30 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

[Kabar Minikino] – Documentary Dojo 3 | Memperkuat Posisi Film Dokumenter Asia

tatkala by tatkala
February 10, 2021
in Pertanian
[Kabar Minikino] – Documentary Dojo 3 | Memperkuat Posisi Film Dokumenter Asia

[Kabar Minikino] - Documentary Dojo 3 | Memperkuat Posisi Film Dokumenter Asia

Meskipun krisis pandemi global belum berlalu, sebuah peristiwa penting untuk lingkaran kerja film dokumenter Asia tetap berlangsung. Rangkaian lokakarya bertajuk Documentary Dojo 3 telah dimulai sejak 2 Februari dan akan berlangsung sampai 3 Maret 2021.

Penyelenggara utama lokakarya internasional ini adalah Documentary Dream Center, Jepang (www.ddcenter.org) dan Yamagata International Documentary Film Festival, yang bekerja sama dengan Minikino (minikino.org), Yayasan Kino Media (kinomediafoundation.org) di Bali, Indonesia. Kolaborasi ini juga merupakan pertama kalinya terjadi antara Documentary Dojo dan Minikino yang membawa nama Indonesia.

Documentary Dream Center (DD Center) berdiri di Tokyo, Jepang pada tahun 2008. Organisasi ini dipimpin oleh Asako Fujioka, yang juga dewan direksi Yamagata International Documentary Film Festival, Tokyo. Rekam jejak DD Center menjadikannya salah satu organisasi yang penting dan berpengaruh dalam perkembangan film dokumenter dunia. Mereka memberi perhatian pada para filmmaker (pembuat film)dokumenter dan penontonnya, melalui berbagai pelatihan, produksi dan kolaborasi. DD Center juga membangun jaringan globalnya untuk pendidikan dan berbagai bentuk pertukaran kreatif.

Sejak pertengahan tahun 2020, Asako Fujioka telah mengadakan rapat mingguan dengan Fransiska Prihadi sebagai direktur program Minikino. Koresponden ini bertujuan merancang sebuah kolaborasi antara Indonesia dan Jepang, melalui Minikino dan DD Center. Rencana awalnya adalah memilih seorang filmmaker dokumenter Jepang untuk berkegiatan di Bali pada musim panas 2020. Dan sebaliknya, Minikino memilih seorang filmmaker dokumenter Indonesia untuk mengikuti program lokakarya Documentary Dojo 3 selama 29 hari desa Hijiori, Jepang. Perencanaan ini bahkan sudah pada tahap penjadwalan sosialisasi di pertengahan tahun 2020.

Namun karena perkembangan krisis global pandemi yang tidak menentu, bentuk kolaborasi ini terpaksa disesuaikan. Akhirnya DD Center bersama Minikino membuat undangan terbuka kepada para filmmaker dokumenter Jepang dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Pendaftaran terbuka pada bulan November sampai Desember 2020 lalu.

“Ibarat sekali dayung dua tiga pulau terlampaui, Documentary Dojo yang dilaksanakan di Indonesia menawarkan kesempatan yang langka. Selain filmmaker Indonesia mendapat pengalaman lokakarya dengan standar kualitas dunia, Minikino juga mendapat kesempatan berkontribusi secara aktif untuk sebuah bentuk Documentary Dojo hybrid yang belum pernah dilakukan sebelumnya,” kata Fransiska Prihadi.

Hybrid ini maksudnya, walaupun online tapi tetap melakukan kegiatan residensi di lokasi tertentu.

Pada fase pendaftaran, DD Center dan Minikino menerima lebih dari tujuh puluh aplikasi dari filmmaker Indonesia, Jepang, Kamboja, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand dan Vietnam. Jumlah yang cukup besar ini merupakan fenomena tersendiri, mengingat kondisi yang cukup berat karena pandemi global.

Proses seleksi meliputi pengajuan aplikasi dan proposal audio visual. Kemudian wawancara juga dilakukan dengan para filmmaker yang lolos saringan pertama. Seluruh proses seleksi ini berlangsung secara daring. Melalui proses ini, DD Center bersama Minikino mendapatkan materi yang diperlukan untuk mempertimbangkan dan memutuskan. Kemudian awal Januari 2021 para filmmaker terpilih diundang secara resmi untuk mengikuti residensi selama 29 hari.

Tahun iniWinner Wijaya dan Riani Singgih terpilih menjadi duta Indonesia. Kedua filmmaker ini memiliki catatan prestasi di lingkaran kerja festival film, baik di Indonesia maupun festival internasional. Nama-nama filmmaker terpilih dari kawasan Asia lainnya yaitu Atiqa Kawakami (Jepang), Ananta Thitanat & Abhichon Rattanabhayon (Thailand). Selanjutnya 3 filmmaker Jepang, Fukudapero, Chiemi Shimada dan Yu Iwasaki juga terpilih sebagai partisipan yang akan mengikuti sesi lokakarya selama 4 hari pertama saja.

