21 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
in Panggung
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Penampilan sekaa balaganjur di ARMA Fest

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap yang menjadi bagian dari ARMA Fest 2026, Sabtu, 19 September 2026. Para pecinta seni baleganjur dari bebagai daerah hadir menunggu satu persatu sekaa yang tampil di atas stage tyerbuka itu.

Pada hari pertama pelaksanaan ARMA Fest, ada empat sekaa tampil mengadu kreativitas dan kepiawaian memainkan gamelan baleganjur. Mereka adalah Sekaa Baleganjur Putra Kencana, Nata Suara, Sekaa Gong Puspa Sari, dan Sekaa Gong Bina Yowana Santhi.

Para peserta ini didominasi anak-anak muda terlihat jelas di setiap penampilan. Masing-masing sekaa tampil penuh energi dan memiliki karakter tersendiri. Mereka tidak sekadar memainkan tabuh berdasarkan pakem, tetapi meracik kreativitas baru melalui permainan ritme, koreografi, ekspresi wajah, hingga penjiwaan yang kuat.

Di atas panggung, para penabuh tampak bersemangat menjaga tempo dan dinamika permainan. Pukulan kendang, ceng-ceng, dan kajar dimainkan dengan presisi di tengah tekanan waktu dan perhatian juri. Sorak penonton yang memadati arena semakin membakar semangat para peserta, membuat suasana perlombaan berlangsung meriah dan kompetitif.

“Lomba Baleganjur Ngarap ini tidak hanya menampilkan peserta di atas panggung, tetapi menjalankan prosesi ngarap hingga menuju open stage. Ini salah satu yang menjadi pembeda dari festival lainnya,” kata Ketua Panitia ARMA Fest 2026, I Made Sutama, Sutama dalam keterangan sebelum lomba berlangsung.

Penampilan sekaa balaganjur di ARMA Fest

Lomba yang belakangan semakin diminati generasi muda itu, tidak hanya mengandalkan kemampuan memainkan gending dan menyusun komposisi, tetapi juga menggabungkan teknik permainan, koreografi, ekspresi, hingga busana sebagai bagian dari pertunjukan. Baleganjur ngarap menawarkan bentuk kreativitas musikal yang lebih dinamis, tanpa meninggalkan akar tradisinya.

Berbeda dengan pertunjukan baleganjur yang umumnya dimainkan dalam posisi duduk di atas panggung, konsep ngarap dalam festival ini menghadirkan prosesi yang dilakukan sambil berjalan menuju open stage. Perubahan format tersebut membuat pertunjukan terasa lebih atraktif dan dekat dengan penonton.

“Konsep yang berisi berjalan tersebut menjadi salah satu pembeda Lomba Baleganjur Ngarap tahun ini. Ada proses benar benar ngarap. Ini konsep sekaligus memberikan pengalaman kepada penonton, khususnya generasi muda, untuk mengenal lebih dekat tradisi baleganjur dan proses kreatif dalam ngarap,” imbuhnya.

ARMA Fest 2026 melibatkan sembilan sekaa baleganjur dari berbagai wilayah di Bali. Setelah empat sekaa tampil pada hari pertama, maka pada hari kedua, Minggu 20 September, (hari ini) peserta yang tampil lima sekaa. Peserta itu terdiri atas Sekaa Teruna Yowana Eka Jaya, Sanggar Tari & Tabuh Semara Girang, Gamelan Sanggita, Komunitas Seni Cak Keramas, dan Sekaa Teruna Kencana. Rangkaian kegiatan juga diisi melukis spontan, workshop melukis gaya Keliki dan Komunitas Baturulang, serta dolanan dari Sanggar ARMA Kumara Sari.

Penampilan sekaa balaganjur di ARMA Fest

Selain baleganjur, ARMA Fest 2026 menghadirkan berbagai kegiatan seni dan budaya yang melibatkan anak-anak, pelajar, pemuda, hingga seniman dewasa. Program tersebut mencakup workshop megendang, pameran seni rupa, dan berbagai pertunjukan. “Seniman dan penampilnya ada anak-anak, pemuda, dan dewasa. Ada seniman lukis, ada workshop yang pesertanya siswa SD dan SMP. Mereka belajar melukis dan megendang, bermain gendang Bali. Jadi kami adakan pembelajaran di sini,” ujar Sutama.

