3 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Novel Psycho-thriller yang Mencekam, “Rainbow Cake”, Dibedah di JKP Denpasar

tatkala by tatkala
August 15, 2019
in Lingkungan
Novel Psycho-thriller yang Mencekam, “Rainbow Cake”, Dibedah di JKP Denpasar

novel Rainbow Cake (2019) karya kolaborasi Rayni N. Massardi dan Christyan AS.


Untuk merayakan hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Jatijagat Kampung Puisi (JKP) menggelar acara diskusi novel Rainbow Cake(2019) karya kolaborasi Rayni N. Massardi dan Christyan AS. Diskusi tersebut digelar pada hari Sabtu, 17 Agustus 2019, pukul 19.00 wita, di markas JKP, Jalan Cok Agung Tresna Nomer 109 Renon, Denpasar, Bali. Acara diisi dengan pemaparan proses kreatif penulisan novel, pembacaan nukilan novel, dan pementasan musikalisasi puisi bersama kelompok “Senja di Cakrawala”.

Novel psycho-thriller setebal 260 halaman ini cukup menarik perhatiankarena berkisah tentang seorang perempuan korban bullying (perundungan) yang kemudian berhasil membalaskan dendamnya. Tokoh utama novel ini, Hilda, pernah mengalami di-bully pada masa remaja, sehingga membuat sang tokoh merasa selalu tidak nyaman dengan dirinya. Hal itu membuat hatinya menjadi keras. Kemudian dia melanjutkan sekolah ke Paris, ia perlahan mengubah cara pandang terhadap diri dan gaya hidupnya. Di Paris dia belajar memasak dan bikin kue. Dan dia juga memiliki  kegemaran baru mengunjungi galeri seni, membuatnya terpaku di hadapan sebuah lukisan yang menggetarkan dan perlahan membuka pengalaman aneh pada tubuhnya.

Hilda kemudian hijrah ke Ubud, Bali. Dia mulai dihantui musik dan lagu yang tiba-tiba bersarang di kepala dan telinganya. Selain merasa ngeri dan membuatnya mual dan pening, ia juga menikmati gairah dan energi aneh dari apa yang didengarnya. Sampai ia bertemu dengan orang-orang dari masa lalu yang pernah melukai hati dan sangat dibencinya.

Ketika balik ke Jakarta, Hilda sukses sebagai pembuat dan pemilik toko kue. Namun masa lalunya semakin menghantui dan merusak jiwanya. Cinta, benci, rindu, dan dendam telah mengaduk-aduk emosi dan energinya yang luar biasa. Alunan musik dan lagu misterius yang terus menghantuinya telah mendorongnya untuk melakukan hal-hal tak terduga termasuk mewujudkan seni instalasi “Kue Terindah”.  Sebuah “Rainbow Cake” yang berakhir dengan kengerian dan malapetaka.

Proses penulisan novel yang digarap dua pengarang dari generasi berbeda ini termasuk unik. Gagasan utama novel ditulis oleh Rayni pada tahun 2018 hingga selesai. Kemudian diserahkan kepada Christyan untuk ditambahkurangi dan dilengkapi sesuai imajinasi dan kreasinya sendiri. Setelah rampung mereka kemudian mendiskusikan, menyunting ulang dan saling melengkapi hingga mencapai bentuk final pada tahun 2019. Christyan tidak hanya ikut menulis dan melengkapi teks, tapi juga membuat ilustrasi di setiap bab dan kemudian membuat rancangan sampulnya.

Kerjasama Rayni dengan Christyan tidak hanya pada penggarapan novel ini saja. Sebelumnya, Rayni pernah meminta Christyan untuk membuat ilustrasi dan gambar sampul kumpulan cerita pendek bergambar Daun Itu Mati (2017). Dan kini mereka tengah menyiapkan cerita bergambar berjudul Pocong Ketakutan.

Bagi Rayni, Rainbow Cake ini adalah karya fiksinya yang kesembilan, dan merupakan pengalaman pertamanya menulis novel thriller. Dan, tanpa terduga, karyanya ini seolah digerakkan serta dijiwai oleh energi luar biasa dari dua lagu karya seniman Sudjiwo Tedjo: Titi Kolo Mongso dan Ingsun.  Rainbow Cake adalah novel Rayni yang kedua setelah “Langit Terbuka” (Prenada Media-2017). Sebelumnya, Rayni dikenal sebagai fashion styliste, dan pengarang cerita pendek dan sudah menerbitkan sejumlah buku kumpulan cerpen, serta menulis beberapa buku nonfiksi.