Kedelapan filmmaker ini dipertemukan dalam sebuah panel, untuk terlibat dalam Documentary Dojo 3 Workshop intensif selama 4 hari pertama. Mereka diberi asupan pengalaman dan referensi dari para mentor. Kegiatan juga termasuk menonton kurasi film-film dokumenter dan diskusi yang kritis dan terarah. Dengan bekal ini mereka diharapkan akan menyelesaikan sebuah karya dokumenter yang mampu berlaga pada panggung-panggung dunia.

DD Center dan Minikino memilih filmmaker dengan karya dokumenter yang berada dalam tahap produksi maupun pasca produksi. Kegiatan ini bertujuan memberikan ruang dan waktu kepada para filmmaker untuk bertemu dan bertukar pikiran. Mereka juga menerima masukan profesional yang kritis dan produktif. Seluruh rangkaian kegiatan berupa presentasi, sharing, serta diskusi terpimpin. Rancangan ini merangsang para filmmaker untuk secara mandiri menemukan jawaban atas tantangan mereka secara kritis dan kreatif.

Tahun ini, mentor pendamping yang terlibat adalah Tan Pin Pin (Singapura), Kaori Oda (Jepang), Reiko Thara (Jepang, USA), Takeshi Hata (Jepang), Fransiska Prihadi (Indonesia) dan Koyo Yamashita (Jepang). Kegiatan ini juga dipandu langsung oleh Asako Fujioka sebagai pimpinan lokakarya. Informasi lebih lengkap mengenai latar belakang para mentor dapat dilihat pada halaman web https://minikino.org/air

Walaupun acara bersifat daring, Riani Singgih dan Winner Wijaya tetap berkesempatan menjalani suasana residensi. Mereka diterbangkan ke Bali dan ditempatkan di MASH Denpasar. Selama 29 hari mereka akan melakukan pitching dan presentasinya menggunakan fasilitas tempat ini. Atiqa Kawakami dari Tokyo mengikuti kegiatannya dari kota Hijiori. Ananta & Abhichon yang sehari-harinya tinggal di Bangkok, memilih kota Chiang Mai untuk mengikuti lokakarya secara online. Semua mentor dan fasilitator juga tersebar di berbagai kota tempat tinggal mereka masing-masing.

Edo Wulia, sebagai direktur Minikino menyatakan, dalam kegiatan ini, Minikino mempertegas kembali komitmen organisasi. Minikino percaya bahwa budaya hanya bisa eksis dan berkembang dengan pertukaran, dan bukan isolasi.

“Secara konkret, Minikino memberi perhatian untuk pembentukan dan penguatan jaringan kerja internasional di bidang film. Selanjutnya menempatkan karya film sebagai karya seni dan budaya yang memiliki nilai-nilai literaturnya tersendiri, yang kekuatannya sebanding dengan karya literatur lainnya,” kata Edo.

Selain kolaborasi antara Documentary Dream Center dan Minikino, kegiatan ini juga didukung oleh The Japan Foundation’s Asia Center Grant Program, Yamagata International Documentary Film Festival, MASH Denpasar dan Yayasan Kino Media (Denpasar, Bali). [T][*]

_____

KABAR MINIKINO LAINNYA:

[Kabar Minikino]: MFW 6, Tetap Berkarya dengan Inovasi di Tengah Pandemi
Agus Wiratama dari Teater Kalangan mengisi suara dalam program S-Express 2020 Indonesia
[Kabar Minikino]: S-Express 2020 Indonesia dengan Deskripsi Audio Beri Akses Bagi Tuna Netra
Minikino Open December ke-17: Layar Tancep di Desa Padangsambian Kaja, Meriah dan Mendidik
Minikino Open December ke-17: Layar Tancep di Desa Padangsambian Kaja, Meriah dan Mendidik
Rita dan Minikino
Film Kimchi
Kimchi: Foto, Keabadian dan Ketiadaan – Catatan dari Minikino Film Week 2018

Tags: filmfilm dokumenterfilm pendekMinikino
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Banjir Besar di Bali Tahun 1907-1932

Next Post

Mengintip Pertalian Ubud dan Karangasem pada Masa Lalu

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Panen Perdana Padi “Semeton Buleleng”, Komitmen Swasembada Pangan di Buleleng

by tatkala
August 3, 2025
0
Panen Perdana Padi “Semeton Buleleng”, Komitmen Swasembada Pangan di Buleleng

KABUPATEN Buleleng, Bali, menorehkan tonggak baru dalam ketahanan pangan dengan menyelenggarakan panen perdana varietas padi unggulan lokal, Semeton Buleleng, pada...

