6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Devi Jayanthi dan Hukum Sekala-Niskala dalam Perjanjian Kredit LPD di Bali

tatkala by tatkala
September 24, 2022
in Pertanian, Pilihan Editor
Devi Jayanthi dan Hukum Sekala-Niskala dalam Perjanjian Kredit LPD di Bali

Ni Made Devi Jayanthi

Namanya Ni Made Devi Jayanthi. Ia dosen di Fakultas Hukum Universitas Warmadewa, Denpasar.

Di tengah banyak Lembaga Perkreditan Desa (LPD) berkasus hukum, ia meneliti LPD untuk disertasinya yang berjudul “Penerapan Asas Hukum Sekala Niskala Dalam Perjanjian Kredit Guna Mewujudkan Good Corporate Governance Berbasis Kearifan Lokal (Studi Kasus Pada Lembaga Perkreditan Desa Adat Di Provinsi Bali)”.

Disertasi itu dipertahakan Ni Made Devi Jayanthi di hadapan sidang ujian terbuka di Fakultas Hukum, Universitas Brawijaya, Malang, secara daring, Senin, 25 Juli 2022.  Dan Devi dinyatakan lulus dengan predikat dengan pujian. Ia pun meraih gelar Doktor Ilmu Hukum di Fakultas Hukum, Universitas Brawijaya.

Penelitian Devi dilatarbelakangi belum sempurnanya tatakelola LPD di Bali, khususnya dalam hal perjanjian kredit. Model perjanjian kredit di LPD saat ini, menimbulkan polemik di kalangan pengelola LPD karena masih konvensional, layaknya lembaga keuangan semacam bank perkreditan rakyat (BPR) atau koperasi.

Padahal, sesuai dengan amanat pasal 39 (3) Undang-Undang Nomor 1 tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro (LKM), LPD diakui dan dinyatakan sebagai lembaga keuangan khusus komunitas adat yang tidak tunduk kepada UU LKM dan diatur berdasarkan hukum adat. Pasal tersebut menegaskan LPD sebagai lembaga yang menjalankan fungsi intermediasi sekaligus misi budaya.

Atas dasar itu, Devi menggali dan menemukan bahwa asas hukum sekala-niskala sebagai nilai kearifan lokal yang tepat karena konsep sekala-niskala telah dikenal masyarakat Bali sebagai kepercayaan terhadap hukum dua dunia. Sifatnya esensial dalam kehidupan mereka, karena termuat pada hampir seluruh awig-awig tertulis di desa adat, setidak-tidaknya di empat lokasi penelitiannya.

“Asas hukum sekala niskala juga dapat diharmonisasikan dengan pengaturan hukum perjanjian nasional,” kata Devi.

Menurut Devi, pemerintah harus mengakomodasi harmonisasi hukum agama dan hukum negara dalam lingkungan sosial adat Bali, sebagai bukti adanya pluralisme hukum, agar terbentuk perjanjian hukum sekala-niskala yang berani diterapkan oleh LPD Desa Adat di Bali.

Bersama para pengelola LPD di sejumlah desa adat yang menjadi lokasi penelitiannya, yakni LPD Desa Adat Kedonganan di LPD Desa Adat Kedonganan, LPD Desa Adat Pecatu, LPD Desa Adat Kapal (Badung), dan LPD Desa Adat Dukuh Penaban (Karangasem), Devi telah merumuskan suatu model surat perjanjian kredit sekala-niskala yang sekaligus menjadi temuan penelitiannya.

Model surat perjanjian kredit itu memuat tiga aspek, yaitu implikasi hukum sekala, implikasi hukum niskala, dan implikasi hukum sekala-niskala.

Implikasi hukum sekala yaitu teknis perjanjian kredit harus diatur dahulu dalam pararem sebagai bukti legalitas formal hukum adat. Implikasi asas hukum niskala terletak dalam bagian awal surat perjanjian yang berisi mantram dewa saksi.

Sementara implikasi asas hukum sekala-niskala terdapat dalam bagian-bagian komparisi yakni debitur haruslah merupakan krama desa adat, larangan waktu tertentu pembuatan perjanjian pada hari-hari raya tertentu berdasarkan kearifan lokal Bali, jaminan kredit yang bersifat materiel (benda tetap maupun bergerak) dan imateriel (kompensasi pembayaran melalui ngayah/pengabdian untuk desa adat), hak dan kewajiban debitur dan LPD serta penyelesaian sengketa harus dilakukan melalui paruman.

