13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Manfaat Lain [Boleh Dianggap Unik] Shortcut Singaraja-Denpasar: Selfie, Balap Liar, dll…

tatkala by tatkala
January 27, 2020
in Pertanian
Manfaat Lain [Boleh Dianggap Unik] Shortcut Singaraja-Denpasar: Selfie, Balap Liar, dll…

Ilustrasi Tatkala [Arik]

Dua titik jalan baru yang menghubungkan Singaraja-Denpasar via Bedugul via Mengwitani diresmikan Gubernur Bali I Wayan Koster, Senin 30 Desember 2019.  Jangan tanya apakah manfaat shortcut itu sudah dirasakan pengguna jalan, misalnya orang bisa sampai lebih cepat di tujuan. Atau shortcut bisa membei dampak signifikan terhadap kunjungan wisatawa ke Bali Utara.

Jangan tanya itu, karena shortcut termasuk “barang baru” di dunia tranportasi saat ini, sehingga tentu manfaatnya tak bisa dirasa dalam waktu hanya sebulan.

Jadi, lupakan manfaat utama, mari lihat manfaat lain dari jalan mulus itu. Belum sebulan diresmikan ternyata eh ternyata, jalur mulus dengan tikungan yang seksi itu dimanfaatkan oleh pengguna jalan untuk hal-hal di luar tujuan utama.

Dimanfaatkan untuk apa saja jalur shortcut itu selama sebulan ini?

1.      Selfie

Begitu jalur shortcut itu dibuka dan pengguna jalan disilakan untuk lewat, banyak pengguna jalan sengaja berhenti di beberapa  titik, misalnya berhenti di jembatan yang cukup panjang di antara Desa Wanagiri dan Pegayaman. Jembatan sepanjang 201 meter itu tiba-tiba menjadi spot selfie.

Banyak pengguna jalan berhamburan keluar dari mobil, atau turun dari sepeda motor, lalu mengeluar HP, bergaya, dan cekrek. Mereka mengaplud di media social, sehingga foto-foto mereka terpampang di facebook atau Instagram. Caption-nya, antara lain, “Menikmati jalur shortcut!”

Yang tak berhenti, biasanya menyelenggaran siaran langsung lewat video HP di medosos sambil tetap di dalam mobil yang sedang berjalan pelan-pelan. Lalu mereka mengucapkan kata-kata seakan-akan mereka reporter TV yang sedang meliput sesuatu yang unik dan baru. Shortcut memang barang baru yang unik.  

2.      Parkir Sembarangan

Jembatan shortcut di wilayah Wanagiri/Pegayaman memang titik spot yang indah untuk berhenti dan selfie. Di kiri-kanan jalan tampak perbukitan dan jurang menghijau. Tapi jembatan bukanlah tempat untuk mobil berhenti. Bahkan tanpa harus dipasangi rambu-rambu pun penggunakan jalan harusnya sudah tahu bahwa kendaraan tak boleh berhenti di atas jembatan.

Namun, untuk memberi petunjuk lebih jelas, di jembatan tersebut dipasangi marka jalan alias garis-garis jalan,  yakni garis-garis membentuk segitiga atau bergerigi dengan warna kuning. Dalam peraturan Menteri Perhubungan Nomor 34 tahun 2014 tentang marka jalan, disebutkan bahwa larangan parkir atau berhenti di jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 39 huruf b, dinyatakan dengan garis berbiku-biku (bergerigi) berwarna kuning. Pengendara dilarang parkir maupun berhenti di atas garis markah berbiku-biku ini.

Nyatanya, di atas garis berbiku-biku itulah warga pengguna jalan parkir, untuk kemudian selfie atau kadang hanya untuk duduk-duduk di atas trotoar. Kadang ada yang membuka makanan atau sekadar merokok.

