6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

In Memoriam Agung Brawida – Singa Buldog itu Pergi Menjelang HUT Kota Singaraja yang Dicintainya

tatkala by tatkala
March 10, 2019
in Khas
In Memoriam Agung Brawida – Singa Buldog itu Pergi Menjelang HUT Kota Singaraja yang Dicintainya

Agung Brawida dengan latar belakang foto Sastrawan Pandji Tisna (Foto: Istimewa)

Singa, Singaraja, Kota Pusaka, Bali Dwipa

Singa, Singaraja,  gunung dan laut menjagamu

Buleleng Dogen, nyegara gunung, Bumi Panji Sakti

___

Lirik lagu Singa Buldog (Buleleng Dogen) hampir selalu dinyanyikan seniman Anak Agung Ngurah Brawida dalam setiap acara sastra atau acara kesenian, baik digelar di Puri Agung Singaraja maupun yang digelar di Puri Manggala di Lovina. Lagu yang digubah sekitar tahun 2013 memang seperti lagu wajib untuk menyatakan kecintaan sang seniman kepada Kota Singaraja dan Raja Panji Sakti sebagai pendiri kota itu.

Lagu itu memang diciptakan untuk menyambut HUT ke-409 Kota Singaraja, 30 Maret tahun 2013. Tentu diciptakan dengan serius sebagai bentuk dedikasinya yang tiada tara terhadap kota kelahirannya. Pada perayaan HUT Kota Singaraja di tahun-tahun berikutnya, lagu itu selalu dinyanyikan dalam setiap perayaan yang digelar di Puri atau di Lovina.

Bahkan lagu itu sudah direkam dan diunggah lewat akun Youtube pribadinya. Pada caption video itu tertulis:   

A song dedicated to I GUSTI ANGLURAH PANDJI SAKTI, The founding Father of The Kingdom of Buleleng, North Bali and SINGARAJA, the capital city, and also to all people of Singaraja, Buleleng, Bali in celebrating the anniversary of Singaraja on 30 March 2013.

Dibanding lagu lain yang diciptakannya, lagu Singa Buldog ini selalu dinyanyikan dengan cara lebih bersemangat dan penuh perasaan.

Dalam acara bersama, sebelum lagu itu dinyanyikan,  Agung Brawida biasanya menyebarkan kertas berisi lirik Singa Buldog. Lalu pada saat ia bernyanyi, yang lain diminta ikut menyanyikan bersama-sama. Karena lirik dan aransemennya cukup sederhana, peserta acara akan langsung bisa ikut menyanyikannya, bahkan kadang lebih semangat dari Agung Brawida sendiri.  

Video lagu Singa Buldog di Youtube

Kini menjelang HUT ke-415 Kota Singaraja, Agung Brawida meninggalkan kotanya untuk selamanya. Ia meninggal dalam usia 61 tahun, Sabtu sore, 9 Maret 2019, di RS Kerta Usadha Singaraja akibat sakit yang dideritanya. Ia meninggalkan seorang istri, IGAN Ari Wilasti Swara, dan tiga anak, yakni A.A.Ngurah Teguh Kosala Negara, A.A.Ayu Sugiharti Pratiwi, dan A.A.Ngurah Tegar Panji Wijaya.

Selain itu tentu ia meninggalkan lagu-lagu gubahannya yang puitis dan penuh semangat, seperti lagu Singa Buldog.  Ia tak bisa lagi menyanyikan lagu Singa Buldog, lagu tentang kebanggaannya pada Kota Singaraja, pada perayaan ulang tahun kota akhir Maret ini. Namun lagu itu tetap akan didengar, disukai, dan diingat sebagai bentuk kecintaan terhadap Raja Anglurah Panji Sakti dan Kota Singaraja yang didirikan Sang Raja.

Agung Brawida yang lahir di Singaraja, 16 Januari 1958, memang sangat bangga pada Kota Singaraja. Dalam lirik lagunya ia menyebut Singaraja sebagai kota pusaka. Suatu kali dalam sebuah acara kebudayaan, ia menyebut Singaraja berbeda dengan kota-kota lain di Bali. Tidak semua kota bisa disebut kota pusaka. Karena kota pusaka adalah kota yang memiliki peninggalan kekayaan yang bisa disebut sebagai pusaka seperti sejarah dengan bangunan-bangunan unik, antara lain bangunan Puri dan bangunan-bangunan bersejerah lain yang ditinggalkan sejak zaman kerajaan hingga zaman kolonial.

Selain rasa cinta dan bangganya pada Kota Singaraja dan Sang Pendiri Anglurah Panji Sakti, Agung Brawida juga bangga dan menunjukkan rasa cintanya kepada sastrawan Pujangga Baru, Anak Agung Pandji Tisna, kakeknya. Rasa cintanya ia wujudkan dengan menggelar berbagai kegiatan sastra, baik untuk menghidupkan iklim kesustraan di Bali Utara maupun secara khusus untuk mengenang Pandji Tisna sebagai sastrawan besar yang lahir di Singaraja.