Menurut Sutama, ARMA Fest juga menjadi bagian dari upaya Museum ARMA untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat Bali, khususnya generasi muda. Selama sekitar 30 tahun keberadaan Museum ARMA, pengunjung masih didominasi wisatawan asing. “Sejak 30 tahun ARMA Museum didirikan, pengunjung selalu warga asing. Warga kita sendiri masih sangat jarang. Jadi, supaya mereka mengenal museum ini,” ujarnya.

Sutama berharap ARMA Fest dapat menjadi pintu masuk bagi masyarakat lokal untuk mengenal lebih dekat Museum ARMA, koleksi seni, serta berbagai kegiatan kebudayaan yang berlangsung di dalamnya.

General Manager ARMA Museum & Resort, Made Suhartana mengatakan, penyelenggaraan ARMA Fest juga merupakan bagian dari upaya menjaga keberlangsungan tradisi budaya Bali sekaligus membuka ruang interaksi antara masyarakat dan seni.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan nilai dan kualitas pariwisata Bali, terutama melalui pengembangan pariwisata berbasis budaya. “Melestarikan tradisi budaya Bali, masyarakat berinteraksi, tertarik dengan seni dan budaya. Harapan ke depan meningkat nilai pariwisata, kualitas pariwisata,” ujarnya.

Rangkaian ARMA Fest 2026 turut menghadirkan pameran lukisan gaya Keliki. Pameran ini memberikan ruang bagi seniman lokal dari Desa Keliki untuk memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat yang lebih luas.

Ketua Yayasan ARMA, Agung Yudi mengatakan, keberadaan ARMA tidak terlepas dari kontribusi berbagai kalangan, terutama seniman dan budayawan. “ARMA tidak hanya milik satu orang. ARMA juga besar oleh banyak kalangan, seniman, budayawan, bisa berdiri sampai sekarang usia 30 tahun ini,” ucapnya.

Menurut Agung Yudi, tantangan ARMA ke depan adalah menjaga marwah seni dan budaya Bali sekaligus tetap mampu mengikuti perkembangan zaman. Semangat tersebut menjadi salah satu dasar pengusungan tema “Living Tradition” dalam ARMA Fest 2026.

Melalui tema tersebut, ARMA Fest tidak sekadar menghadirkan pertunjukan seni, tetapi juga membuka ruang bagi tradisi untuk terus hidup dan berkembang. Budayawan, seniman, komunitas, serta generasi muda dipertemukan dalam ruang yang sama untuk belajar, berinteraksi, dan berkreasi.

Penampilan sekaa balaganjur di ARMA Fest

Secara keseluruhan, ARMA Fest 2026 melibatkan hampir 1.000 seniman dari berbagai komunitas dan latar belakang seni. Lomba Baleganjur Ngarap menjadi salah satu rangkaian utama yang berlangsung selama dua hari, hingga Minggu, 20 September 2026.[T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: baleganjurMuseum ARMAUbud
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

Next Post

Himpunan Perupa Payangan Perluas Eksplorasi Artistik, Gelar Pameram Bersama di Santrian Art Gallery, Sanur

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails

Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 2, 2026
0
Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

Di tengah ketegangan geopolitik global, perpecahan, dan krisis kemanusiaan yang terus membayangi dunia hari ini, ruang pertemuan budaya yang tulus...

Read moreDetails

Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

TANAH LOT kembali menjadi ruang perjumpaan seni, tradisi, dan kuliner dalam Tanah Lot Art & Food Festival ke-7. Festival yang...

Read moreDetails

Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan

by Dede Putra Wiguna
August 25, 2026
0
Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan

UBUD Writers & Readers Festival (UWRF) 2026 segera digelar. Memasuki tahun ke-23, salah satu festival sastra terbesar dan paling berpengaruh...

