6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dari Kelahiran, Daya Spiritual Hingga Laku Budaya | Gelar Wicara – Ibudaya Festival 2021

Ibudaya Festival by Ibudaya Festival
October 24, 2021
in Khas
Dari Kelahiran, Daya Spiritual Hingga Laku Budaya | Gelar Wicara – Ibudaya Festival 2021

Sejumlah tamu undangan memenuhi tempat duduk di halaman, mereka duduk melingkar di meja,  di bawah payung berwarna putih yang bias oleh lampu berwana merah, ungu dan kuning. Rindang pohon mangga jadi pemandangan teduh sekitarnya.

Sesekali kendaraan bermotor melintas di Jalan Gajah Mada, dengungnya seolah diabaikan oleh para tamu, sebab mereka tengah asyik menonton siaran dari sebuah televisi layar datar ukuran 50 inc. Pada layar tersebut. Ayu Laksmi menyusur ubin abu-abu, kemudian adegan cepat berubah ke beberapa sudut rumah, tampak terali di jendela, pintu kayu tinggi, di jendela ada cahaya menyusup masuk ke kamar. Adegan terus berlanjut diiringi narasi :

“Di sini aku kembali

Rumah tua pemanggul sejarah

Di dinding-dinding menyimpan suara

Setelah pengembaraan tak berkesudahan

Aku kembali pada mula

Mengakrabi nafas, menjunjung harapan

Dalam dekap Ibu nan setia”

Begitu kiranya pembukaan video art perhelatan Ibudaya Festival 2021 yang berlangsung penuh kasih dalam hangat kebersamaan perempuan dan ibu. Festival tersebut berlangsung di satu rumah Kolonial Peninggalan Belanda di Jalan  Gajah Mada No, 111 – Buleleng tepat di sebelah SMP N 1 Singaraja. Dari pukul 16.30 Wita – 21.00 Wita.

Ibudaya Festival 2021 adalah festival perempuan persembahan Dadisiki Bali yang digagas oleh Ayu Laksmi. Festival ini dilaksanakan oleh Antida Music Production  di dukung oleh Bali Wariga dan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Jika ditelisik dari kata Ibudaya terdapat 3 rangkai kata yang terhubung di dalamnya yaitu Ibu – perempuan, Daya – kemampuan, dan Budaya – kerja laku turun menurun yang diwariskan, kaitannya terhadap kearifan lokal. Jadi Ibudaya dapat dimaknai sebagai kemampuan ibu-perempuan untuk memelihara, merawat, menjaga nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam laku kebudayaan.

Ibudaya Festival mengusung tema Mula Ka Mula, Mula dalam bahasa Bali berarti menanam, Mula dalam bahasa Indonesia artinya awal, sementara Ka Mula  dapat dimaknai ke asal – ke akar. Secara garis besar Mula Ka Mula ialah ajakan untuk pulang ke asal  untuk menanam. Bernaung pada pengertian Ibudaya – Mula Ka Mula, secara sadar memilih Buleleng pusat kegiatan termasuk penyiaran pada sore itu.

Ibudaya Festival 2021 disajikan dalam format virtual dan siaran langsung. Terdiri dari 2 Mata Acara besar, yaitu Selebrasi Budaya dan Gelar Wicara. Seluruh Selebrasi Budaya berupa alih wahana pertunjukan ke video art, yang jauh-jauh hari sebelumnya sudah disiapkan. Sementara Gelar Wicara merupakan pemaparan pengalaman dari beberapa narasumber yang diadakan secara langsung. Selama berlangsungnya Gelar Wicara itulah, video art diselipkan, untuk merangkai bangunan acara dalam rangka mempertahankan emosi penonton di rumah.

