24 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tradisi Mebat dalam Nuansa Modern yang Hidup di Four Points by Sheraton Bali, Kuta

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
May 23, 2026
in Pariwisata
Tradisi Mebat dalam Nuansa Modern yang Hidup di Four Points by Sheraton Bali, Kuta

Tradisi Mebat dalam Nuansa Modern yang Hidup di Four Points by Sheraton Bali, Kuta

Sore itu, suasana di Four Points by Sheraton Bali tak seperti biasanya. Ketika para pekerja melakoni kegiatan budaya, yakni “ngebat”, pemandangan di hotel itu terasa beda. Para karyawan itu hadir mengenakan busana adat madya, lalu duduk manis dan di depannya terdapat berbagai bahan, seperti sayur, daging dan berbagai bumbu tradisional. Masing-masing lengkap dengan pisau, babagai tentara perang yang siap tempur.

Itulah suasana “ngebat”, tradisi memasak tradisional yang sangat erat kaitannya dengan budaya gotong royong bertempat di Djaman Doeloe Bali yang masih berada di Four Points by Sheraton Bali mulai pukul 19.00 hingga 22.00 WITA, Jumat 22 Mei 2026. Para pekerja pariwisata yang biasa melayani para tamu itu, kini secara bersama-sama menyiapkan hidangan sehari sebelum Hari Raya Tumpek Bubuh. Kegiatan budaya itu, dilakukan dengan suka cita, dan tentu menjadi atraksi wisata budaya bagi setiap tamu hotel.

Pada saat acara itu dimulai, suara talenan, papan potong yang digunakan sebagai alas saat memotong, mencincang, atau mengiris bahan makanan itu terdengan saling tindih. Suara itu bagai permainan ceng ceng dalam permainan gamelan bleganjur yang saling mengisi. Setelah semuanya dicincang, bahan itu selanjutnya dikumpulkan dalam satu wadah, kemudian diaduk merata. Saat mencoba taste, mereka saling mencicipi seakan tak ada sekat.

“Di tengah dinamika pariwisata Bali yang terus berkembang, Four Points by Sheraton Bali, Kuta, menghadirkan kembali akar budaya melalui sebuah tradisi yang sarat makna, yaitu mebat,” kata Restaurant & Bar Manager Four Points by Sheraton Bali, Kuta, I Komang Karsana, disela-sela acara ngebat itu.

Karyawan hotel itu tampak menguasai ngebat, meracik bumbu dan memasak hidangan tradisional Bali, sehingga dapat meningkatkan daya tawar karier secara signifikan. Keterampilan mereka dalam mengolah menu membuka peluang menjadi Chef spesialis kuliner otentik yang banyak dicari, memperdalam nilai budaya, dan memberikan peluang memimpin kelas memasak (cooking class) yang bernilai tambah.

Four Points by Sheraton Bali, Kuta, yang berlokasi di Jalan Benesari, Banjar Pengabetan, Kuta, Kabupaten Badung, menghadirkan sebuah tradisi yang lebih dari sekadar kegiatan memasak bersama, mebat adalah simbol kebersamaan, gotong royong, dan solidaritas yang telah diwariskan dari generasi ke generasi di Bali.

“Kami ingin menghidupkan semangat melestarikan hidangan local, Four Points by Sheraton Bali, Kuta berkolaborasi dengan Warung Sendok Garpu, restoran ramah keluarga asal Gianyar, yang menghadirkan perpaduan hidangan lokal dan internasional,” imbuhnya.

Acara yang digagas oleh Putu Hovit Yusmanjia, runner-up Master Chef Indonesia season 12, berkolaborasi dengan menyajikan hidangan bebek istimewa lengkap dengan bumbu khas yang diwariskan dari tradisi keluarga.

Acara tersebut, benar-benar ditata apik agar menarik. Mulai dari dekorasi yang khas hingga rangkaian hiburan yang sarat unsur tradisi, yang sengaja dirancang untuk membawa para tamu lebih dekat dengan esensi budaya Bali. “Mebat merupakan acara yang digelar satu tahun sekali, di mana pada tahun ini pengalaman mebat semakin istimewa dengan sajian beragam hidangan khas Bali yang autentik dan diracik dengan cita rasa lokal yang kuat,” beber Karsana.

Kegiatan tersebut menjadi semakin hidup ketika penampilkan Wayang Ental dari Sanggar Seni Kuta Kumara Agung, sebuah pertunjukan seni yang memadukan keindahan gerak dan narasi dalam harmoni yang memukau. Krisna Floop, Musisi Bali yang kemudian menghadirkan sentuhan unik melalui perpaduan alunan seruling tradisional dengan musik elektronik modern, menjadikan suasana semakin hidup dan berkesan.

