28 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Gadis-gadis Muda Berbusana Warna Alam yang Melenggang pada Latar Rimbun Daun-daun

Made Adnyana Ole by Made Adnyana Ole
October 4, 2022
in Gaya
Gadis-gadis Muda Berbusana Warna Alam yang Melenggang pada Latar Rimbun Daun-daun

Gadis-gadis muda peragawati dalam acara Natural Dye Fashion Show di Rumah Intaran, Buleleng, Bali | Foto: Pagi Motley

Mereka gadis-gadis muda, rata-rata masih SMA. Betapa manis senyum mereka—senyum yang sungguh sesuai dengan busana mereka yang sejuk dan segar.

Gadis-gadis muda itu mengenakan busana dengan pewarna alam. Warna dari daun mangga, warna dari daun ketapang, atau warna dari daging daun yang lain, yang mudah ditemukan pada alam semesta ini. Sangat nyaman dipandang mata, apalagi ketika mereka berjalan pada undak tangga kayu dengan latar pohon besar dan daun-daun rimbun.

Busana yang sejuk, suasana yang sejuk, senyum-senyum yang sejuk. Sebenar-benarnya semesta seakan telah kembali menjadi milik kita seutuhnya, sebagaimana pada awalnya ia memberi kita hal-hal yang suci dan murni

Suasana yang sentimentil sekaligus romantis semacam itu memang terasa adanya di Taman Dompu, Rumah Intaran, Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Bali, Minggu sore, 2 Oktober 2022. Rumah Intaran bersama Pagi Motley saat itu mencipta pergelaran Natural Dye Fashion Show.

Rumah Intaran adalah sebuah tempat yang natural, dikelola Gede Kresna—seorang arsitek dengan wawasan luas dan jam terbang tinggi. Pagi Motley adalah brand untuk produk kain dengan pewarna alam yang sudah terkenal di mana-mana. Pagi Motley punya studio yang dikelola dengan penuh jiwa oleh Andika Putra di Desa Sembiran, Tejakula, tepatnya di  tepi Jalan Raya Singaraja-Amlapura.

Natural Dye Fashion Show tentu saja sebuah acara peragaan busana, tapi bukanlah peragaaan busana biasa sebagaimana kita tonton di gedung mewah dengan catwalk dan karpet menyolok mata.  Selain digelar di sebuah lokasi di antara pohon dan bangunan arsitektur unik yang dirancang Gede Kresna, suasana yang diciptakan pun saungguh santai, sebagaimana orang-orang lalu-lalang di sebuah rumah tradisional dengan halaman yang luas.

“Peragaan busana dengan suasana semacam ini memang sengaja diciptakan untuk memperkenalkan pewarna alami kepada anak-anak muda di Bali, khususnya di Bali Utara. Anak-anak itu agar tahu bahwa ada pewarna alami di Buleleng dan sudah dikenal luas juga dan diminati pangsa luar,” kata Andika Putra, bos Pagi Motley.

Natural Dye Fashion Show di Rumah Intaran Desa Bengkala, Kubutambahan, Buleleng, Bali | Foto: Pagi Motley

Ini bukan pertamakalinya Pagi Motley memamerkan produk-produknya lewat peragaan busana. Pagi Motley sebelunnya ikut peragaan busana dalam ajang Suryasewana Festival (road to SanFest) 1-3 Juli 2022. Ikut juga pada ajang Global Modest Fashion Week G 20 di Nusa Dua Grand Hyatt yang dihadiri Sandiaga Uno.

Sebagai anggota Asosiasi Pengusaha Perancang Mode Indonesia (APPMI) Bali, Andika bersama kain dengan warna yang ia rangcang juga ikut acara peragaan busana adalam acara tahunan APPMI Bali di Art Center Taman Budaya Denpasar tahun 2021. Ada juga acara Bali Jagaditha 2021 di Gedung Alaya Denpasar yang digelar BI, dan Pagi Motley tak ketinggalan untuk ikut.  

Di Gianyar, produk Pagi Motley juga diperagakan dalam acara HUT Kota Gianyar, April 2022, yang acaranya digelar di Monumen Kapten I Wayan Dipta.

Di Jakarta, Pagi Motley ikut acara ISEF 2022 di JCC Senayan. “Banyak lagi, saya lupa,” kata Andika.

Nah, setelah melanglang dari kota ke kota, dari pusat keramaian ke pusat keramaian yang lain, Andika punya ide untuk memperagakan busana warna alam itu di tempat yang memang alami. Sepakatlah ia bersama Gede Kresna untuk membuat acara di Rumah Intaran, Desa Bengkala, Kubutambahan.

