Indonesia. Proses penulisan itu ditemani oleh mobil tua itu,” kenang Made Metera.

Saat ini bukunya juga sedang naik cetak, berjudul “Perempuan, Bukan Hanya di Sumur, Dapur,
dan Kasur” yang juga diterbitkan Mahima Institute Indonesia.

Dengan uang donasi pencegahan Covid-19 mudah-mudahan dapat membantu masyarakat dan pemerintah. “Dan saya berharap lebih banyak lagi masyarakat yang peduli,” kata Metera.

Tags: covid 19gotong royong
Share51TweetSendShareSend
Previous Post

Jauhkan Pandemi dari Politik

Next Post

Karena Bersih dan Indah Tak Dicapai dengan Berserah | Kabar dari Jepang

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Panen Perdana Padi “Semeton Buleleng”, Komitmen Swasembada Pangan di Buleleng

by tatkala
August 3, 2025
0
Panen Perdana Padi “Semeton Buleleng”, Komitmen Swasembada Pangan di Buleleng

KABUPATEN Buleleng, Bali, menorehkan tonggak baru dalam ketahanan pangan dengan menyelenggarakan panen perdana varietas padi unggulan lokal, Semeton Buleleng, pada...

Read moreDetails

Inovasi Fermentasi Limbah Tandusan Sebagai Pakan Ternak

by Redaksi Tatkala Denpasar
May 15, 2024
0
Inovasi Fermentasi Limbah Tandusan Sebagai Pakan Ternak

DENPASAR | TATKALA.CO – Limbah tandusan (proses pembuatan minyak kelapa secara tradisional ternyata bisa difermentasi untuk makanan ternak. Inovasi itu...

Read moreDetails

Sorgum Makin Populer di Buleleng, Kini Panen Perdana di Desa Telaga

by Redaksi Tatkala Buleleng
April 3, 2024
0
Sorgum Makin Populer di Buleleng, Kini Panen Perdana di Desa Telaga

SORGUM tampaknya makin populer di Buleleng. Banyak petani yang mulai menanamnya, dan makanan berbahan sorgum sudah mulai dikenal. Di Desa...

Read moreDetails

Alih Fungsi Sawah Tidak Terkendali: Subak Hilang, Wisatawan Tidak akan Datang

by Redaksi Tatkala Denpasar
February 6, 2024
0
Alih Fungsi Sawah Tidak Terkendali: Subak Hilang, Wisatawan Tidak akan Datang

DENPASAR | TATKALA.CO --- Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Udayana Prof. Dr. I Wayan Budiasa, S.P., M.P., IPU, ASEAN Eng....

Read moreDetails

Desa Marga Dauh Puri, Tabanan, “Melamar” Sebagai Desa Binaan Fakultas Pertanian Unud

by Redaksi Tatkala Tabanan
January 24, 2024
0
Desa Marga Dauh Puri, Tabanan, “Melamar” Sebagai Desa Binaan Fakultas Pertanian Unud

TABANAN | TATKALA.CO -- Untuk keempat kali Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian (BEM FP Unud) menyelenggarakan Agricamp di Desa Marga...

Read moreDetails

Gagal Panen, Ada Asuransi Pertanian

by Redaksi Tatkala Buleleng
November 8, 2023
0
Gagal Panen, Ada Asuransi Pertanian

KINI ada asuransi untuk petani. Jika panen gagal, petani bisa tenang. Teorinya sesederhana itu. Tapia pa itu asuransi pertanian? Program...

Read moreDetails

Pepaya Bisa Jadi Bahan Bakar Masa Depan

by tatkala
October 16, 2023
0
Pepaya Bisa Jadi Bahan Bakar Masa Depan

PEPAYA termasuk buah tropis yang memiliki kepentingan komersial karena nilai nutrisi dan pengobatannya yang tinggi. Biji dan kulit pepaya yang...

Read moreDetails

Wine dari Jeruk Siam Kintamani

by tatkala
October 13, 2023
0
Wine dari Jeruk Siam Kintamani

WINE bukan hanya dari buah anggur. Kini terdapat upaya pengembangan minuman wine yang diolah dari buah jeruk siam. Pengolahan jeruk...

Read moreDetails

Subak Kulub Atas Tampaksiring Sudah Setahun Kekeringan Tanpa Solusi

by tatkala
September 20, 2023
0
Subak Kulub Atas Tampaksiring Sudah Setahun Kekeringan Tanpa Solusi

BAGAIMANA bisa subak sampai kekeringan? Itu pertanyaan yang aneh. Tapi ada yang lebih aneh, sudah tahu subak mengalami kekeringan, tapi...

Read moreDetails

Intelektual Jepang Memperkenalkan Teknologi Ratoon-rice Kepada Petani Padi di Jatiluwih

by tatkala
September 5, 2023
0
Intelektual Jepang Memperkenalkan Teknologi Ratoon-rice Kepada Petani Padi di Jatiluwih

DI JEPANG tidak ada subak. Itu sudah jelas. Oleh karenanya, saat pengabdian masyarakat di Subak Jatiluwih, Tabanan, mahasiswa Universitas Meiji,...

Read moreDetails
Next Post
Karena Bersih dan Indah Tak Dicapai dengan Berserah | Kabar dari Jepang

Karena Bersih dan Indah Tak Dicapai dengan Berserah | Kabar dari Jepang

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co