Sekitar tahun 1990-an ia aktif menggelar acara apresiasi sastra dengan mengundang berbagai sastrawan di Bali, seperti Umbu Landu Paranggi, Warih Wisatsana dan Tan Lioe Ie. Ia bersama teman-temannya juga aktif bermain teater dalam kelompok Teater Manggala.

Yang sangat menggugah, beberapa tahun lalu ia membangun The Little Museum Anak Agung Pandji Tisna sebagai bentuk kebanggaannya terhadap kakeknya, Sang Pujangga itu. Museum dibangun di areal Puri Manggala Hotel, tepat berada di jantung sejarah Lovina. Museum itu memang sepantasnya dibangun di Lovina karena Lovina sendiri adalah obyek wisata yang juga digagas oleh Panjdi Tisna pada tahun 1953.

Di Little Museum Anak Agung Pandji Tisna ini disimpan sejumlah buku-buku karya Pandji Tisna seperti Sukreni gadis Bali, Ni Rawit, dan I Swasta Setahun di Bedahulu. Di situ juga disimpan sebuah mesin ketik tua yang dulu digunakan Pandji Tisna menuliskan karya-karya besarnya yang dikenal sebagai bagian dari sejarah sastra Indonesia..

Untuk mengembalikan marwah Lovina sebagai pariwisata alam yang natural dengan nuansa sastrawi sebagaimana digagas Pandji Tisna, Agung Brawida beberapa kali menjadi inisiator seminar untuk menggali kembali pemikiran Pandji Tisna yang bisa dirumuskan kembali sebagai konsep pengembangan pariwisata Lovina ke depan.

Di luar itu, Agung Brawida tentu masih punya berbagai mimpi dan cita-cita besar untuk diwujudkan secara perlahan, sebagai bentuk kecintaannya kepada Kota Singaraja, kepada Raja Buleleng Anglurah Pandji Sakti, dan kepada pujangga Pandji Tisna, namun ia terburu pergi. Selamat jalan, Pak Agung… [T/Ole/Gek Ning Rahatri]

Tags: in memoriamLovinaPanji TisnasastraSingaraja
Share676TweetSendShareSend
Previous Post

“Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi”: Yang Ramai dan Yang Kocak di Toilet

Next Post

Puisi-puisi Winar Ramelan# Perempuan Peramu Puisi

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

by Agung Sudarsa
March 2, 2026
0
Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

“Jiwa muda adalah jiwa penuh energi, penuh semangat. Maka, dengan sendirinya penuh gejolak pula. Ia bisa membangkang, bisa memberontak, bisa...

Read moreDetails

Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

by Putu Ayu Ariani
February 27, 2026
0
Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

DESA Singapadu, Kabupaten Gianyar, dikenal sebagai salah satu tempat kerajinan perak di Bali. Di tengah arus modernisasi dan persaingan produk...

Read moreDetails

‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

by Dede Putra Wiguna
February 23, 2026
0
‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

TIGA dasawarsa bukanlah perjalanan yang singkat. Bagi Pemuda Theravāda Indonesia (Patria), 30 tahun adalah rentang pengabdian, pembelajaran, dan konsistensi dalam...

Read moreDetails

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

by Jaswanto
February 22, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

“SAYA menangis saat survei sekolah setelah lolos seleksi P3K,” ujar Samsul Rizal bercerita kepada saya pada malam yang gerah di...

Read moreDetails

Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
February 22, 2026
0
Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

SABTU pagi itu datang dengan suara burung dan kokok ayam yang bersahutan. Di sela suasana yang masih lengang, telepon genggam...

Read moreDetails

Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

by Made Chandra
February 21, 2026
0
Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

CATATAN ini berawal dari ajakan Bli Vincent Chandra—seorang pemuda yang berapi-api ketika bercumbu dengan kebudayaan, untuk mengajakku untuk menyambangi Museum...

Read moreDetails

Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 19, 2026
0
Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

WIMBAKARA (Lomba) Opini Berbahasa Bali serangkaian Bulan Bahasa Bali mirip sebuah ujian sekripsi atau tesis. Peserta tidak hanya menyelesaikan sebuah...

Read moreDetails

Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

by Dede Putra Wiguna
February 18, 2026
0
Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

WAJAH-wajah kecil itu tampak amat serius pagi itu. Jas dokter kecil yang mereka kenakan terlihat rapi, lengkap dengan pin dan...

Read moreDetails

Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

by I Nyoman Darma Putra
February 15, 2026
0
Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet di Nyuhkuning, Ubud, Gianyar, Minggu, 15 Februari 2026, ditandai dengan peluncuran dan bedah empat buku...

Read moreDetails

Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

by Son Lomri
February 15, 2026
0
Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

MANG ADI memegang sebilah paku dengan gaya seperti layaknya memegang pena. Dengan ujung paku yang runcing itu, ia menggurat garis...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi Winar Ramelan# Perempuan Peramu Puisi

Puisi-puisi Winar Ramelan# Perempuan Peramu Puisi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co