Read moreDetails

Inovasi Fermentasi Limbah Tandusan Sebagai Pakan Ternak

by Redaksi Tatkala Denpasar
May 15, 2024
0
Inovasi Fermentasi Limbah Tandusan Sebagai Pakan Ternak

DENPASAR | TATKALA.CO – Limbah tandusan (proses pembuatan minyak kelapa secara tradisional ternyata bisa difermentasi untuk makanan ternak. Inovasi itu...

Read moreDetails

Sorgum Makin Populer di Buleleng, Kini Panen Perdana di Desa Telaga

by Redaksi Tatkala Buleleng
April 3, 2024
0
Sorgum Makin Populer di Buleleng, Kini Panen Perdana di Desa Telaga

SORGUM tampaknya makin populer di Buleleng. Banyak petani yang mulai menanamnya, dan makanan berbahan sorgum sudah mulai dikenal. Di Desa...

Read moreDetails

Alih Fungsi Sawah Tidak Terkendali: Subak Hilang, Wisatawan Tidak akan Datang

by Redaksi Tatkala Denpasar
February 6, 2024
0
Alih Fungsi Sawah Tidak Terkendali: Subak Hilang, Wisatawan Tidak akan Datang

DENPASAR | TATKALA.CO --- Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Udayana Prof. Dr. I Wayan Budiasa, S.P., M.P., IPU, ASEAN Eng....

Read moreDetails

Desa Marga Dauh Puri, Tabanan, “Melamar” Sebagai Desa Binaan Fakultas Pertanian Unud

by Redaksi Tatkala Tabanan
January 24, 2024
0
Desa Marga Dauh Puri, Tabanan, “Melamar” Sebagai Desa Binaan Fakultas Pertanian Unud

TABANAN | TATKALA.CO -- Untuk keempat kali Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian (BEM FP Unud) menyelenggarakan Agricamp di Desa Marga...

Read moreDetails

Gagal Panen, Ada Asuransi Pertanian

by Redaksi Tatkala Buleleng
November 8, 2023
0
Gagal Panen, Ada Asuransi Pertanian

KINI ada asuransi untuk petani. Jika panen gagal, petani bisa tenang. Teorinya sesederhana itu. Tapia pa itu asuransi pertanian? Program...

Read moreDetails

Pepaya Bisa Jadi Bahan Bakar Masa Depan

by tatkala
October 16, 2023
0
Pepaya Bisa Jadi Bahan Bakar Masa Depan

PEPAYA termasuk buah tropis yang memiliki kepentingan komersial karena nilai nutrisi dan pengobatannya yang tinggi. Biji dan kulit pepaya yang...

Read moreDetails

Wine dari Jeruk Siam Kintamani

by tatkala
October 13, 2023
0
Wine dari Jeruk Siam Kintamani

WINE bukan hanya dari buah anggur. Kini terdapat upaya pengembangan minuman wine yang diolah dari buah jeruk siam. Pengolahan jeruk...

Read moreDetails

Subak Kulub Atas Tampaksiring Sudah Setahun Kekeringan Tanpa Solusi

by tatkala
September 20, 2023
0
Subak Kulub Atas Tampaksiring Sudah Setahun Kekeringan Tanpa Solusi

BAGAIMANA bisa subak sampai kekeringan? Itu pertanyaan yang aneh. Tapi ada yang lebih aneh, sudah tahu subak mengalami kekeringan, tapi...

Read moreDetails

Intelektual Jepang Memperkenalkan Teknologi Ratoon-rice Kepada Petani Padi di Jatiluwih

by tatkala
September 5, 2023
0
Intelektual Jepang Memperkenalkan Teknologi Ratoon-rice Kepada Petani Padi di Jatiluwih

DI JEPANG tidak ada subak. Itu sudah jelas. Oleh karenanya, saat pengabdian masyarakat di Subak Jatiluwih, Tabanan, mahasiswa Universitas Meiji,...

