2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pelegongan Klasik dari Sanggar Seni Cudamani: Indah dan Memukau

tatkala by tatkala
June 20, 2024
in Budaya
Pelegongan Klasik dari Sanggar Seni Cudamani: Indah dan Memukau

Pelegongan klasik dari Sanggar Cudamani

Sanggar Seni Cudamani, Banjar Pengosekan Ubud, Gianyar, tampil memikat pada Pesta Kesenian Bali (PKB) di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Kamis, 20 Juni 2024.

Sanggar Cudamani menampilkan 7 karya tabuh dan tari, tiga karya yang dibawakan dari kalangan dewasa dan 4 karya disajikan oleh kalangan remaja. Satu diantaranya terdapat gending cukup tua diperkirakan diciptakan sekitar tahun 1970-an dan kembali dibangkitkan karena hampir punah. Gending ini direkonstruksi ulang Sanggar Cudamani bersama  Dewa Putu Berata. Gending pelegongan  gegenderan  itu tidak ditemukan dalam rekaman maupun  Chanel YouTube. Karya tabuh ini berjudul Pelegongan Crucuk Punyah, karya almarhum I Wayan Gerinem dari Banjar Teges Kanginan.

Gegenderan yang bernuansa tersendat-sendat dan bersahutan yang bernuansa ceria ini menggambarkan kehidupan satwa burung yang lagi bercengkrama saling bersahutan dan saling mengungguli satu sama lainnya bagaikan sedang mabuk (punyah). Ide gending ini diambil dari gending Gender Wayang. Tabuh ini diajarkan oleh Wayan Lantir dari Br. Teges Kanginan, Peliatan, Ubud, spesial disajikan dalam pentas PKB 2024.

 “Tabuh gending ini sudah puluhan tahun tak terdengar. Rekaman digital, seperti di Youtube dan layanan streaming lainnya, tidak ada. Kami di Sanggar Seni Çudamani sangat menginginkan gending ini tetap hidup,sehingga kami mengundang Bapak Lantir  anak dari pencipta Alm. I Wayan Gerinem  sebagai guru untuk mengajarkan langsung kepada kami,” tutur Ketua Sanggar Cudamani I Dewa Putu Berata, disela penampilanya. 

Ia mengungkapkan, perkembangan anak muda dalam pelestarian seni pelegongan saat ini cukup baik, bangkit kembali, hal ini menjadi kebanggaan baginya, dimana upaya-upaya generasi muda mulai menekuni dan melakukan gerakan pelestarian, seperti  membangkitan legong lama yang sudah tak terdengar lagi.

“ Gending-gending lama memang digarap para pencipta yang cukup lama dan berulang-ulang sehingga karya-karya itu sangat matang dan metaksu,” ungkapnya.

Seperti karya tabuh kreasi Barong Landung yang juga ditampilkan di  panggung PKB tahun ini, merupakan hasil dari kebangkitan tabuh-tabuh klasik yang jarang didengar.

“Terinspirasi dari nyanyian-nyanyian Jero Gede dan Jero Luh dalam Barong Landung, lewat ayah saya bernama I Dewa Nyoman Sura, saya mendapat segaris melody sebagai sumber garapan ini. Ceritanya, saya pernah menonton Barong Landung Sesuhunan Pura Dalem Peliatan dimana Penata melihat persembahan terakhir ayah saya, (almarhum) dengan Gurunya Pekak I Made Lebah (almarhum) sebagai pasangan kendang terakhir kalinya, setelah hampir 20 tahun mereka tak berpasangan lagi. Beliau berdua sangat piawai dan terkenal dalam berpasangan kendang arja geguntangan yang sudah biasa mengiringi Sekaa Arja yang ada di desanya pada tahun 60-an, Untuk mengenang kejadian yang unik dan tak dijumpai lagi, saya menggarap Tabuh Barong Landung ini,” kata Dewa Putu Berata.

Dewa  Berata meyakini ke depan pelegongan akan terus berkembang, dengan catatan dalam menekuni seni pelegongan baik tabuh dan tari, benar-benar serius jangan abai (ampah).

“Saya banyak melihat para penabuh saat ini kurang menghayati, kurang percaya diri, bukan saja di pelegongan saja namun di seni tabuh yang lain,  saya sendiri di sanggar berusaha menerapkan belajar tabuh bagaimana mencari enaknya, kita main dengan senang hati, sehingga mampu gending yang dibawakan itu hidup, tiang dekatkan pola itu kepada  anak-anak  di sanggar,” katanya.

Ia menambahkan, setiap lagu memberikan pesan, hari ini belajar lagu atau gending bisa dibawakan dalam sehari tapi untuk mendapat rasa perlu berulang kali.

“Bagaimana caranya main tidak membosankan, Cudamani punya cara tersendiri, mampu menghidupkan. Jangan menyepelekan atau menggampangkan setiap kali belajar tabuh, harus disiplin, karena  tabuh menggambarkan waktu, ruang dan suasana saat itu, di zaman dulu belajar satu gending sangat lama,  begitu jadi gending itu sangat matang dan terkenang sepanjang masa,” katanya.

Sanggar Cudamani juga menyajikan karya-karya kreasi lainya diantaranya, Tari Legong Gering. Gering adalah sebuah istilah untuk pandemi, dimana suatu daerah ada dalam situasi kesehatan yang buruk, mengalami grubug di mana para warga kena penyakit, seperti serangan COVID beberapa tahun yang lalu.

