7 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Seminar Digitalisasi dan Pameran Sri Nadi: Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bersiap Masuk Era Digital

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
December 22, 2025
in Budaya
Seminar Digitalisasi dan Pameran Sri Nadi:  Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bersiap Masuk Era Digital

Seminar Digitalisasi dan Pameran Sri Nadi di Monumen Perjuangan Rakyat Bali

Jika berkunjung ke Monumen Perjuangan Rakyat Bali hari ini, besok dan lusa, 22 – 24 Desember 2025, pasti akan mendapatkan sesuatu yang lebih. Sebab, monument yang melambangkan perjuangan heroik rakyat Bali itu tengah menggelar pameran bertajuk “Sri Nadi”. Pameran ini menampilkan berbagai alat pertanian, hasil pertanian dan berbagai jenis upacara yang sudah menjadi budaya subak di Bali. Termasuk tika, kalender tradisional Bali.

Ketika memasuki areal pameran, pengunjung seakan diajak berkelana di lingkungan subak yang asri. Suara gamelan sejenis rindik berpadu bleganjur dimainkan dengan mesin, alat modern yang dirancang secara khusus. Di sana juga ada gamelan rindik bertingkat, seperti piano yang bisa dimainkan oleh pengunjung yang memang memiliki bakat megamel. Pameran itu berada di lantai atas di ruang sebelah timur.

Selain pameran Sri Nadi ini sebagai persiapan koleksi monumen masuk Era Digital, Monumen Perjuangan Rakyat Bali juga melaksanakan seminar bertajuk “Strategi Digitalisasi Koleksi Subak dalam Mendukung Pelestarian Budaya”. Seminar ini menghadirkan Pamong Budaya Ahli Utama Drs. Siswanto, M.A., CEO & Founder MySkill Angga Fauzan, serta akademisi ITB Stikom Bali I Made Suandana Astika Pande, S.Kom., M.Kom. dan diikuti oleh pekerja dan pengelola museum di Bali.

Direktur Sejarah dan Permuseuman Kementerian Kebudayaan RI, Prof. Dr. Agus Mulyana, M.Hum., yang hadir pada pembukaan pameran itu mengatakan, digitalisasi merupakan langkah strategis untuk menjaga jejak kearifan lokal, khususnya subak sebagai warisan budaya masyarakat Bali. Subak tidak hanya sistem irigasi pertanian, tetapi juga ruang praktik nilai-nilai budaya, kepercayaan, dan ritual yang mencerminkan harmoni hubungan manusia dengan alam.

“Dalam praktik subak terdapat berbagai seremoni berbasis budaya dan keyakinan yang menunjukkan harmonisasi manusia dan alam. Di era modern saat ini, relasi itu mulai terganggu, bahkan memicu bencana. Karena itu, digitalisasi penting agar kearifan lokal ini terdokumentasi dan tidak hilang,” ujarnya.

Prof. Agus Mulyana menerangkan, pengakuan subak sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO bukan sekadar simbol, melainkan tanggung jawab untuk melakukan pelestarian, pengembangan, dan pemanfaatan. “Pelestarian berbasis digital diharapkan menjadi pembelajaran bagi generasi muda, sekaligus fondasi membangun modernisasi yang berakar pada budaya,” tegasnya.

Pemerintah pusat, lanjut Prof. Agus Mulyana siap mendukung melalui penguatan sarana prasarana, alokasi anggaran, hingga program revitalisasi yang direncanakan berlanjut pada 2026.

Sementara itu, Kepala UPTD Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Gede Nova Widiarta, SSTP, MAP, menilai digitalisasi museum menjadi pintu masuk efektif untuk menarik minat generasi muda. MPRB, kata dia, tengah merancang museum digital agar masyarakat tidak hanya melihat koleksi secara konvensional, tetapi dapat mengakses narasi dan makna sejarah secara lebih interaktif.

“Ke depan, museum tidak hanya soal melihat koleksi fisik. Digitalisasi memungkinkan pengunjung, khususnya pelajar, memahami kisah perjalanan Bali hingga masa kemerdekaan secara lebih aktual dan menarik. Kami berharap program ini dapat mulai diimplementasikan tahun depan,” ujarnya.

Program digitalisasi koleksi ini upaya untuk memperluas aksesibilitas publik sekaligus melestarikan koleksi-koleksi yang rentan rusak dengan menghadirkan salinan digital. Selain menjaga keberlanjutan arsip sejarah, digitalisasi juga diharapkan meningkatkan pengalaman pengunjung, memperkuat fungsi edukasi dan riset, serta menjaga relevansi museum di tengah arus teknologi yang kian pesat.

Susan, wisatawan mancanegara yang mengunjungi pameran tersebut, menilai Sri Nadi sebagai komunikasi mendalam tentang budaya subak Bali yang telah berusia lebih dari 1.000 tahun. Pameran yang dikuratori Kadek Wahyudita itu, menurutnya, menegaskan makna hidup kolektif manusia yang selaras dan penuh hormat terhadap Bumi.

Apalagi ketika kunjungan itu, Susan mendapatkan penjelasan langsung dari curator Wahyu tentang konsep pengemong atau pengasuhan, bukan kepemilikan, dengan mengibaratkannya pada cara kita merawat tubuh kita sendiri, yang pada hakikatnya hanya dipinjam untuk sementara waktu. Nilai-nilai yang terselip itu perlu diwariskan kepada generasi muda melalui berbagai medium kreatif, mulai dari cerita, permainan, hingga platform digital.

