
- Judul: Hukum Tanah Air Bali
- Penerbit: PT Tatkala Sekala Media
- Penulis: I Made Pria Dharsana
- ISBN: Masih dalam proses
- Tebal: xii + 338 halaman
- Cetakan Pertama: Oktober 2026
Persoalan Hukum, Persoalan Tanah dan Ruang Hidup di Bali
Buku ini mengajak kita untuk mawas diri. Ia tidak berhenti pada penjelasan teoretik dan normatif perihal mengapa sertifikat tanah itu penting bagi kepastian hukum dalam penguasaan tanah tetapi lebih jauh lagi. Ada wanti-wanti perihal bagaimana warga negara asing secara โmenyelundupโ masuk ke dalam akta notariil, lewat kesepakatan pinjam nama (nominee agreement), bahkan juga โmenyaruโ melalui Undang-Undang Cipta Kerja, untuk kemudian menguasai tanah (di) Bali. Bagaimana pula dengan soal sistem pewarisan tanah di Bali? Ada bagian-bagian yang harus dikritisi di situ jika orang Bali hendak selamat dalam navigasi menuju masa depan yang โgambarโ-nya kerapkali tak menampakkan keajegan yang diharapkan.
Buku ini juga mencemaskan, tepatnya mengingatkan, bergesernya perspektif penataan ruang Bali menjadi sekadar landasan pacu โpenataan uangโ dengan mengabaikan daya dukung yang nyata dari pulau ini โ yang dengan demikian berarti mengabaikan keselamatan Bali bukan hanya secara ekologis tetap juga secara kultural-spiritual. Dalam kaitan itu, buku ini pun tidak sungkan untuk mengingatkan, meskipun terdengar klise namun sangat penting, perihal โpertarungan latenโ tradisi versus modernitas yang tak selalu mudah menemukan perjumpaan damainya tatkala dihadapkan dengan tuntutan klasik: pembangunan jangan sampai menghancurkan Bali. [T]
