Ada tiga sesi Gelar Wicara yang diisi oleh narasumber perempuan yang telah lama menghayati hidup pada suatu keyakinan yang kukuh. Pada sesi pertama bertemakan Perempuan dan Kelahiran Baru diisi oleh dr. I Gusti Ayu Nyoman Partiwi, SPA., MARS dan dr. Luh Karunia Wahyuni SP.KFR-K,. Sesi 2 bertema Perempuan dan Pariwisata Spiritual, oleh Luh Manis dan Ana Nandi. Sesi 3 bertajuk Perempuan dan Laku oleh Ayu Weda, Sandrina Malakiano dan Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik, Ketiga sesi gelar wicara itu di moderatori oleh Kadek Sonia Piscayanti dan Yoke Darmawan secara bergantian.

Di Gelar Wicara #2, Perempuan dan Pariwisata Spiritual  Luh Manis menjelaskan bahwa spiritual adalah spirit diri yang semestinya harus dikenali lebih dalam, untuk mewujudkan kedamaian hati dan jiwa. Satu diantaranya ialah adanya konsep Karmaphala untuk mengenali diri ini dari swadharmanya masing-masing. Sementara Ana Anandhi atau kerap disapa Bunda Ana menjelaskan panjang bahwa di Bali tersebar banyak sekali tempat yang memiliki energi spiritual. Hal ini merupakan warisan dari leluhur untuk memberikan ketenangan kepada generasi sekarang.

Laku ini merupakan nilai jual bagi para tamu manca negara yang ingin belajar, dan memahami makna. Mereka hendak mencari kedamaian hati dalam rawut pikirannya.  Lebih jauh ia menjelaskan untuk menyebarkan informasi ini diperlukan orang yang tepat, orang yang memahami, dan mengetahui semua makna di balik perilaku spiritual tersebut.

“Tidak hanya pantai, kuliner atau destinasi pada umumnya, kita harus bergerak bersama untuk menyebarkan informasi laku spiritual dengan benar, itu daya tarik dunia. Teman-teman saya di luar negeri sangat merindukan laku spiritual di Bali, bahkan mereka mencoba merangkai upacara melukat di sana” ujar bunda Ana yang dikenal sebagai pelaku pariwisata spiritual.

Hal ini sepaham dalam sambutan Ibudaya Festival Sandiaga Salahuddin Uno – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengatakan, adanya titik terang untuk wisata wilayah Bali, seolah tidak pernah bosan kunjungan wisatawan ke Bali. Pengalaman tersebut tidak hanya bersifat fisik saja, namun juga pengalaman yang bersifat spiritual. Perjalanan spiritual itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan merubah hidup wisatawan.

Lebih jauh ia menjabarkan Bali memiliki Wisata Spiritual yang kuat dengan dukungan alam, aktivitas seni budaya dan kegiatan spiritualnya yang mengakar.

“Manusia, khususnya perempuan Bali, memiliki taksu yang memancarkan kewibawaan, kecerdasan mental dan spiritual, serta kharisma yang dapat mengubah pola pikir, tingkah laku maupun cara bertutur” terang Sandiaga Uno lewat video, yang saat itu mengenakan jaket kulit berwarna hitam, baju kaos au-abu dan berkacamata.

Ni Putu Devy Gita Augustina (33) , salah satu penonton di kanal youtube Ibudaya Festival menjelaskan Festival ini benar-benar menyadarkan bahwa kehidupan mesti dijalani dengan ketekunan dan keberanian. Kemudian seluruh pengalaman itu menjadi kontemplasi diri sebagai tuntunan hidup yang penuh ketidakmungkinan ini.  Seperti laku Luh Menek, di usia senjanya masih terus mengabdi pada tradisi, merawat dan menjaganya penuh kasih suka cita.

“Saya suka sekali waktu sesi ibu Menek, beliau adalah perempuan sesungguhnya yang utuh dan jujur dalam menjalani apa yang ia yakini”ujar Devy yang saat ini bekerja sebagai guru di satu sekolah internasional di Denpasar.

