24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Davka, Lintasan Pertama, dan Segitiga yang Saling Menguatkan

Dewa Rhadea by Dewa Rhadea
December 8, 2025
in Esai
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045

Dewa Rhadea

ADA momen-momen kecil dalam hidup yang diam-diam mengubah cara kita memandang diri sendiri, keluarga, dan dunia. Bagi saya, istri, dan putra bungsu kami Davka, momen itu datang pada Kejuaraan Renang & Selam pertamanya di Badung—bersama Keluarga Besar Klub Renang & Selam Dolphin Buleleng.

Kami datang sebagai keluarga yang belajar. Belajar tentang keteguhan anak kami, tentang kerja sama yang tak pernah kami sadari sebelumnya, dan tentang pengharapan manusia yang sesederhana melihat seorang anak berani melompat ke air untuk pertama kalinya. Dalam atmosfer sportivitas itu, saya merasakan apa yang sering luput dari hiruk pikuk hidup: bahwa pendidikan paling jujur sejatinya lahir dari proses, bukan hasil.

Anak-Anak, Ketegangan, dan Pertarungan Menghadapi Diri Sendiri

    Di antara teriakan dukungan, peluit wasit, dan riuh para orang tua, kami menyaksikan sesuatu yang lebih substansial dari sekadar ajang kompetisi: ketegangan pertama Davka. Tangannya dingin, langkahnya lebih pelan, napasnya lebih pendek.

    Sebagai orang tua, kami sudah menyiapkan banyak hal. Namun kami tak menduga mentalitas dan daya juang yang Davka tunjukkan. Ia masuk ke lintasan bukan sebagai calon juara, tetapi sebagai seorang bocah yang belajar menaklukkan musuh terbesar dalam hidup mana pun: dirinya sendiri.

    Ia belum naik podium hari itu. Tapi kami pulang dengan rasa bangga yang jauh lebih jujur. Ada kemenangan yang tidak bisa ditimbang oleh medali: keberanian menghadapi kecemasan, kejujuran merasakan takut, dan tekad untuk tetap turun ke air walau jantung berdegup lebih kencang dari biasanya.

    Dari Kursi Lipat hingga Buah-Buahan: Fasilitas adalah Ilmu Kolektif

    Sebagai orang tua baru dalam dunia pendampingan atlet, kami segera sadar bahwa kejuaraan bukan hanya urusan keberanian anak, tetapi juga kesiapan orang tua. Dari official team dan para orang tua klub Dolphin yang lebih senior, kami belajar tentang hal-hal “sepele tapi krusial”:

    • kursi lipat dan tikar untuk menjaga kenyamanan;
    • komposisi gizi yang seimbang;
    • vitamin, hidrasi, buah-buahan; hingga
    • etika perilaku dan disiplin jam istirahat.

    Kami sadar, proses pembinaan atlet bukan hanya tentang latihan teknik, tapi juga budaya mendampingi. Sebuah pendidikan diam-diam untuk kami para orang tua agar lebih peka, lebih tertib, dan lebih suportif.

    Panutan yang Membentuk Davka

    Selama dua hari kejuaraan, Davka tidak hanya bertanding. Ia menyerap. Ia mencontoh. Ia melihat kakak-kakaknya di Klub Dolphin yang telah lebih dulu membuktikan disiplin latihan dan prestasi. Ada nilai yang tak pernah bisa diajarkan hanya lewat nasihat: keteladanan.

    Di pinggir kolam itu, saya melihat mata Davka berbinar mengikuti gerak panutannya. Dari situlah saya sadar, seorang anak membutuhkan tiga titik untuk bertumbuh:

    Official Coaching Team, Orang Tua, dan Atlet itu sendiri. Tiga titik yang membentuk segitiga kokoh bagi perjalanan seorang atlet kecil.

    Solidaritas Dolphin: Keluarga yang Tidak Pernah Disebut, tapi Nyata

    Ada sesuatu yang mengharukan dari keluarga besar Dolphin: perpaduan emosi manusia yang bertemu dalam ritme yang seragam. Mulai dari sesi latihan, persembahyangan bersama, hingga detik-detik perlombaan, semua bahu-membahu tanpa perlu komando.

    Semua saling menenangkan, memotretkan senyum, memberi tepukan bahu, menawarkan air minum, bahkan menguatkan para orang tua yang anak-anaknya baru saja kalah tipis di garis akhir. Semuanya terasa hangat, nyata, dan tulus. Kami merasa diterima, dibimbing, dan ikut dibesarkan.

    Harapan kepada Pemerintah: Sapras Bukan Kemewahan, tapi Kebutuhan

    Di balik keriuhan itu, ada harapan yang tidak bisa kami pendam. Bahwa pembinaan olahraga—di Bali khususnya, di Indonesia pada umumnya—memerlukan keberpihakan yang lebih serius dari pemerintah.

    Setiap kabupaten/kota seharusnya memiliki sarana-prasarana yang layak:

    • untuk atlet;
    • untuk official; dan
    • untuk keluarga yang ikut menjalani proses pembinaan.

    Karena pertumbuhan atlet bukan hanya soal bakat. Ia membutuhkan ekosistem. Dan ekosistem tak akan pernah tumbuh jika hanya bertumpu pada idealisme klub seperti Dolphin yang bekerja lebih banyak dengan cinta daripada fasilitas.

    Terima kasih dan Selamat untuk Dolphin Buleleng

    Terima kasih Semesta.