Rayni N. Massardi lahir Brussels, Belgia, 29 Mei 1957. Lulusan Universitas Paris III, Sorbonne Nouvelle, Departement d’Etude et de Recherches Cinematographiques, Paris, Perancis (1981), ini pernah ikut dalam beberapa produksi film dan mengajar sinematografi. Berhenti dari kegiatan film, ia kemudian banyak menulis cerita pendek yang dimuat di pelbagai koran dan majalah. Antara lain terpilih dalam antologi Laki-Laki yang Kawin dengan Peri: Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 1995 dan Riwayat Negeri yang Haru: Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2006. Kumpulan cerpen tunggalnya adalah: Istri Model Baru (1990), Pembunuh (2005), I Don’t Care (2008), Awas Kucing Hilang (2010), dan Terima Kasih Anakku (2012).Rayni juga menulis karya nonfiksi, antara lain: Ngoprek ‘Santai’ Syair Lagu: Dari Taman Langit sampai TakAda yang Abadi (2010), Hidup Enggak Enak Itu Enak! (2007), 1655: Tak Ada “Rahasia” dalam Hidup Saya! (2005), dan Inspirasi Mode Indonesia (2003).

Sementara itu Christyan AS lahir di Blitar, Jawa Timur, pada 9 Februari 1990 dan dibesarkan di Denpasar, Bali. Lulusan S1 Pendidikan Seni Rupa dari Universitas Negeri Malang, dan S2 program pascasarjana Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa UGM, ini berkarya di bidang multidisiplin seni: seni rupa, performance art, aktor, menulis lagu, dan lain-lain. Beberapa ilustrasinya antara lain pernah dimuat dalam buku Meditasi Kimchi karya Tengsoe Tjahjono (2016), Usaha Membunuh Sepi karya Felix K. Nesi (2016), Daun itu Mati karya Rayni N. Massardi (2017), ilustrasi cover untuk buku Estetika Musik karya Suka Hardjana (2018), ilustrasi untuk beberapa film indie, dan lain-lain.

Christyan juga aktif dalam banyak pementasan teater, seperti Caligula (2013) dan Hamlet (2013) dengan Teater Ruang Karakter-Malang, monolog Mata Kucing (2015) yang disutradarai Abu Bakar (Teater Bumi-Denpasar). Dia juga menjadi sutradara, penulis naskah, sekaligus pemain utama dalam lakon Suara-Suara (2018) yang diinspirasi dari naskah Nyanyian Angsa karya Anton Chekov (produksi Teater Vocarium bekerjasama dengan Teater Amarta, Yogyakarta), dan lain-lain. [T] [*]

Tags: bedah bukuBukuJati Jagat Kampung Puisinovelresensi buku
Share118TweetSendShareSend
Previous Post

Alienasi, Mimikri dan Identitas Indonesia yang Terbelah – [Spesial 17 Agustus-an]

Next Post

Lulus Kuliah, Ngapain? Bekerja atau Berkarya? Bikin Ukiran itu Berkarya, Bikin Anak Tangga itu Bekerja

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir

by tatkala
September 21, 2026
0
Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir

DENPASAR | TATKALA.CO -- Ekosistem pesisir dan hutan mangrove di Bali kini menghadapi ancaman krisis lingkungan yang sangat serius, salah...

Read moreDetails

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

by tatkala
August 21, 2026
0
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

Read moreDetails

Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

by Ni Luh Gde Sari Dewi Astuti
June 11, 2026
0
Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

KOMITMEN dalam menjaga kelestarian lingkungan terus ditunjukkan oleh Fakultas Vokasi Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPB Internasional). Melalui Program Studi...

Read moreDetails

Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

by Nyoman Budarsana
June 6, 2026
0
Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan bersama WWF-Indonesia, Konservasi Indonesia, GIZ Indonesia, CTI-CFF, Coral Triangle Center, Yayasan Pesisir Lestari, dan Coca-Cola Europacific...

Read moreDetails

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

by Son Lomri
April 21, 2026
0
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

by tatkala
March 29, 2026
0
Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

SEBANYAK lebih dari 100 orang melakukan penanaman pohon di kawasan Danau Tamblingan, Buleleng, Bali, Sabtu, 28 Maret 2026. Mereka berasal...

Read moreDetails

Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

by Radha Dwi Pradnyani
February 22, 2026
0
Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

RUMAH kecil bernomor 76 di pinggir Jalan Sudirman, Singaraja, tepatnya di Kelurahan Banyuasri, Kabupaten Buleleng, Bali, siang itu mendadak ramai....

Read moreDetails

Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

by tatkala
September 1, 2025
0
Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

TIGA orang perwakilan pemimpin Desa Luang Barat dan Desa Luang  Timur, Maluku Barat Daya, mengikuti kegiatan Sekolah Lapang di Turtle...

Read moreDetails

Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

by tatkala
March 23, 2025
0
Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

NGUSABA Kadasa Pura Ulun Danu Batur tahun Saka 1947 (tahun 2025) akan dimulai pada Tilem Kasanga, 28 Maret 2025. Selama...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

by tatkala
March 19, 2025
0
Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

INI benar-benar kolaborasi internasional antara mahasiswa dan komunitas di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng-Bali. Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang (PBJ)...

Read moreDetails
Next Post
Lulus Kuliah, Ngapain? Bekerja atau Berkarya? Bikin Ukiran itu Berkarya, Bikin Anak Tangga itu Bekerja

Lulus Kuliah, Ngapain? Bekerja atau Berkarya? Bikin Ukiran itu Berkarya, Bikin Anak Tangga itu Bekerja

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co