Selain Ibu Luh Menek yang merupakan seorang maestro tari dari Buleleng, adapun para seniman penyaji Selebrasi Budaya lainnya antara lain Cok Sawitri, Ida Ayu Wayan Arya Setyani, Aryani Willems, Nyoman Tini Wahyuni, Heni Janawati, Echa Laksmi, Ida Ayu Nyiman Dyana Pani, Jasmine Okubo, Pranita Dewi, Aliend Child, I Gusti Ayu Kusumayuni, Sanggar Seni Palwaswari, Ni Nyoman Srayamurtikanti, Komunitas Mahima, Ipung Dancer, Womb Ibudaya : Aik Krisnayanti, Sagung Novi, Claudia, Ida Ayu Wisanti, Ni Ketut Fenty, Jesica Winanda Leksono Putri, Kharissa Sadha, Maria Murwiki, Monique Anastasia Tindage.

Keberlangsungan Ibudaya Festival 2021 di dukung penuh oleh Kementrian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Dadisiki Bali, Antida Music production, Matahari Bali Konveksi, Kita Poleng Bali, Svara Semesta, Klinik Dr Tiwi.com, IWMS (Indonesia World Music Series) dan tatkala.co. [T]

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Pusaka Rimba”, Pentas Pembuka Festival Seni Bali Jani III/2021

Next Post

Kesemarakan Beragama dan Kebangkrutan Moralitas

Ibudaya Festival

Ibudaya Festival

Ibudaya merupakan festival perempuan yang digagas Ayu Laksmi melalui Bali Wariga. Ibudaya Festival 2021 mengangkat tema Mula ka Mula yang akan dilaksanakan secara virtual di sebuah rumah kolonial di Buleleng.

Related Posts

Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

by Agung Sudarsa
March 2, 2026
0
Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

“Jiwa muda adalah jiwa penuh energi, penuh semangat. Maka, dengan sendirinya penuh gejolak pula. Ia bisa membangkang, bisa memberontak, bisa...

Read moreDetails

Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

by Putu Ayu Ariani
February 27, 2026
0
Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

DESA Singapadu, Kabupaten Gianyar, dikenal sebagai salah satu tempat kerajinan perak di Bali. Di tengah arus modernisasi dan persaingan produk...

Read moreDetails

‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

by Dede Putra Wiguna
February 23, 2026
0
‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

TIGA dasawarsa bukanlah perjalanan yang singkat. Bagi Pemuda Theravāda Indonesia (Patria), 30 tahun adalah rentang pengabdian, pembelajaran, dan konsistensi dalam...

Read moreDetails

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

by Jaswanto
February 22, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

“SAYA menangis saat survei sekolah setelah lolos seleksi P3K,” ujar Samsul Rizal bercerita kepada saya pada malam yang gerah di...

Read moreDetails

Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
February 22, 2026
0
Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

SABTU pagi itu datang dengan suara burung dan kokok ayam yang bersahutan. Di sela suasana yang masih lengang, telepon genggam...

Read moreDetails

Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

by Made Chandra
February 21, 2026
0
Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

CATATAN ini berawal dari ajakan Bli Vincent Chandra—seorang pemuda yang berapi-api ketika bercumbu dengan kebudayaan, untuk mengajakku untuk menyambangi Museum...

Read moreDetails

Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 19, 2026
0
Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

WIMBAKARA (Lomba) Opini Berbahasa Bali serangkaian Bulan Bahasa Bali mirip sebuah ujian sekripsi atau tesis. Peserta tidak hanya menyelesaikan sebuah...

Read moreDetails

Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

by Dede Putra Wiguna
February 18, 2026
0
Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

WAJAH-wajah kecil itu tampak amat serius pagi itu. Jas dokter kecil yang mereka kenakan terlihat rapi, lengkap dengan pin dan...

Read moreDetails

Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

by I Nyoman Darma Putra
February 15, 2026
0
Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet di Nyuhkuning, Ubud, Gianyar, Minggu, 15 Februari 2026, ditandai dengan peluncuran dan bedah empat buku...

Read moreDetails

Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

by Son Lomri
February 15, 2026
0
Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

MANG ADI memegang sebilah paku dengan gaya seperti layaknya memegang pena. Dengan ujung paku yang runcing itu, ia menggurat garis...

Read moreDetails
Next Post
Kesemarakan Beragama dan Kebangkrutan Moralitas

Kesemarakan Beragama dan Kebangkrutan Moralitas

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co