Read moreDetails
Next Post
“I Panti dan I Nganti” – Catatan Tumpek Landep

Mengintip Pertalian Ubud dan Karangasem pada Masa Lalu

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Alvin Tedjo: Potensi, Kesadaran, dan Ujian Waktu
Esai

Alvin Tedjo: Potensi, Kesadaran, dan Ujian Waktu

Potensi Manusia dan Lingkungan yang Membentuknya Kisah Alvin Tedjo menarik untuk direnungkan, bukan semata-mata karena ia merupakan keturunan Indonesia yang...

by Agung Sudarsa
October 29, 2026
Menulis yang Tak Tertahankan, Menyuarakan yang Terbungkam
Panggung

Menulis yang Tak Tertahankan, Menyuarakan yang Terbungkam

BAGAIMANA menuliskan luka yang sulit diungkapkan? Ketika trauma, kehilangan, dan ketidakadilan terasa begitu berat, mampukah kata-kata menggambarkan pengalaman yang menyakitkan...

by Dede Putra Wiguna
October 29, 2026
Labdanation Fashion Week Season III, Padukan Fashion Berkelanjutan dan Ambisi Rekor Dunia
Panggung

Labdanation Fashion Week Season III, Padukan Fashion Berkelanjutan dan Ambisi Rekor Dunia

PERAGAAN busana yang mengusung konsep tekstil berkelanjutan tampil memikat dalam Labdanation Fashion Week Season III di panggung terbuka Sira Village,...

by Nyoman Budarsana
October 29, 2026
Karya Agung Ki Pasek Badeg, Merawat Warisan Leluhur dan Meneguhkan Ikatan Pasemetonan
Khas

Karya Agung Ki Pasek Badeg, Merawat Warisan Leluhur dan Meneguhkan Ikatan Pasemetonan

ALUNAN lembut gamelan gangsa dan moncong reong berpadu dengan tembang-tembang klasik nan sakral, menghadirkan suasana khidmat yang sarat nuansa spiritual....

by Nyoman Budarsana
October 29, 2026
Melancaran ke Desa Les: Melihat Les dari Sisi yang Lain
Liputan Khusus

Pemberdayaan Produk Lokal Setelah Desa Les Diganjar Penghargaan ADWI 2024

“MAKANYA, pengembangannya lebih kepada CBT sebenarnya—Community Based Tourism.” Nyoman Nadiana, yang akrab disapa Don Rare, mengucapkan kalimat itu ketika menjelaskan...

by Jaswanto
October 29, 2026
Luncurkan “Penasaran”, Henry Manampiring Ingin Marah-Marah Lewat Cerpen
Panggung

Luncurkan “Penasaran”, Henry Manampiring Ingin Marah-Marah Lewat Cerpen

SELAMA ini Henry Manampiring dikenal sebagai penulis nonfiksi, terutama melalui Filosofi Teras yang mengupas filsafat Stoikisme. Namun, lewat kumpulan cerpen...

by Dede Putra Wiguna
October 29, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Ujian Menuju Kedewasaan: Saat  Cinta Tidak Lagi Menuntut Kesempurnaan

Tidak semua masalah dalam hubungan dapat diselesaikan dengan percakapan ringan atau kompromi sederhana. Fase Ujian Perjalanan relasi cinta pasangan yang...

by Tri Nugroho Adi
October 29, 2026
B-GIDME 2026 Hadirkan 46 Karya dari 52 Desainer Lima Negara
Pameran

B-GIDME 2026 Hadirkan 46 Karya dari 52 Desainer Lima Negara

Bali-Global Innovative Design Map Exhibition (B-GIDME) 2026 resmi dibuka pada Senin, 26 Oktober 2026, di Neka Art Museum (NAM), Ubud,...

by Nyoman Budarsana
October 28, 2026
Sutasoma vs Purusada: Satire Kekuasaan di Panggung Swara SeadaNya
Panggung

Sutasoma vs Purusada: Satire Kekuasaan di Panggung Swara SeadaNya

GUNAWAN Wicaksono membawakan tokoh Purusada dengan riasan tebal, didominasi garis merah dan hitam yang mempertegas wajahnya. Matanya melotot, suaranya menggelegar...

by tatkala
October 28, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Tembok Besar Indonesia Itu Bernama Etnosentrisme [Catatan Hari Sumpah Pemuda]

BANYAK yang mengira, setelah Sumpah Pemuda tahun 1928 persoalan bangsa yang majemuk ini telah selesai. Banyak pula yang berharap, setelah...

by Chusmeru
October 28, 2026
Taksi Ferrari-Lamborghini ala Kawah Ijen
Tualang

Taksi Ferrari-Lamborghini ala Kawah Ijen

MENDENGAR kata Ferrari atau Lamborghini, bayangan kita mungkin langsung tertuju pada mobil mewah berharga selangit dengan fitur-fitur canggih. Namun, Ferrari...

by Kadek Sri Widiastuti
October 28, 2026
Panji Lestari, Wanita Tani, dan Warga Penggerak Desa Wisata Panji
Liputan Khusus

Panji Lestari, Wanita Tani, dan Warga Penggerak Desa Wisata Panji

“DI DESA PANJI, kami tidak menjual pemandangan, kami menjual cara hidup.” Kalimat itu ditulis Jro Mangku Made Ariawan, Perbekel Desa...

by Jaswanto
October 28, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co