Penetrasi implikasi hukum tersebut ke dalam model surat perjanjian kredit  diharapkan mampu menjadi risk control system di LPD. Dalam tatakelolanya, LPD juga ditopang modal sosial berupa partisipasi desa adat.

“Saya optimistis, ditunjang dengan penanaman nilai religi yang kuat lewat ritual Madewa Saksi atau apapun istilahnya di masing-masing desa adat, yang mengiringi proses penandatangan kredit, kegagalan kredit dapat diminimalisasi,” kata ibu muda berusia 31 tahun ini.

Lebih jauh Devi menegaskan perjanjian kredit sekala-niskala sesungguhnya merupakan upaya mewujudkan good corporate governance (GCG) berbasis kearifan lokal sehingga bermanfaat dalam penyesuaian tata kelola LPD berdasarkan hukum adat. Agar ini terwujud, seluruh pemangku kepentingan LPD harus memahami betul asas dan implikasi hukum tersebut sebagai sebuah langkah early warning system atau deteksi dini dalam upaya memperbaiki tatakelola LPD secara keseluruhan.

Dalam bidang perkreditan, terutama berkenaan dengan bidang penyaluran kredit, penelitian di LPD Kedonganan dan Pecatu menunjukkan bahwa idealnya setiap LPD wajib memiliki  tahapan dalam proses penilaian 5C, yaitu character (karakter), capacity/cashflow (kapasitas/keuangan), capital (modal), conditions (kondisi), collateral (agunan), constraint (hambatan).

“Penting untuk menguatkan sisi-sisi kearifan lokal dalam tata kelola LPD sebagai bentuk penyempurnaan mekanisme check and balances, agar semakin maksimal dalam menjalankan fungsinya sebagai agent untuk membantu pemerintah menuju kesejahteraan di desa adatnya masing-masing,” tandas putri kedua Ketua LPD Desa Adat Kedonganan, I Ketut Madra dengan pasangan Ni Wayan Mustari ini.

Tim promotor yang terdiri atas Prof. Dr. Prof. Dr. Suhariningsih, S.H., S.U, Prof. Dr. Rachmat Safa’at, S.H., M.Si, dan Dr. Siti Hamidah, S.H., M.M., menyatakan salut atas kerja keras Devi hingga menghasilkan penelitian dengan temuan baru sebagai sumbangan bagi tatakelola LPD di Bali. Menurut Prof. Rachmat Safa’at, Devi telah hadir mengangkat kekuatan hukum adat Bali dalam konteks  hukum nasional dan hukum internasional.

“Disertasi ini cukup representatif di tengah pergulatan antara hukum adat, hukum nasional, dan hukum internasional,” kata Prof. Rachmat saat memberi sambutan usai ujian.

Selain tim promotor, alumni S2 Kenotariatan Unud dan Sarjana Hukum Universitas Gajah Mada (UGM) itu juga diuji oleh sejumlah guru besar dan doktor ilmu hukum dan dari sejumlah universitas di Indonesia, yakni Prof. Dr. I Wayan P. Windia, S.H.,M.Si., Prof. Dr. I Nyoman Nurjaya, S.H.,M.S, Dr. Iwan Permadi, S.H.,M.Hum., Dan Dr. Budi Santoso, S.H.,LL.M. Devi merupakan lulusan ke-523 di Prodi S3 Ilmu Hukum FIB Unibraw. [T][Ole/*]

Tags: baliLPDUniversitas BrawijayaUniversitas Warmadewa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

BaliMakãrya Film Festival 2022 | Menjadikan Bali Sebagai Kiblat Ideal Festival-Festival Film Terpenting

Next Post

Cerita Rasa Festival Jembrana: Storytelling, Film, Art and Culture

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Panen Perdana Padi “Semeton Buleleng”, Komitmen Swasembada Pangan di Buleleng

by tatkala
August 3, 2025
0
Panen Perdana Padi “Semeton Buleleng”, Komitmen Swasembada Pangan di Buleleng

KABUPATEN Buleleng, Bali, menorehkan tonggak baru dalam ketahanan pangan dengan menyelenggarakan panen perdana varietas padi unggulan lokal, Semeton Buleleng, pada...