Karsana mengatakan, acara ini menghadirkan perpaduan antara komunitas, budaya, dan kuliner lokal, serta menjadi pilihan yang tepat bagi wisatawan maupun masyarakat lokal yang ingin merasakan tradisi Bali dalam suasana yang santai. “Melalui acara ini, Four Points by Sheraton Bali, Kuta siap menghadirkan pengalaman menginap juga membuka ruang bagi para tamu untuk merasakan, memahami, dan terhubung langsung dengan kekayaan budaya lokal Bali,” sebutnya. [T]

Reporter/Penulis: Budarsana
Editor: Adnyana Ole

Tags: KutaPariwisataSheraton Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

The Sanur Lepas Tukik dengan Prosesi Budaya, Memperingati World Turtle Day Bali di Hari Tumpek Bubuh

Next Post

Puisi-puisi Vito Prasetyo | Di Kampung Rawa

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

The Sanur Lepas Tukik dengan Prosesi Budaya, Memperingati World Turtle Day Bali di Hari Tumpek Bubuh

by Nyoman Budarsana
May 23, 2026
0
The Sanur Lepas Tukik dengan Prosesi Budaya, Memperingati World Turtle Day Bali di Hari Tumpek Bubuh

Ini bukan upacara melukat atau kegiatan membersihkan diri dan alam semesta, tetapi acara melepas tukik. Pagi, Sabtu 23 Mei 2026,...

Read moreDetails

Housekeepers Bali Kolaborasi Hadapi Dampak Perang Timur Tengah

by Nyoman Budarsana
April 12, 2026
0
Housekeepers Bali Kolaborasi Hadapi Dampak Perang Timur Tengah

PERANG yang tengah terjadi di Timur Tengah sempat menjadi perbincangan oleh peserta seminar yang diorganisir Indonesian Housekeepers Association (IHKA) Bali...

Read moreDetails

BPD IHKA Bali Awali Agenda 2026 dengan Persembahyangan Bersama di Pura Mengening Gianyar

by Nyoman Budarsana
January 4, 2026
0
BPD IHKA Bali Awali Agenda 2026 dengan Persembahyangan Bersama di Pura Mengening Gianyar

BPD Indonesian Housekeeper's Association (IHKA) Bali secara resmi mengawali rangkaian agenda tahun 2026 dengan kegiatan melukat dan sembahyang bersama di...

Read moreDetails

BPD IHKA Bali Gelar International Housekeeper’s Conference & Exhibition

by Nyoman Budarsana
June 28, 2025
0
BPD IHKA Bali Gelar International Housekeeper’s Conference & Exhibition

Sudah menjadi tradisi, setiap kegiatan Badan Pimpinan Daerah Indonesian Housekeepers Association (BPD IHKA) Bali selalu diisi dengan pameran perlengkapan hotel...

Read moreDetails

Piagam Gumi Delod Ceking untuk Pariwisata Berkelanjutan   

by I Nyoman Tingkat
June 16, 2025
0
Piagam Gumi Delod Ceking untuk Pariwisata Berkelanjutan   

PERSOALAN Pariwisata di Gumi Delod Ceking adalah persoalan seputar SMA (Sampah, Macet, dan Air). Persoalan itu mencuat dalam Focus Group...

Read moreDetails

Anniversary Puri Gangga Resort ke-11, Pertahankan Konsep Tri Hita Karana

by tatkala
May 13, 2025
0
Anniversary Puri Gangga Resort ke-11, Pertahankan Konsep Tri Hita Karana

TAHUN 2025 ini Puri Gangga Resort genap berjalan selama 11 tahun. Perjalanan hingga 11 tahun ini tidaklah mudah di tengah...

Read moreDetails

Kebersamaan di Desa Wanagiri dalam Aksi Sosial Multisektor Paras.IDN dalam PASSION Vol.2 Bali

by Ni Komang Deviana
April 23, 2025
0
Kebersamaan di Desa Wanagiri dalam Aksi Sosial Multisektor Paras.IDN dalam PASSION Vol.2 Bali

Di Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Sebuah kisah indah tentang kebersamaan sekaligus aksi sosial volunteer tourism multisektor terukir pada...

Read moreDetails

Ketika Wisatawan Menikmati Masakan Bali dengan Konsep “Bali Medulang” di Griya Santrian Hotel Sanur

by Nyoman Budarsana
February 15, 2025
0
Ketika Wisatawan Menikmati Masakan Bali dengan Konsep “Bali Medulang” di Griya Santrian Hotel Sanur

SUARA ombak seakan menuntun hari semakin gelap. Wisatawan kemudian berdatangan, lalu menempati tempat duduk yang dihias indah. Mereka bersiap, dengan...

Read moreDetails

Siswa SDN 7 Jimbaran Menikmati Sarapan di Movenpick Resort & Spa Jimbaran Bali: Ini Momen Berbagi yang Kreatif

by Nyoman Budarsana
January 21, 2025
0
Siswa SDN 7 Jimbaran Menikmati Sarapan di Movenpick Resort & Spa Jimbaran Bali: Ini Momen Berbagi yang Kreatif

HARI itu memang hari sekolah, artinya belajar mengajar tidak diliburkan, namun belasan siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 7 Jimbaran ini...

