7 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pondok Literasi Sabih Pedawa dan Kolaborasi Lintas Negara

tatkala by tatkala
September 11, 2024
in Budaya
Pondok Literasi Sabih Pedawa dan Kolaborasi Lintas Negara

Kolaborasi antara Pondok Literasi Sabih dengan Universitas Toyo, Jepang | Foto: Ist

SEPERTI tak henti-henti dalam membangun Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, Pondok Literasi Sabih Pedawa kembali mengadakan kolaborasi internasional dengan menggandeng sejumlah mahasiswa dari Universitas Toyo, Jepang, Kamis (5/9/2024).

Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat pemahaman lintas budaya untuk anak-anak Pondok Literasi Sabih (PLS). Dalam kolaborasi tersebut, anak-anak PLS mendapat pengalaman berharga, seperti bagaimana menerima dan memperlakukan tamu yang berlatar belakang budaya yang berbeda. Mereka juga mendapatkan kesempatan untuk berbicara dan menanyakan banyak hal tentang Jepang dan budayanya.

Anak-anak PLS juga dengan bangga menunjukkan berbagai kreativitas yang diajarkan di Pondok Literasi Sabih kepada para mahasiswa Jepang. Mereka menunjukkan tarian Bali, permainan tradisional Desa Pedawa, permainan gangsing, dan membuat canang. Para mahasiswa Jepang juga mendapat kesempatan memakai pakaian adat Bali yang selanjutnya ditunjukkan dengan foto bersama menggunakan pakaian adat Bali.

“Khusus untuk beberapa permainan tradisional Pedawa, ini merupakan hasil revitalisasi permainan tradisional yang selama ini getol dilakukan oleh PLS. Selama ini PLS aktif untuk menggali kembali permainan-permainan tradisioanl yang hampir punah di Pedawa,” ujar I Wayan Sadyana, Pendiri Pondok Lietrasi Sabih Pedawa.

Tidak hanya itu, PLS juga pernah melakukan revitalisasi sastra lisan bekerja sama dengan Balai Bahasa Provinsi Bali. Pada tahun 2022, PLS melakukan revitalisasi sastra lisan I Jaum, yang selanjutnya dialihwahanakan dalam bentuk pementasan drama.

Dalam pertemuan tersebut, para mahasiswa Jepang juga mendapat kesempatan untuk melihat sapi gerumbungan di Desa Pedawa.

Kedatangan mahasiswa Universitas Toyo ke Pondok Literasi Sabih terselenggara berkat kerjasama Pondok Literasi Sabih Pedawa dengan Jaringan Ekowisata Desa (JED), sebuah lembaga perkumpulan yang bergerak dalam bidang pengembangan ekowisata berbasis masyarakat dan kebudayaan.

“Rombongan yang terdiri dari 18 mahasiswa dan satu orang dosen pendamping itu juga menginap semalam untuk merasakan kehidupan masyarakat Desa Pedawa,” kata Sadyana.

Pondok Literasi adalah sebuah komunitas belajar bagi anak-anak yang dibentuk pada tanggal 18 Agustus 2018. Komunitas ini berawal dari kegiatan belajar bahasa Inggris untuk anak-anak tetangga sekitaran tempat komunitas berada yang dirancang oleh pendiri komunitas.

Lama-kelamaan makin banyak anak-anak yang datang untuk belajar sehingga disepakai untuk menjadikannya sebuah komunitas belajar yang tidak hanya untuk bahasa Inggris semata, tetapi juga memberikan pelajaran bahasa Jepang, bahasa Bali, kebudayaan Pedawa, serta mesatua Bali.

Nama Sabih diambil dari nama teritorial tempat keberadaan komuntas ini berada. Selanjutnya, nama “Sabih’ ini dikembangkan menjadi akronim dari “Sarining Aksara Budhi Indrya Hayu”  yang diartikan secara bebas menjadi “mewujudkan kehalusan budi dan indrya melalui inti sari aksara”.

Hal ini didasari oleh pertimbangan bahwa pengembangan budaya literasi harus bermuara pada satu kepentingan, yaitu untuk ikut menyumbang “pembudayaan” makna yang baik bagi anak-anak. Anak-anak dengan budaya literasi yang baik adalah “tunas” muda yang akan tumbuh subur mewarnai kehidupan nantinya.

Konsep “pembelajaran” dalam PLS terinspirasi dari tembang klasik dalam geguritan Tamtam: “Paksi sesapine luih, mengulayang ngyumbara desa, nanging genahnyane pasti, ring aungane lintang tis”. Terjemahan bebasnya: “Burung Walet adalah burung yang bagus, dia terbang melintas batas, tetapi tidak lupa tempatnya kembali, diterowongan yang sangat sejuk”.

“Konsep ini kami sederhanakan dengan memberikan anak-anak kesadaran akan tantangan hidup ke depan dan sekaligus membuat mereka bangga akan Bali dan Pedawa sebagai tempat tinggal mereka,” jelas Sadyana.