    Terima kasih Official Team Klub Renang & Selam Dolphin Buleleng, dari Pembina hingga Pelatih.

    Terima kasih para orang tua dan seluruh atlet yang sudah men-support, membimbing, dan membesarkan hati Davka.

    Dan tentu, selamat kepada Klub Renang & Selam Dolphin Buleleng yang berhasil meraih Juara Umum II pada kejuaraan ini.

    Sebuah pencapaian yang layak dirayakan, dijaga, dan diwariskan. Semoga deret prestasi berikutnya segera menyusul, dan suatu hari Davka dapat menjadi bagian dari barisan kontributor prestasi-prestasi itu.

    Salam olahraga!

    “Setiap anak adalah ombak kecil yang mencari bentuknya. Tugas kita hanyalah memastikan ia tak berhenti bergerak menuju samudera.” – Dewa Rhadea. [T]

    Penulis: Dewa Rhadea
    Editor: Adnyana Ole

    Tags: olahragarenungan
    ShareTweetSendShareSend
    Previous Post

    Festival Sastra Jakarta Barat 2025: Ruang Pulang Bahasa, Ingatan, dan Kota yang Sedang Bertumbuh

    Next Post

    Duet Maut: Bicara dengan Kata, Tubuh, dan Jiwa Antara Bambang Oeban & Imam Ma’arif di Festival Sastra Jakarta Barat 2025

    Dewa Rhadea

    Dewa Rhadea

    Penulis tinggal di Singaraja

    Related Posts

    Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

    by Wayan Gde Yudane
    October 23, 2026
    0
    Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

    Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

    Read moreDetails

    Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

    by I Ketut Suar Adnyana
    October 22, 2026
    0
    Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

    IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

    Read moreDetails

    Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

    by Tri Nugroho Adi
    October 22, 2026
    0
    Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

    Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

    Read moreDetails

    Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

    by I Wayan Artika
    October 21, 2026
    0
    Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

    ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

    Read moreDetails

    Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

    by Chusmeru
    October 21, 2026
    0
    Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

    DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

    Read moreDetails

    Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

    by Angga Wijaya
    October 20, 2026
    0
    Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

    SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

    Read moreDetails

    Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

    by Luh Putu Anggreny
    October 20, 2026
    0
    Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

    BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

    Read moreDetails

    Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

    by Wayan Gde Yudane
    October 19, 2026
    0
    Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

    Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

    Read moreDetails

    Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

    by AA Ayu Arun Suwi Arianty
    October 19, 2026
    0
    Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

    PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

    Read moreDetails

    Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

    by I Wayan Yudana
    October 19, 2026
    0
    Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

    ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

    Read moreDetails
    Next Post
    Duet Maut: Bicara dengan Kata, Tubuh, dan Jiwa Antara Bambang Oeban & Imam Ma’arif di Festival Sastra Jakarta Barat 2025

    Duet Maut: Bicara dengan Kata, Tubuh, dan Jiwa Antara Bambang Oeban & Imam Ma’arif di Festival Sastra Jakarta Barat 2025

    Please login to join discussion

    Ads

    POPULER

    • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

      Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

      22 shares
      Share 22 Tweet 0
    • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

      0 shares
      Share 0 Tweet 0

    ARTIKEL TERKINI

    Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
    Pendidikan

    Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

    SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

    by Wahyu Mahaputra
    October 23, 2026
    Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
    Panggung

    Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

    KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

    by Nyoman Budarsana
    October 23, 2026
    Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
    Esai

    Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

    Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

    by Wayan Gde Yudane
    October 23, 2026
    Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
    Khas

    Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

    SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

    by Dede Putra Wiguna
    October 23, 2026
    Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
    Panggung

    Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

    GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

    by Dede Putra Wiguna
    October 22, 2026
    Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
    Esai

    Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

    IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

    by I Ketut Suar Adnyana
    October 22, 2026
    Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
    Esai

    Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

    Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

    by Tri Nugroho Adi
    October 22, 2026
    Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
    Panggung

    Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

    DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

    by Nyoman Budarsana
    October 22, 2026
    Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
    Esai

    Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

    ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

    by I Wayan Artika
    October 21, 2026
    Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
    Opini

    Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

    SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

    by I Made Pria Dharsana
    October 21, 2026
    Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
    Pendidikan

    Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

    ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

    by Nyoman Budarsana
    October 21, 2026
    Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
    Pariwisata

    Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

    DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

    by Nyoman Budarsana
    October 21, 2026

    TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

    • Penulis
    • Tentang & Redaksi
    • Kirim Naskah
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Desclaimer

    Copyright © 2016-2025, tatkala.co

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Beranda
    • Feature
      • Khas
      • Tualang
      • Persona
      • Historia
      • Milenial
      • Kuliner
      • Pop
      • Gaya
      • Pameran
      • Panggung
    • Berita
      • Ekonomi
      • Pariwisata
      • Pemerintahan
      • Budaya
      • Hiburan
      • Politik
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Pertanian
      • Lingkungan
      • Liputan Khusus
    • Kritik & Opini
      • Esai
      • Opini
      • Ulas Buku
      • Ulas Film
      • Ulas Rupa
      • Ulas Pentas
      • Kritik Sastra
      • Kritik Seni
      • Bahasa
      • Ulas Musik
    • Fiksi
      • Cerpen
      • Puisi
      • Dongeng
    • English Column
      • Essay
      • Fiction
      • Poetry
      • Features
    • Penulis
    • Buku
      • Buku Mahima
      • Buku Tatkala

    Copyright © 2016-2025, tatkala.co