Read moreDetails

Inovasi Fermentasi Limbah Tandusan Sebagai Pakan Ternak

by Redaksi Tatkala Denpasar
May 15, 2024
0
Inovasi Fermentasi Limbah Tandusan Sebagai Pakan Ternak

DENPASAR | TATKALA.CO – Limbah tandusan (proses pembuatan minyak kelapa secara tradisional ternyata bisa difermentasi untuk makanan ternak. Inovasi itu...

Read moreDetails

Sorgum Makin Populer di Buleleng, Kini Panen Perdana di Desa Telaga

by Redaksi Tatkala Buleleng
April 3, 2024
0
Sorgum Makin Populer di Buleleng, Kini Panen Perdana di Desa Telaga

SORGUM tampaknya makin populer di Buleleng. Banyak petani yang mulai menanamnya, dan makanan berbahan sorgum sudah mulai dikenal. Di Desa...

Read moreDetails

Alih Fungsi Sawah Tidak Terkendali: Subak Hilang, Wisatawan Tidak akan Datang

by Redaksi Tatkala Denpasar
February 6, 2024
0
Alih Fungsi Sawah Tidak Terkendali: Subak Hilang, Wisatawan Tidak akan Datang

DENPASAR | TATKALA.CO --- Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Udayana Prof. Dr. I Wayan Budiasa, S.P., M.P., IPU, ASEAN Eng....

Read moreDetails

Desa Marga Dauh Puri, Tabanan, “Melamar” Sebagai Desa Binaan Fakultas Pertanian Unud

by Redaksi Tatkala Tabanan
January 24, 2024
0
Desa Marga Dauh Puri, Tabanan, “Melamar” Sebagai Desa Binaan Fakultas Pertanian Unud

TABANAN | TATKALA.CO -- Untuk keempat kali Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian (BEM FP Unud) menyelenggarakan Agricamp di Desa Marga...

Read moreDetails

Gagal Panen, Ada Asuransi Pertanian

by Redaksi Tatkala Buleleng
November 8, 2023
0
Gagal Panen, Ada Asuransi Pertanian

KINI ada asuransi untuk petani. Jika panen gagal, petani bisa tenang. Teorinya sesederhana itu. Tapia pa itu asuransi pertanian? Program...

Read moreDetails

Pepaya Bisa Jadi Bahan Bakar Masa Depan

by tatkala
October 16, 2023
0
Pepaya Bisa Jadi Bahan Bakar Masa Depan

PEPAYA termasuk buah tropis yang memiliki kepentingan komersial karena nilai nutrisi dan pengobatannya yang tinggi. Biji dan kulit pepaya yang...

Read moreDetails

Wine dari Jeruk Siam Kintamani

by tatkala
October 13, 2023
0
Wine dari Jeruk Siam Kintamani

WINE bukan hanya dari buah anggur. Kini terdapat upaya pengembangan minuman wine yang diolah dari buah jeruk siam. Pengolahan jeruk...

Read moreDetails

Subak Kulub Atas Tampaksiring Sudah Setahun Kekeringan Tanpa Solusi

by tatkala
September 20, 2023
0
Subak Kulub Atas Tampaksiring Sudah Setahun Kekeringan Tanpa Solusi

BAGAIMANA bisa subak sampai kekeringan? Itu pertanyaan yang aneh. Tapi ada yang lebih aneh, sudah tahu subak mengalami kekeringan, tapi...

Read moreDetails

Intelektual Jepang Memperkenalkan Teknologi Ratoon-rice Kepada Petani Padi di Jatiluwih

by tatkala
September 5, 2023
0
Intelektual Jepang Memperkenalkan Teknologi Ratoon-rice Kepada Petani Padi di Jatiluwih

DI JEPANG tidak ada subak. Itu sudah jelas. Oleh karenanya, saat pengabdian masyarakat di Subak Jatiluwih, Tabanan, mahasiswa Universitas Meiji,...

Read moreDetails
Next Post
Cerita Rasa Festival Jembrana: Storytelling, Film, Art and Culture

Cerita Rasa Festival Jembrana: Storytelling, Film, Art and Culture

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co