Read moreDetails

Membumikan Ekosistem Ekonomi Kreatif Melalui Perda, Menjaga Pelaku Kreatif dengan Hukum

by Son Lomri
December 7, 2024
0
Membumikan Ekosistem Ekonomi Kreatif Melalui Perda, Menjaga Pelaku Kreatif dengan Hukum

SETELAH Buleleng dinyatakan sebagai Kabupaten Kreatif oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tahun 2024, Dinas Pariwisata melanjutkan usahanya lebih...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi Vito Prasetyo | Di Kampung Rawa

Puisi-puisi Vito Prasetyo | Di Kampung Rawa

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Kidung yang Tenggelam | Cerpen Luh Aninditha Wiralaba
Cerpen

Kidung yang Tenggelam | Cerpen Luh Aninditha Wiralaba

PAGI di desa Bugbeg selalu dimulai dengan cara yang sama. Bau dupa yang menyeruak, ayam-ayam berkokok ria, dan dentingan gamelan...

by Luh Aninditha Wiralaba
May 23, 2026
Puisi-puisi Vito Prasetyo | Di Kampung Rawa
Puisi

Puisi-puisi Vito Prasetyo | Di Kampung Rawa

Di Kampung Rawa di pagi yang memagut embun selatanjejak-jejak kaki tua terbenam pelanantara pasir lembut dan bisikan anginkutemukan nyanyian yang...

by Vito Prasetyo
May 23, 2026
Tradisi Mebat dalam Nuansa Modern yang Hidup di Four Points by Sheraton Bali, Kuta
Pariwisata

Tradisi Mebat dalam Nuansa Modern yang Hidup di Four Points by Sheraton Bali, Kuta

Sore itu, suasana di Four Points by Sheraton Bali tak seperti biasanya. Ketika para pekerja melakoni kegiatan budaya, yakni “ngebat”,...

by Nyoman Budarsana
May 23, 2026
The Sanur Lepas Tukik dengan Prosesi Budaya, Memperingati World Turtle Day Bali di Hari Tumpek Bubuh
Pariwisata

The Sanur Lepas Tukik dengan Prosesi Budaya, Memperingati World Turtle Day Bali di Hari Tumpek Bubuh

Ini bukan upacara melukat atau kegiatan membersihkan diri dan alam semesta, tetapi acara melepas tukik. Pagi, Sabtu 23 Mei 2026,...

by Nyoman Budarsana
May 23, 2026
Pulau Serangan dalam Serangan Zaman
Esai

Pulau Serangan dalam Serangan Zaman

Pulau Kecil yang Pernah Sunyi DAHULU, Pulau Serangan adalah pulau kecil yang sunyi di selatan Bali. Laut mengelilinginya dengan tenang,...

by Agung Sudarsa
May 23, 2026
Sastra Digital dan Masa Depan Pembelajaran Sastra di Era Society 5.0
Esai

Sastra Digital dan Masa Depan Pembelajaran Sastra di Era Society 5.0

DI tengah derasnya perkembangan teknologi, kehidupan manusia berubah dengan sangat cepat. Hampir seluruh aktivitas kini bersentuhan dengan dunia digital, mulai...

by Dede Putra Wiguna
May 23, 2026
Catatan Perjalanan Janger Beringkit
Panggung

Catatan Perjalanan Janger Beringkit

JIKA menuju Tabanan dari arah Denpasar tentu akan melewati Desa Adat Beringkit di Kawasan Kecamatan Mengwi, Badung. Ketika mendengar Beringkit,...

by IGP Weda Adi Wangsa
May 23, 2026
Semangat Sportivitas dan Solidaritas Warnai UHA Futsal Competition 2026
Olahraga

Semangat Sportivitas dan Solidaritas Warnai UHA Futsal Competition 2026

SEJAK Kamis, 21 Mei 2026 ada semangat hidup sehat dan kebersamaan yang dihadirkan di Dewata Mas Futsal di Jalan Raya...

by Julio Saputra
May 23, 2026
Oleh-Oleh dari Baduy Luar
Tualang

Oleh-Oleh dari Baduy Luar

MENGIKUTI rombongan Desa Adat se-Kabupaten Badung melakukan Study Tiru ke Baduy Luar, Provinsi Banten, Jumat Paing Gumbreg 15 Mei 2026,...

by I Nyoman Tingkat
May 23, 2026
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali
Persona

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
Puisi-puisi Chusmeru | Sajak Kota Kembang
Puisi

Puisi-puisi Chusmeru | Sajak Kota Kembang

Jamaras Hujan rintik di jalanan becek tak hentikan langkah untuk berikrarKampung itu menjadi saksi dua hati jatuh hati dengan hati-hatiSiapa...

by Chusmeru
May 22, 2026
Di Pasar Cublak, Setelah Pinus-Pinus Berbisik | Cerpen Dody Widianto
Cerpen

Di Pasar Cublak, Setelah Pinus-Pinus Berbisik | Cerpen Dody Widianto

RASA-RASANYA kau tak akan kuat memendam sendiri masalahmu ini. Kau yang semata wayang, kau yang ditinggal ayahmu saat umurmu angka...

by Dody Widianto
May 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co