3.      Buang Sampah

Beberapa hari setelah diresmikan, jalur shortcut, terutama di kawasan jembatan di jalur shortcut titik 5-6, atau wilayah Wanagiri/Pegayaman, terlihat sampah berserakan. Foto sampah itu sempat diposting oleh sejumlah nitezen di media sosial seperti di facebook.

4.      Balap Liar

Jalur shortcut 5-6 di ruas Jalan Raya Singaraja-Denpasar, belakangan tampaknya dimanfaatkan oleh para pembalap liar untuk melakukan balapan di jalur itu. Aksi balap liar itu kerap dikeluhkan warga. Biasanya balap liar terjadi mulai pukul 22.00 malam hingga pukul 02.00 dini hari. Warga pun sudah beberapa kali membubarkan aksi balap liar itu.

Dengan adanya pemanfaatan secara liar oleh pembalap liar itu, polisi pun mempertimbangkan opsi mendirikan pos pantau di kawasan tersebut, guna mengantisipasi gangguan keamanan yang terjadi. Salah seorang warga, Ketut Cuntaka mengungkapkan, sejak jalur itu dibuka untuk umum, kerap dijadikan lokasi peristirahatan oleh warga. Sementara pada sore hari, sering digunakan tempat nonkrong kalangan pemuda.

“Kadang malam juga ada. Saya dengan security di sini sering suruh mereka pulang. Khawatirnya kan kalau dibiarkan nanti jadi jalur rawan (kriminal). Selama ini sih mereka masih menurut,” kata Cuntaka sebagai ditulis Radar Bali.

5.      Nongkrong Malam-malam

Jalan shortcut titik 5-6 di wilayah perbatasan Dewa Wanagiri dan Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, ini juga dimanfaatkan untuk nongkrong bagi kelompok-kelompok pemuda pada malam hari. Kalau hanya nongkrong saja sih tak apa-apa. Namun tampaknya kegiatan itu mulai menimbulkan kekhawatiran warga.

Bukti, ada berita di media massa, kalau pada suatu malam, sepasang suami istri (pasutri) sempat mengalami penghadangann di jembatan shortcut. Mereka mengaku dihadang oleh sekelompok pemuda yang membuat palang dengan sepeda motornya melintang di tengah jalan.

Pasca informasi penghadangan yang dilaporkan oleh warga Desa Gitgit di shortcut titik 5-6 Singaraja-Denpasar wilayah Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Polres Buleleng turun langsung melakukan pengawasan. Namun belakangan diinformasikan bahwa tak ada penghadangan pada malam itu, meski diakui pada malam itu terdapat anak-anak muda yang sedang nongkrong bersama motor mereka di atas jembatan.

6. Jualan Duren

Terakhir, yang cukup norak, ternyata shortcut itu sudah ada yang memanfaatkan untuk jualan durian. Waduuuuh…[T] [ole, dari sejumlah sumber]

Tags: Shortcut Denpasar SingarajaSingaraja-Denpasar
Share22TweetSendShareSend
Previous Post

Asal Mula Lalat Punya Mulut Penghisap, Main di Sampah dan Makan Kotoran

Next Post

Tulisan Berat-Ringan Made Metera dalam Buku “Rakyat Bukan Papan Begesting”

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Panen Perdana Padi “Semeton Buleleng”, Komitmen Swasembada Pangan di Buleleng

by tatkala
August 3, 2025
0
Panen Perdana Padi “Semeton Buleleng”, Komitmen Swasembada Pangan di Buleleng

KABUPATEN Buleleng, Bali, menorehkan tonggak baru dalam ketahanan pangan dengan menyelenggarakan panen perdana varietas padi unggulan lokal, Semeton Buleleng, pada...

Read moreDetails

Inovasi Fermentasi Limbah Tandusan Sebagai Pakan Ternak

by Redaksi Tatkala Denpasar
May 15, 2024
0
Inovasi Fermentasi Limbah Tandusan Sebagai Pakan Ternak

DENPASAR | TATKALA.CO – Limbah tandusan (proses pembuatan minyak kelapa secara tradisional ternyata bisa difermentasi untuk makanan ternak. Inovasi itu...