Garapan legong ini ditata  I Nyoman Cerita (almarhum), sedangkan  penata tabuh I Dewa Putu Berata dan I Dewa Ketut Alit.

Selanjutnya,  disajikan karya tabuh klasik Pelegongan Genggong Gonteng Jawa Tabuh ini merupakan dua karya dari buah pikir sang maestro karawitan Bali yang tersohor bernama Alm. I Wayan Lotring. Karya ini tercipta pada tahun 1926, di tempat kelahiran nya di Kuta, Kabupaten Badung bersama Sekaa Palegongan Kuta. Secara musikal, karya ini mengadopsi unsur-unsur kesenian Genggong dan lagu-lagu Solo,  yang ditafsirkan ulang ke dalam bentuk gending pelegongan.

Kemudian Tari Legong Somya, dengan penata tari  Emiko Saraswati Susilo dan persembahan terakhir Tari Legong Kebyar Kumbang Atarung. Dalam legong kebyar ini, kekebyaran dengan aksen-aksen yang keras serta dinamis, ornamentasi, hiasan-hiasan serta ritme-ritme ditata baru, yang berdasarkan tatanan pengawak legong klasik penata tari  Emiko Saraswati Susilo dan penata tabuh  I Dewa Putu Rai.

Hingga pamungkas persembahan, tampak antusias  penonton dengan setia  memberikan dukungan  kepada sanggar   yang menjadi ikon pelegongan asal bumi kota seni itu.

Selama ini Çudamani berhasil menggali dan merekonstruksi seni tari dan tabuh yang hampir punah. Beberapa kesenian yang direkonstruksi dan bertahan sampai saat ini, bahkan berkembang di desa kelahirannya, sebut saja Legong Candrakanta, Legong Sudarsana, Kebyar Duduk gaya Sampih, Kebyar Truna Gandrung, Kebyar Pengeleb Buleleng, Pudak Sinunggal Buleleng, Tabuh Sekatian gaya Paketan Buleleng, Tabuh Sekatian gaya Payangan dan Gending Crukcuk Punyah.

Untuk diketahui, Sanggar Seni Çudamani didirikan oleh I Dewa Putu Berata pada tanggal 28 Oktober 1997, bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, di Banjar Pengosekan, Desa Mas, Ubud, Gianyar.

Çudamani memiliki visi dan misi untuk menggali, melestarikan, dan mempersembahkan seni tari

dan tabuh Bali yang berkualitas. Di setiap perhelatan PKB, sanggar yang terkenal di seantero jagat inipun senantiasa hadir dan memberikan sajian mumpuni bagi kesenian klasik khususnya kesenian  pelegongan. [T][Rls]

Pusparagam Kreativitas: Gemintang Adhiluhung, Semangat Unggul Seniman Kabupaten Badung di Pesta Kesenian Bali 2024
Parade Pelegongan di DNA Denpasar | Esensi Legong Kembang Ura, Benarkah Membuat Rakyat Sejahtera?
Tabuh Rekonstruksi Karya I Wayan Lotring dalam Parade Palegongan Klasik Duta Badung dan Gianyar
Dramatari Parwa Sukawati, Lahir 1950, Redup, Bangkit, Redup, Kini Bangkit Lagi
Tags: pelegonganPesta Kesenian BaliPesta Kesenian Bali 2024Sanggar Cudamani
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kontroversial X: Tantangan Nilai bagi Masyarakat Indonesia

Next Post

Suryasangkala Pura Dalem Dukuh, Mengwitani, Badung: Kemasan Angka dalam Rupa

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
0
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

Read moreDetails

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

by tatkala
September 23, 2026
0
Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

DENPASAR | TATKALA.CO -- Gastronomi Prancis dan Indonesia akan bertemu di Bali melalui rangkaian kegiatan Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week...

Read moreDetails

Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

by Rusdy Ulu
September 20, 2026
0
Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

Perhelatan festival film pendek internasional Minikino Film Week 12 (MFW12) yang diselenggarakan oleh Yayasan Kino Media sukses digelar pada 11–18 September 2026 di Bali....

Read moreDetails

Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

by tatkala
September 20, 2026
0
Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

JAKARTA – TATKALA.CO –  Pasangan dari Provinsi DKI Jakarta, Adventhius Immanuel Karo Karo dan Dania Zahra Ayusti, resmi dinobatkan sebagai...

Read moreDetails

Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

by Rusdy Ulu
September 19, 2026
0
Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

BULELENG | TATKALA.CO -- Barisan perempuan duduk berderet dengan gaung berwarna krem dan riasan diri yang lengkap. Perempuan-perempuan itu tampak...

Read moreDetails

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
0
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

UTSAWA Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 kembali digelar. Itu artinya, lantunan sloka, palawakya, kakawin, kidung, hingga gaguritan kembali...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

by tatkala
August 23, 2026
0
Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

Read moreDetails

Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

by tatkala
August 19, 2026
0
Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

BULELENG | TATKALA – Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra tampak tersenyum bahagia ketika Ny. Wardhany Sutjidra—yang tak lain adalah istrinya—mengalungkan syal...

Read moreDetails

MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

by tatkala
August 10, 2026
0
MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

KEMENTERIAN Kebudayaan RI melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya berkolaborasi dengan Buruan.co menggelar program bertajuk “MTN Presentasi: Buruan.co...

Read moreDetails
Next Post
Suryasangkala Pura Dalem Dukuh, Mengwitani, Badung: Kemasan Angka dalam Rupa

Suryasangkala Pura Dalem Dukuh, Mengwitani, Badung: Kemasan Angka dalam Rupa

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co