Sejatinya peragaan busana ini telah disusun secara matang sejak tiga bulan lalu. Lantaran berbagai hal, peragaan busana harus ditunda-tunda.  Dan, akhirnya acara itu bisa digelar bertepatan dengan perayaan Hari Batik Nasional, 2 Oktober ini.  

“Sebenarnya acara ini diinisiasi Rumah Intaran. Pas 2 Oktober 2022 ini momennya Hari Batik, jadi kami buat pada hari ini,” katanya.

Selanjutnya Natural Dye Fashion Show ini akan jadi even dua bulanan bagi Pagi Moetly. Tempatnya nanti mungkin kembali di Rumah Intaran atau bisa juga di tempat lain.

Kaum Milenial

Kunci dari acara ini adalah alami dan kaum milenial. Untuk itulah peragawati yang memperagakan “kehidupan” kain warna alami itu adalah peragawati dari kalangan milenial.  

Para gadis milenial itu memang tampak anggun dibalut busana bernuansa biru tua dengan berbagai desain. Kombinasi warna asli kain berpadu dengan kain berpewarna alami terlihat menyatu secara utuh sehingga siapa pun pemakaianya akan tampak menyatu juga dengan alam.

Peragaan busana itu memang ditargetkan untuk generasi muda. Selain mengenalkan bahwa kain dengan warna-warna alam bisa menjadi tren di kalangan anak muda,  Pagi Motley juga bisa memberi pemahaman tentang warna-warna alam yang tak kalah mewah dengan pewarna buatan.

Peragaan busana ini dikemas secara eksklusif. Pengunjung pun diwajibkan menggunakan baju dengan pewarna alami serta melakukan reservasi. Selain digelar peragaan busana itu, juga dilakukan pameran UMKM.

Founder Rumah Intaran, Gede Kresna menyampaikan, peragaan busana dengan konsep pewarna alami itu dilakukan untuk memunculkan brand internasional baru dari lokal Bali Utara. Pewarna alami dari Pagi Motley dipilih sebagai titik fokus pendokumentasian UMKM di Bali Utara.

Daun Mangga

Gadis-gadis muda yang lenggang-lenggok dalam acara Natural Dye Fashion Show itu barangkali tak banyak yang mengetahui bahwa busana yang mereka pakai itu diwarnai dengan daun manga dan daun-daun lain yang kerap mereka jumpai di sekitar rumah.

Jika kemudian mereka menjadi tahu karena sudah memakainya dalam acara itu, tentu itulah tujuan dari acara ini. Anak-anak muda menjadi tahu tentang hubungan-hubungan antara benda yang dipakainya dengan benda-benda alam yang ada di sekitarnya.

Andika Putra (di tengah–tengah, baju putih) bersama peragawati dan pengunjung di Rumah Intaran | Foto: Pagi Motley

Andika Putra memang kerap menggunakan daun mangga sebagai bahan pewarna. Sejak menekuni dunia pencelupan tahun 2002, pewarna alami yang paling sering ia gunakan adalah daun mangga. Sebab di sekitar studionya di Desa Sembiran, banyak terdapat pohon mangga.

Daun-daun mangga itu dicacah, selanjutnya direbus untuk dijadikan pewarna alami tekstil. Setelah direbus, daun mangga ini melahirkan warna kuning.

Selain daun mangga, bahan alami lain yang dapat digunakan sebagai pewarna, antara lain serabut kelapa untuk warna coklat, daun ketapang untuk warna hitam, kayu secang untuk warna merah dan untuk warga biru mengunakan pohon strobilanthes atau akrab dikenal dengan nama kecibeling.

Sebelum memulai usaha di Buleleng, Andika Putra awalnya bekerja sama dengan saudaranya mengembangkan lebih dahulu di Gianyar sejak tahun 2002. Sebagain besar bahan baku pewarna ia dapatkan dari sekitar tempat usahanya yang banyak terdapat pohon mangga, kelapa dan ketapang. 

Andika sendiri memilih memanfaatkan pewarna alami dari tanaman, selain cukup ramah lingkungan juga mempunyai nilai ekonomi yang sangat tinggi. Produk-produk yang dihasilkan lebih diminati di Eropa, Amerika, Jepang dan kini hingga Korea.

“Saya pilih yang alami karena untuk tubuh lebih aman kalau pakaian itu dipakai. Selain itu, pangsa pasarnya untuk di luar negeri juga bagus,” katanya.