Read moreDetails

Sorgum Makin Populer di Buleleng, Kini Panen Perdana di Desa Telaga

by Redaksi Tatkala Buleleng
April 3, 2024
0
Sorgum Makin Populer di Buleleng, Kini Panen Perdana di Desa Telaga

SORGUM tampaknya makin populer di Buleleng. Banyak petani yang mulai menanamnya, dan makanan berbahan sorgum sudah mulai dikenal. Di Desa...

Read moreDetails

Alih Fungsi Sawah Tidak Terkendali: Subak Hilang, Wisatawan Tidak akan Datang

by Redaksi Tatkala Denpasar
February 6, 2024
0
Alih Fungsi Sawah Tidak Terkendali: Subak Hilang, Wisatawan Tidak akan Datang

DENPASAR | TATKALA.CO --- Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Udayana Prof. Dr. I Wayan Budiasa, S.P., M.P., IPU, ASEAN Eng....

Read moreDetails

Desa Marga Dauh Puri, Tabanan, “Melamar” Sebagai Desa Binaan Fakultas Pertanian Unud

by Redaksi Tatkala Tabanan
January 24, 2024
0
Desa Marga Dauh Puri, Tabanan, “Melamar” Sebagai Desa Binaan Fakultas Pertanian Unud

TABANAN | TATKALA.CO -- Untuk keempat kali Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian (BEM FP Unud) menyelenggarakan Agricamp di Desa Marga...

Read moreDetails

Gagal Panen, Ada Asuransi Pertanian

by Redaksi Tatkala Buleleng
November 8, 2023
0
Gagal Panen, Ada Asuransi Pertanian

KINI ada asuransi untuk petani. Jika panen gagal, petani bisa tenang. Teorinya sesederhana itu. Tapia pa itu asuransi pertanian? Program...

Read moreDetails

Pepaya Bisa Jadi Bahan Bakar Masa Depan

by tatkala
October 16, 2023
0
Pepaya Bisa Jadi Bahan Bakar Masa Depan

PEPAYA termasuk buah tropis yang memiliki kepentingan komersial karena nilai nutrisi dan pengobatannya yang tinggi. Biji dan kulit pepaya yang...

Read moreDetails

Wine dari Jeruk Siam Kintamani

by tatkala
October 13, 2023
0
Wine dari Jeruk Siam Kintamani

WINE bukan hanya dari buah anggur. Kini terdapat upaya pengembangan minuman wine yang diolah dari buah jeruk siam. Pengolahan jeruk...

Read moreDetails

Subak Kulub Atas Tampaksiring Sudah Setahun Kekeringan Tanpa Solusi

by tatkala
September 20, 2023
0
Subak Kulub Atas Tampaksiring Sudah Setahun Kekeringan Tanpa Solusi

BAGAIMANA bisa subak sampai kekeringan? Itu pertanyaan yang aneh. Tapi ada yang lebih aneh, sudah tahu subak mengalami kekeringan, tapi...

Read moreDetails

Intelektual Jepang Memperkenalkan Teknologi Ratoon-rice Kepada Petani Padi di Jatiluwih

by tatkala
September 5, 2023
0
Intelektual Jepang Memperkenalkan Teknologi Ratoon-rice Kepada Petani Padi di Jatiluwih

DI JEPANG tidak ada subak. Itu sudah jelas. Oleh karenanya, saat pengabdian masyarakat di Subak Jatiluwih, Tabanan, mahasiswa Universitas Meiji,...

Read moreDetails
Next Post
Tulisan Berat-Ringan Made Metera dalam Buku “Rakyat Bukan Papan Begesting”

Tulisan Berat-Ringan Made Metera dalam Buku “Rakyat Bukan Papan Begesting”

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026
Khas

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co