Oleh karena itu, PLS memberikan pelajaran tentang bahasa Inggris dan bahasa Jepang sebagai peletak dasar tuntutan “berfikir global” dan memahami kebudayaan lain, serta memberikan pelajaran mesatua bahasa Bali  dan Pedawa, puisi-puisi berbahasa Pedawa, dan menanamkan pengetahuan tentang ke-Pedawa-an.

“Kepedawaan [hal-hal tentang Pedawa], kami pilih sebagai cara untuk turut menyumbang kepada pemertahanan nilai-nilai budaya dan keunikan Pedawa sebagai sebuah desa tua di Bali [Desa Bali Aga],” tutur Sadyana.

Di PLS, kegiatan kolaborasi dengan pihak asing seperti ini sudah berlangsung beberapa kali sejak didirikan tahun 2018. Komunitas literasi ini pernah melakukan kegiatan kolabiratif dengan mahasiswa dari Universitas Ohkagakuen (2019), Universitas Iwate (2018, 2019, dan 2023), dan sejumlah siswa SMP dan SMA dari kota HITA Jepang.

“Selain lembaga-lembaga tersebut, PLS juga pernah bekolaborasi dengan SMA Bali Mandara, Balai Bahasa, dan beberapa sukarelawan dari Australia dan Jepang,” terang Sadyana.

Pada tahun 2019, PLS pernah ikut dalam kegiatan pembuatan film anak yang dilakukan oleh TVRI Denpasar. Saat itu, TVRI membuat film dokumenter tentang permainan anak tradisional, yakni permainan Gasing (gangsing)—lihat https://www.youtube.com/watch?v=jOa0lNGmo-U .

Kegiatan tersebut secara tidak langsung adalah bentuk pengenalan kambali permainan anak tradisional yang sudah mulai ditinggalkan di tengah gerusan budaya permainan online.

Tahun 2022 PLS bekerjasama dengan Balai Bahasa Provinsi Bali dalam melakukan revitalisasi sastra lisan Desa Pedawa. Kegiatan ini untuk membangkitkan kembali sastra lisan I Jaum yang sudah hampir punah. Kegiatan dipentaskan dalam drama I Jaum. Bisa lihat di https://www.youtube.com/watch?v=r0mMOl92upE&t=353s .[T]

Editor: Jaswanto

Kolaborasi Jepang-Pedawa, Usaha Memperkenalkan Seni-Budaya Lintas Negara
Pondok Literasi Sabih dan Masa Depan Pedawa
Anak-Anak Pedawa dan Seni Melipat Kertas
“I Jaum”, Cerita yang Sempat Hilang dari Pedawa, Kini Dihidupkan Lagi
“I Jaum”, Cerita yang Sempat Hilang dari Pedawa, Kini Dihidupkan Lagi
Tags: Desa PedawaJepangPondok Literasi Sabih Pedawa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Transformasi Radio: Menolak Mati dalam Gelombang Digitalisasi

Next Post

“Warung Friend”,  Warung Legend bagi Mahasiswa di Kampus Bawah Undiksha Singaraja

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
0
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

Read moreDetails

Bulan Bahasa Bali 2026 Ditutup, Tahun Depan Temanya ‘Wana Kerthi, Gemuh Landuh Sarwa Tumuwuh’

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Bulan Bahasa Bali 2026 Ditutup, Tahun Depan Temanya ‘Wana Kerthi, Gemuh Landuh Sarwa Tumuwuh’

GUBERNUR Bali secara resmi menutup pelaksanaan Bulan Bahasa Bali VIII di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Sabtu 28 Pebruari...

Read moreDetails

Selama Bulan Bahasa Bali 2026, Penyuluh Bahasa Bali Berhasil Konservasi 486 Cakep Lontar

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
179 Cakep Lontar Terawat dengan Baik di Gria Ida Pedanda Gede Made Gunung

SELAMA pelaksanaan Bulan Bahasa Bali, Februari 2026, Penata Layanan Operasional (Penyuluh Bahasa Bali) Dinas Kebudayaan Provinsi Bali berhasil melakukan konservasi dan...

Read moreDetails

‘Maplalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak SD Asyik Membuat Bola Kasti Berbahan Janur

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
‘Maplalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak SD Asyik Membuat Bola Kasti Berbahan Janur

ANAK-anak yang terdiri dari laki-laki dan perempuan duduk melantai di Wantilan Taman Budaya Propinsi Bali. Meski dari sekolah yang berbeda,...

Read moreDetails

Anak-anak Muda Ramai-ramai Ramal Nasib di Stand Gotra Pangusada Bali di Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 26, 2026
0
Anak-anak Muda Ramai-ramai Ramal Nasib di Stand Gotra Pangusada Bali di Bulan Bahasa Bali 2026

STAND Gotra Pangusada Bali yang ada dalam pameran Bulan Bahasa Bali VIII menjadi favorit pengunjung. Sejak pameran itu dibuka bersamaan...

Read moreDetails

‘Malajah Sambil Mapalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak Ceria Belajar dan Bermain

by Nyoman Budarsana
February 26, 2026
0
‘Malajah Sambil Mapalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak Ceria Belajar dan Bermain

PERCAYA atau tidak, agenda malajah sambil maplalianan (belajar sambal bermain) di ajang Bulan Bahasa Bali VIII tahun 2026 menjadi favorit...