Saat ini pasarnya masih di pasar luar. Eropa, Asia. “Sekarang masuk ke korea. Sekarang ada Jepang yang baru. California ada, Amerika juga ada,” kata Andika. Bagaimana dengan pasar lokal? “Kini sudah banyak orang lokal yang tertarik,” ujar Andika. [T]

Rempah dan Hasrat Keabadian | Belajar Rempah Bersama Sugi Lanus di Rumah Intaran
Tutur Bumi di Rumah Intaran | Seni, Wastra, dan Siklus Kehidupan
Pelaba Intaran — Catatan untuk Perayaan 6 Tahun Rumah Intaran
Tags: bulelengfashionPagi MotleyRumah Intaran
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ilmu Komunikasi di Perguruan Tinggi Hindu, Untuk Apa?

Next Post

A Tale of An Ordinary Man

Made Adnyana Ole

Made Adnyana Ole

Suka menonton, suka menulis, suka ngobrol. Tinggal di Singaraja

Related Posts

Instalasi Panel Surya dan Sertifikasi Green Building: Panduan untuk Pemilik Gedung

by tatkala
July 24, 2026
0
Instalasi Panel Surya dan Sertifikasi Green Building: Panduan untuk Pemilik Gedung

INSTALASI panel surya kini menjadi salah satu strategi yang semakin dipertimbangkan untuk mengendalikan biaya energi, sekaligus memenuhi target keberlanjutan. Saat...

Read moreDetails

Spesifikasi dan Kelebihan Canon Pixma G1010

by tatkala
July 16, 2026
0
Spesifikasi dan Kelebihan Canon Pixma G1010

PADA 30 Januari 2018, Canon Indonesia merilis printer terbaru yakni Printer PIXMA Ink Efficient G series.  Ada lima tipe printer...

Read moreDetails

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
0
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

Read moreDetails

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
0
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

Read moreDetails

5 Kesalahan Fatal Saat Pakai Parfum Wanita —Nomor 3 Paling Sering!

by tatkala
May 29, 2026
0
5 Kesalahan Fatal Saat Pakai Parfum Wanita —Nomor 3 Paling Sering!

MENGGUNAKAN parfum wanita memang jadi cara paling simpel untuk meningkatkan rasa percaya diri dan meninggalkan kesan yang elegan. Tapi, tahukah...

Read moreDetails

‘Dipaning Jayaswara’: Cahaya Baru Jegeg Bagus Tabanan 2026

by Julio Saputra
May 20, 2026
0
‘Dipaning Jayaswara’: Cahaya Baru Jegeg Bagus Tabanan 2026

SEMAKIN malam, semakin meriah juga suasana di Gedung Kesenian I Ketut Marya, pada Jumat, 8 Mei 2016. Tepuk tangan riuh...

Read moreDetails

Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

by tatkala
May 4, 2026
0
Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

TIDAK semua pemain menikmati perjalanan yang sama dalam game. Ada yang menghargai setiap tahap perkembangan, ada juga yang lebih fokus...

Read moreDetails

HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

by tatkala
May 1, 2026
0
HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

PASAR ponsel pintar di Indonesia kembali diramaikan oleh kehadiran perangkat yang mendobrak batas kewajaran spesifikasi di kelasnya. Infinix Note 60...

Read moreDetails

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kota Denpasar 2026: Krishna Dananjaya dan Trisna Darmayanti Siap Jadi Figur Remaja Teladan

by Dede Putra Wiguna
April 13, 2026
0
Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kota Denpasar 2026: Krishna Dananjaya dan Trisna Darmayanti Siap Jadi Figur Remaja Teladan

A.A Ngurah Agung Krishna Dananjaya dan Komang Trisna Darmayanti resmi terpilih sebagai Winner Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Denpasar 2026....

Read moreDetails

5 Keuntungan Mengubah Footage Drone Menjadi Visual Travel Sinematik 4K

by tatkala
April 6, 2026
0
5 Keuntungan Mengubah Footage Drone Menjadi Visual Travel Sinematik 4K

Teknologi drone telah mengubah cara kita merekam pengalaman perjalanan. Dengan menerbangkan drone, kreator dapat menangkap pegunungan, garis pantai, kota, hingga...