Koleksi Monumen Perjuangan Rakyat Bali Masuk Digital

Bersamaan dengan pameran itu, seminar “Strategi Digitalisasi Koleksi Subak dalam Mendukung Pelestarian Budaya” itu berlangsung di ruang yang berbeda. Walau pesertanya didominasi para pekerja dan pengelola museum, namun tetap hangat. Pertanyaan dan pendapat disampaikan dalam sesi tanya jawab dalam seminar yang dimoderatori oleh Dr. NLP Dewi Ardhiyanti, SE.,M.Si ini.

Angga Fauzan memaparkan digitalisasi itu penting ada di jaman sekarang. Digitalisasi bukan memindahkan barang atau benda ke dalam media digital, tetapi tetap di adaptasi sesuai dengan anak di jaman alpha. Anak-anak di jaman sekarang sedikit yang mau membaca buku, maka koleksi yang ada di monumen penting ada di dalam digital. Anak-anak sekarang hanya melihat dari segi indah dan bagusnya saja, tidak mau mencari lebih detail.

Angga Fauzan lalu mencontohkan ketika anak-anak di jaman alpa melihat Candi Borobudor, hanya bagus untuk slfie, tanpa mau menyelami sejarah, filosofi dan lainnya. Maka itu, dalam digitalisasi akan dilengkapi dengan cerita-cerita. [T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Adnyana Ole

Tags: digitalMonumen Perjuangan Rakyat Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

MAPALA–SISPALA Bali Utara Galang Donasi dan Suarakan Korban Bencana di Sumatera

Next Post

Apa yang Dicari Gala Resonant dari Manusia?

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
0
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

Read moreDetails

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

by tatkala
September 23, 2026
0
Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

DENPASAR | TATKALA.CO -- Gastronomi Prancis dan Indonesia akan bertemu di Bali melalui rangkaian kegiatan Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week...

Read moreDetails

Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

by Rusdy Ulu
September 20, 2026
0
Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

Perhelatan festival film pendek internasional Minikino Film Week 12 (MFW12) yang diselenggarakan oleh Yayasan Kino Media sukses digelar pada 11–18 September 2026 di Bali....

Read moreDetails

Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

by tatkala
September 20, 2026
0
Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

JAKARTA – TATKALA.CO –  Pasangan dari Provinsi DKI Jakarta, Adventhius Immanuel Karo Karo dan Dania Zahra Ayusti, resmi dinobatkan sebagai...

Read moreDetails

Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

by Rusdy Ulu
September 19, 2026
0
Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

BULELENG | TATKALA.CO -- Barisan perempuan duduk berderet dengan gaung berwarna krem dan riasan diri yang lengkap. Perempuan-perempuan itu tampak...

Read moreDetails

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
0
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

UTSAWA Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 kembali digelar. Itu artinya, lantunan sloka, palawakya, kakawin, kidung, hingga gaguritan kembali...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

by tatkala
August 23, 2026
0
Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

Read moreDetails

Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

by tatkala
August 19, 2026
0
Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

BULELENG | TATKALA – Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra tampak tersenyum bahagia ketika Ny. Wardhany Sutjidra—yang tak lain adalah istrinya—mengalungkan syal...

Read moreDetails

MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

by tatkala
August 10, 2026
0
MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

KEMENTERIAN Kebudayaan RI melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya berkolaborasi dengan Buruan.co menggelar program bertajuk “MTN Presentasi: Buruan.co...

Read moreDetails
Next Post
Apa yang Dicari Gala Resonant dari Manusia?

Apa yang Dicari Gala Resonant dari Manusia?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dharma Dampati: Panduan Teo-Filosofis dan Etis Pasangan Muda Hindu dalam Menyongsong Era Disrupsi
Esai

Dharma Dampati: Panduan Teo-Filosofis dan Etis Pasangan Muda Hindu dalam Menyongsong Era Disrupsi

PERNIKAHAN dalam kosmologi Hindu bukan sekadar sebuah legitimasi hukum sipil atau konsensus sosial sekuler antara dua individu. Lebih jauh, pernikahan...

by I Gede Yuni Eka Primawata
October 6, 2026
Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra
Esai

Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra

malih kawruhakna uṅgwanira saṅ hyaṅ sūrya śaśaṅka, mwaṅ haranya, yan riṅ bhuwana aguṅ saṅ hyaṅ wulan riṅ lwaṅiṅ bukit batūr,...

by Putu Eka Guna Yasa
October 5, 2026
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop
Panggung

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik
Ulas Musik

”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik

DALAM khazanah progresif rock 1970-an, “Questions” dari Manfred Mann's Earth Band menempati ruang reflektif yang khas: ia bukan sekadar komposisi...

by Ahmad Sihabudin
October 5, 2026
“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali
Opini

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

AJEWERA pada dasarnya merupakan mekanisme kehati-hatian dalam memperlakukan pengetahuan, khususnya pengetahuan yang memiliki dimensi sakral, filosofis, dan esoteris. Dalam tradisi...

by IM Gede Nesa Saputra
October 4, 2026
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?
Opini

Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

INDONESIA patut berbangga dengan jumlah perguruan tinggi kita yang terus bertambah di berbagai daerah, dan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi...

by S. Bekti Istiyanto
October 4, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Esai

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian
Bahasa

Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian

DAHULU, kata dungu rasanya terlalu tabu dan kasar untuk diucapkan dalam percakapan sehari-hari. Namun, bahasa itu hidup, bergerak, dan selalu...

by I Made Sudiana
October 4, 2026
Penyair Kelas Teri
Esai

Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

by Arief Rahzen
October 4, 2026
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih
Panggung

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

by tatkala
October 4, 2026
Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co