Read moreDetails
Next Post
Himpunan Perupa Payangan Perluas Eksplorasi Artistik, Gelar Pameram Bersama di Santrian Art Gallery, Sanur

Himpunan Perupa Payangan Perluas Eksplorasi Artistik, Gelar Pameram Bersama di Santrian Art Gallery, Sanur

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menelusuri Enam Film ENIGMA di Minikino Film Week 2026: Ketika Setiap Keputusan Memiliki Konsekuensi
Ulas Film

Menelusuri Enam Film ENIGMA di Minikino Film Week 2026: Ketika Setiap Keputusan Memiliki Konsekuensi

ENIGMA adalah program kompilasi film pendek dalam ajang Minikino Film Week 12 (MFW12) yang mengusung subjudul What Goes Around Comes...

by Arya Dhamma Nanda
September 21, 2026
Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir
Lingkungan

Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir

DENPASAR | TATKALA.CO -- Ekosistem pesisir dan hutan mangrove di Bali kini menghadapi ancaman krisis lingkungan yang sangat serius, salah...

by tatkala
September 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Bahasa Penjilat: Komunikasi dan Relasi Kuasa dalam Politik

KOMUNIKASI semestinya mampu menjadi jembatan untuk menyampaikan kebenaran. Namun dalam politik, komunikasi kerap berubah fungsi. Ia bukan lagi sarana untuk...

by Chusmeru
September 21, 2026
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam
Khas

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
Telenovela
Esai

Sepeda Motor Bekas Sudah Cukup

ADA masa ketika sepeda motor bukan sekadar kendaraan. Ia bisa menjadi tanda keberhasilan, simbol kemampuan ekonomi, bahkan pengumuman diam-diam tentang...

by Angga Wijaya
September 21, 2026
Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali
Budaya

Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

Perhelatan festival film pendek internasional Minikino Film Week 12 (MFW12) yang diselenggarakan oleh Yayasan Kino Media sukses digelar pada 11–18 September 2026 di Bali....

by Rusdy Ulu
September 20, 2026
Pendidikan yang Membebaskan: Membaca Kembali Pemikiran Ki Hadjar Dewantara dan Paulo Freire
Esai

Pendidikan yang Membebaskan: Membaca Kembali Pemikiran Ki Hadjar Dewantara dan Paulo Freire

PENDIDIKAN terlalu sering kita pahami sebatas kegiatan mengajar. Guru menjelaskan, siswa mendengarkan, mengerjakan tugas, dan mengikuti ujian. Keberhasilan belajar pun...

by I Kadek Adhi Dwipayana
September 21, 2026
Kolaborasi Tari Sanghyang Jaran dengan Genjek
Esai

Kolaborasi Tari Sanghyang Jaran dengan Genjek

WALAUPUN Desa Adat Kutuh di wilayah Kuta Selatan termasuk desa kecil, desa ini memiliki pagar spiritual di setiap tapal batasnya...

by I Nyoman Tingkat
September 20, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

PEMIMPIN SAKIT JIWA MENURUT HINDU DHARMA

— Sugi Lanus, Catatan Harian, 20 September 2026 * Vāk-Pāruṣya (Sanskerta: वाक्पारुष्य) secara harfiah diterjemahkan sebagai "kekerasan verbal", "kata-kata kasar",...

by Sugi Lanus
September 20, 2026
Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3
Budaya

Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

JAKARTA – TATKALA.CO –  Pasangan dari Provinsi DKI Jakarta, Adventhius Immanuel Karo Karo dan Dania Zahra Ayusti, resmi dinobatkan sebagai...

by tatkala
September 20, 2026
Birokrasi Bisik-Bisik — Catatan Seorang Jurnalis
Buku Tatkala

Birokrasi Bisik-Bisik — Catatan Seorang Jurnalis

Judul: Birokrasi Bisik-Bisik --- Catatan Seorang Jurnalis Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: I Ketut Parwata ISBN: Masih dalam proses...

by Buku Tatkala
September 20, 2026
Ketika Tatahan Menembus Kanvas —Membaca Teknik Tembus Tatahan Wayang Dalam Karya I Gede Susilayasa pada Udhar Banda Karma
Ulas Rupa

Ketika Tatahan Menembus Kanvas —Membaca Teknik Tembus Tatahan Wayang Dalam Karya I Gede Susilayasa pada Udhar Banda Karma

Menelisik foto karya yang tampak pada pameran, bidang kanvas dipenuhi figur-figur wayang, makhluk mitologis, ornamen, tetumbuhan, dan jaringan garis yang...

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co