Read moreDetails
Next Post
A Tale of An Ordinary Man

A Tale of An Ordinary Man

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Di Bawah Lampu Kerlap-Kerlip: Membaca Fenomena “Coffee Shop” sebagai Teks Budaya

"Segelas kopi tidak pernah hanya berisi kopi. Di dalamnya terseduh sejarah, identitas, percakapan, bahkan cara manusia memahami dirinya sendiri." MENJELANG...

by Tri Nugroho Adi
August 28, 2026
Kemarau di Kalianget
Buku Tatkala

Kemarau di Kalianget

Judul: Kemarau di Kalianget Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Luh Arik Sariadi ISBN: Masih dalam proses Tebal: 145 halaman...

by Buku Tatkala
August 28, 2026
Agung Ngurah Astara, Kepala Sekolah SMKN 5 Denpasar dengan Perubahan dan Harapan Baru
Pendidikan

Agung Ngurah Astara, Kepala Sekolah SMKN 5 Denpasar dengan Perubahan dan Harapan Baru

SEMUA berawal dari kesungguhan, keteguhan, disiplin dan upaya kreatif dalam menggapai sebuah kemuliaan. Tidak mudah melewati dan menghadapi  tantangan dalam...

by Nyoman Budarsana
August 27, 2026
BARONG BRUTUK: Dari Tarian Sakral ke Cerita Bergambar
Esai

BARONG BRUTUK: Dari Tarian Sakral ke Cerita Bergambar

Kebudayaan tidak pernah benar-benar hidup hanya karena diwariskan. Sebuah tradisi akan tetap hidup apabila pengetahuan, nilai, simbol, dan ingatan yang...

by I Ketut Suar Adnyana
August 27, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Destinasi “Detour”: Tren Wisata Alternatif Menyimpang Rute Utama

BERWISATA kadang berjalan tidak sesuai dengan yang direncanakan. Di awal perjalanan sudah ditentukan destinasi wisata mana yang akan dikunjungi. Namun...

by Chusmeru
August 27, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [7]: Rezim Algoritma dan Pembubaran Standar Sastra

Semua tekanan yang sudah diuraikan dalam bagian-bagian sebelumnya bisa dibaca sebagai masalah-masalah yang terpisah. Namun semuanya adalah gejala dari satu...

by Andre Syahreza
August 26, 2026
Melampaui Ingatan di Batas-batas Desa ——Catatan dari Karya Agung Ngusaba Desa dan Ngusaba Nini Desa Sibanggede
Esai

Melampaui Ingatan di Batas-batas Desa ——Catatan dari Karya Agung Ngusaba Desa dan Ngusaba Nini Desa Sibanggede

RANGKAIAN Karya Pedudusan Agung, Ngusaba Desa, dan Ngusaba Nini yang berpusat di Pura Puseh Sibanggede sudah mencapai akhir melalui upacara...

by Dharma Yuda
August 26, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Kalau Rakyat Harus Naik Bus ke Jakarta Agar Didengar, Ada Apa dengan Telinga Kekuasaan?

ADA yang menarik dari perjalanan sejumlah warga Pati menuju Jakarta menjelang aksi 27 Agustus 2026.  Mereka tidak sedang piknik. Empat...

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 26, 2026
Kekuatan Warna; I Gusti Nengah Nurata dan I Made Sutarjaya
Ulas Rupa

Kekuatan Warna; I Gusti Nengah Nurata dan I Made Sutarjaya

DI penghujung bulan Agustus, tepatnya pada tanggal 25 hingga 31 agustus mendatang – akan digelar Pameran senirupa yang bertajuk “The...

by Hartanto
August 26, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Penyelundupan Hukum dalam Transaksi Jual Beli Gantung : Antara Syarat dan Tipu Daya

DALAM hukum perdata Indonesia, jual beli merupakan bentuk perikatan yang sangat sering dilakukan dalam masyarakat. Pasal 1457 Kitab Undang-Undang Hukum...

by I Made Pria Dharsana
August 26, 2026
Ibu Memasak di Kota
Esai

Ibu Memasak di Kota

MEMASAK, aktivitas yang sering diidentikkan dengan para ibu, baik yang usianya muda ataupun juga tua. Di kota, saya tidak tahu...

by Angga Wijaya
August 25, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

PROFESOR BAHASA BALI TERBAIK DARI JEPANG  — Kiprah Profesor Mayuko Hara dalam Riset Bahasa Bali Aga Pedawa dan Bahasa Indonesia

— Catatan Harian Sugi Lanus, 25 Agustus 2027 Siapa pakar terbaik Bahasa Bali di Jepang? Jika pertanyaan itu ditujukan ke...

by Sugi Lanus
August 25, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co