Read moreDetails

Warisan Lontar di Jembrana: I Ketut Arnyana Simpan 28 Cakep dan Tika Kuno

by Nyoman Budarsana
February 25, 2026
0
Warisan Lontar di Jembrana: I Ketut Arnyana Simpan 28 Cakep dan Tika Kuno

Rumah I Ketut Arnyana di Banjar Batuagung, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, mendadak menjadi pusat konservasi dan digitalisasi lontar, Rabu (25/2/2026)....

Read moreDetails

Workshop ‘Mababaosan Basa Bali’ untuk  OPD dan Penyiar Agar  Tak Takut Rapat Hari Kamis

by Nyoman Budarsana
February 25, 2026
0
Workshop ‘Mababaosan Basa Bali’ untuk  OPD dan Penyiar Agar  Tak Takut Rapat Hari Kamis

PEMERINTAH Provinsi Bali mewajibkan penggunaan Bahasa Bali setiap hari Kamis. Kebijakan itu sempat membuat sebagian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) takut...

Read moreDetails

Penyuluh Bahasa Bali Temukan Saduran Lontar Sutasoma Tahun 1855 di Gria Suksuk Sibangkaja

by Nyoman Budarsana
February 25, 2026
0
Penyuluh Bahasa Bali Temukan Saduran Lontar Sutasoma Tahun 1855 di Gria Suksuk Sibangkaja

Konservasi, identifikasi dan digitalisasi lontar serangkaian dengan Bulan Bahasa Bali VIII kini berlanjut ke Kabupaten Badung. Kegiatan tersebut dipusatkan di...

Read moreDetails

Enam Wimbakara Serentak di Bulan Bahasa Bali 2026, Pengunjung pun Bingung Memilih

by Nyoman Budarsana
February 23, 2026
0
Enam Wimbakara Serentak di Bulan Bahasa Bali 2026, Pengunjung pun Bingung Memilih

Sebanyak enam lomba lintas generasi memikat perhatian pengunjung dalam rangkaian Bulan Bahasa Bali VIII, Sabtu (21/2/2026). Ragam wimbakara (lomba) yang...

Read moreDetails
Next Post
“Warung Friend”,  Warung Legend bagi Mahasiswa di Kampus Bawah Undiksha Singaraja

“Warung Friend”,  Warung Legend bagi Mahasiswa di Kampus Bawah Undiksha Singaraja

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rampung Sebelum Penghabisan | Cerpen Kadek Indra Putra
Cerpen

Rampung Sebelum Penghabisan | Cerpen Kadek Indra Putra

SUARA pintu diketuk membangunkanku dari tidur siang. Dengan lemas aku berdiri menuju arah pintu untuk membukakan seseorang yang ada di...

by Kadek Indra Putra
March 6, 2026
Puisi-puisi Syeftyan Afat | Mencatat Dingin, Mengeriap Hangat
Puisi

Puisi-puisi Syeftyan Afat | Mencatat Dingin, Mengeriap Hangat

Mencatat Dingin, Mengeriap Hangat : umbu landu paranggi tubuhku mencatat dingindengan huruf-huruf kaburdi halaman kulit tipis gembur. bubuhkan sepenggal kalimatsebagai...

by Syeftyan Afat
March 6, 2026
Hilangkan Background Foto dengan Hasil Profesional: Panduan Lengkap Menghilangkan Latar Belakang Foto
Pop

Edit Foto Profesional dengan CapCut: Hilangkan Latar Belakang Foto dan Ubah Background Foto dengan Mudah

Di era digital saat ini, kemampuan mengedit foto telah menjadi kebutuhan penting. Baik untuk keperluan media sosial, konten kreatif, maupun...

by tatkala
March 6, 2026
‘Earth Song’ di Tengah Deru Mesiu
Ulas Musik

‘Earth Song’ di Tengah Deru Mesiu

Dunia seakan berhenti sejenak, bukan karena damai, tetapi karena ngeri oleh ledakan mesiu yang tiba-tiba memekakkan dan menyengat. Saat itu,...

by Nyoman Sukaya Sukawati
March 6, 2026
Etika Universal: Menembus Batas Agama, Merajut Persahabatan Global
Esai

Etika Universal: Menembus Batas Agama, Merajut Persahabatan Global

“I am not a man of religion, but religion alone cannot solve all our problem.” (Beyond Religion: Ethics for a...

by Agung Sudarsa
March 6, 2026
Hilangkan Background Foto dengan Hasil Profesional: Panduan Lengkap Menghilangkan Latar Belakang Foto
Pop

Hilangkan Background Foto dengan Hasil Profesional: Panduan Lengkap Menghilangkan Latar Belakang Foto

Di era digital saat ini, kemampuan untuk membuat foto terlihat profesional menjadi sangat penting, terutama bagi pembuat konten dan pebisnis...

by tatkala
March 6, 2026
Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co