24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Jika Sekolah Tadika Mesra dalam Film Upin Ipin Menerapkan Program Makan Siang Gratis, Gimana Jadinya Ya?

Ananta Kurnia by Ananta Kurnia
May 7, 2024
in Esai
Jika Sekolah Tadika Mesra dalam Film Upin Ipin Menerapkan Program Makan Siang Gratis, Gimana Jadinya Ya?

Sekolah Tadika Mesra dalam film Upin Ipin

HASIL pemilu di Indonesia masih cukup ramai untuk dibahas, entah itu di kanal media massa maupun media sosial, bahkan di pos ronda bapak-bapak pun masih ramai membicarakan hasil pemilu termasuk hal-hal yang akan terjadi berikutnya. Salah satu penyebabnya adalah pasangan capres dan cawapres nomor urut dua, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka telah sah secara resmi memenangkan Pemilu 2024 yang telah disusul dengan Putusan Mahkamah Konstitusi dan Penetapan dari KPU RI.

Salah satu program yang diusung paslon nomor urut dua ini adalah program makan siang dan susu gratis untuk mencegah stunting. Sekilas program ini tidak ada masalah selain harus cermat terkait dengan dana APBN yang digunakan. Namun yang lebih seru adalah buanyak sekali netizen yang menerka-nerka bagaimana program makan siang gratis ini dilaksanakan.

Harus diakui, program makan siang gratis ini memang cukup menarik untuk dibahas. Saya pun akhirnya berandai-andai untuk mensimulasikan jika program makan siang gratis ini dilaksanakan di Sekolah Tadika Mesra dalam film Upin Ipin produksi Malaysia. Sekolah Tadika Mesra adalah tempat Upin Ipin menimba ilmu.

Menurut perkiraan saya, beginilah yang akan terjadi.

Para Murid Tadika Mesra semakin rajin untuk bersekolah

Siapa sih yang nggak suka makanan gratis? Rasanya hampir semua orang menyukai gratisan.  Nah, program makan siang gratis ini saya yakin bisa menjadi pemacu motivasi agar anak-anak rajin bersekolah, tak terkecuali di Tadika Mesra.

Saya yakin, setiap malam para murid pasti sudah membayangkan menu makanan yang akan disajikan pada keesokan harinya. Apalagi kalau menunya sudah dishare di grup WA wali murid, bisa jadi menambah semangat sekolah nggak sih? Nantinya setiap murid bahkan Upin Ipin pada malam sembari mengerjakan PR malah bertanya pada Opah, “Opah opah, besok menu makan siang gratisnya apa ya?”

Kalau tahu besok menu makan gratisnya adalah ayam goreng, tentunya Opah maupun Kak Ros tidak akan kesulitan untuk membangunkan Upin Ipin.

Mail bisa jadi kaya raya

Hal yang paling didambakan Mail dalam program makan siang gratis ini adalah terpilihnya dirinya menjadi pemasok makan siang gratis di Tadika Mesra. Tak dapat dipungkiri bahwa Mail selain berjualan mainan juga berjualan ayam goreng, apalagi makanan buatan Mail bukan main enaknya.

Coba bayangkan saja jika Mail mendapat tawaran untuk menyediakan makan siang gratis di sekolahnya setiap hari, bisa dibayangkan omzet yang akan Mail terima selama dia bersekolah disana, ditambah pula sifat manajemen keuangan Mail yang penuh perhitungan membuat dia bisa menjadi kaya raya jika dapat mengelola keuangan dengan baik.

Kedai Paman Mutu sepi pembeli

Hal agak lain yang akan mungkin terjadi jika di Tadika Mesra ada program makan siang gratis adalah Paman Mutu jadi kekurangan pembeli. Meskipun kenyataannya Kedai Paman Mutu punya pelanggan setia yaitu Tok Dalang, dengan adanya program makan siang gratis ini tetap bikin penjualan di kedainya menjadi menurun.

Bisa kita bayangkan betapa besarnya kontribusi anak-anak Sekolah Tadika Mesra terhadap kedai Paman Mutu. Tiap pulang sekolah, mereka langsung main, setelah puas atau capek bermain, tujuan selanjutnya ke Kedai Paman Mutu untuk memesan cemilan atau es. Bayangkan kalau mereka dalam posisi kenyang setelah makan siang gratis, otomatis rasa ingin makan berkurang drastis.

Fizi bisa makan enak

Selanjutnya, hal yang mungkin terjadi jika program makan siang gratis diterapkan di Tadika Mesra adalah para siswa yang kurang mampu bisa makan enak dan mungkin terpenuhi gizinya, terutama Fizi. Rasanya para penonton belum banyak yang tahu jika Fizi secara ekonomi sedikit kurang mampu. Ini dibuktikan pada beberapa episode juga sering kali menunjukkan ketergantungan Fizi terhadap Ehsan, seperti pinjam pensil warna hingga meminjam mainan yang menandakan bahwa dirinya tidak mempunyai barang-barang semacam itu.

Nah, program makan siang gratis ini di Tadika Mesra tentu menjadi kabar baik untuk Fizi. Pasalnya dia bisa makan makanan enak setiap hari.

Para Wali Murid Tadika Mesra bisa kaya

Ini yang terakhir, program makan siang gratis di Tadika Mesra ini juga dapat membuat para wali murid Tadik Mesra kaya raya. Kok bisa sih? Ya bisa aja. Sekarang mari kita bayangkan betapa banyak uang yang bisa ditabung kalau-kalau makan siang dan susu gratis beneran terjadi di sekolah. Katakanlah, untuk satu kali makan siang per hari butuh budget 15 ribu, belum lagi harga susunya, kalau dikalikan 5 hari sekolah mengikuti kalender sekolah negeri, berarti para wali murid Tadika Mesra bisa menghemat minimal 75 ribu dalam seminggu.

Dalam satu bulan, artinya mereka bisa menghemat uang sampai 300 ribu. 300 ribu itu lumayan besar lho, apalagi ini akan dilaksanakan berbulan-bulan lamanya. Uang segitu pasti dibutuhkan banget untuk belanja sehari-hari dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Kira-kira begitulah hal-hal yang mungkin terjadi seandainya program makan siang dan susu gratis diterapkan di Tadika Mesra. Kalau memang beneran ada dan dilaksanakan, saya pikir akan menguntungkan lebih banyak pihak terutama bagi murid yang status ekonominya kurang mampu atau berasal dari keluraga yatim pitu seperti Upin Ipin.

Kira-kira apalagi ya yang akan terjadi jika program makan siang gratis diterapkan di Sekolah Tadika Mesra? Ada yang bisa menambahkan? [T]

Beruntung Upin Ipin Tak Lahir di Kuburan
Festival Makan Duren di Buleleng: Promosi Buah Tempatan, Bolehlah Nyontek Upin-Ipin
Tags: PolitiksatireUpin Ipin
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Wisata Kemiskinan: Menjual Citra dan Nestapa

Next Post

Puji Hartono, Menggantung Hidup kepada Sadel Motor

Ananta Kurnia

Ananta Kurnia

Pengangguran. Lahir dan tinggal di Gilimanuk, Jembrana, Bali

Related Posts

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

Read moreDetails

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails
Next Post
Puji Hartono, Menggantung Hidup kepada Sadel Motor

Puji Hartono, Menggantung Hidup kepada Sadel Motor

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co