4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mbloooo, Hari ini Valentine, Mblooo, Mari Ngisi TTS atau Berdoa agar Hujan

Devy Gita by Devy Gita
February 14, 2018
in Esai
Mbloooo, Hari ini Valentine, Mblooo, Mari Ngisi TTS atau Berdoa agar Hujan

Ilustrasi dikroping dari akun FB De Punk Gen

SEMUA orang tahu kalau hari ini, tanggal 14 Februari diperingati sebagai hari merayakan kasih sayang. Hari-hari sebelumnya di sepanjang jalan sudah berjejer penjual-penjual bunga dadakan. Toko-toko juga tidak ketinggalan memajang segala pernak – pernik, hadiah, dan boneka-boneka berwarna merah muda lucu menggemaskan. Konon katanya semua itu adalah tanda kasih sayang yang diberikan untuk orang terkasih, terutama kekasih di hari merah muda ini.

Walaupun kasih sayang bisa dirayakan dan diungkapkan setiap hari, tetap saja hari Valentine selalu menjadi hari yang ditunggu oleh pasangan muda-mudi. Memberi dan menerima sesuatu di hari ini terasa lebih spesial. Jauh lebih spesial daripada nasi goreng dengan dua telur ceplok diatasnya.  Para muda-mudi yang memiliki kekasih biasanya sudah dari jauh-jauh hari menyiapkan kado apa yang akan diberikan pada kekasihnya.

Lalu, banyak juga yang merencanakan strategi penembakan untuk dieksekusi pada hari valentine ini. Katanya sih biar lebih spesial lagi. Entah berapa kali saya menyebut kata “spesial’ pada tulisan ini padahal baru 2 paragraf. Karena memang hari ini terasa begitu untuk sebagian orang.

Lalu apa kabar dengan mereka yang tidak punya kekasih bahkan tidak punya gebetan? (menunjuk diri sendiri)

Tenang kalian tidak sendiri. Mari kita rancang kegiatan yang sekiranya bisa kita lakukan hari Valentine ini di saat mereka-mereka yang berpasangan sibuk memadu kasih.

Berdoa berjamaah agar hujan turun

Bersyukur dari tadi pagi hujan turun dengan derasnya.  Hujan bisa menjadi alasan untuk tetap tinggal dirumah hari ini jadi kita tidak usah baper melihat pasangan yang berboncengan memenuhi jalan dan tempat-tempat nongkrong kekinian. Tapi, bagaimana jika hujan berhenti sore ini? Marilah kita berdoa bersama-sama memohon hujan. Karena doa orang-orang tertindas selalu lebih didengarkan oleh Tuhan. Berdoa, mulai.

Bermain dengan binatang peliharaan

Biasanya banyak yang bilang, merayakan hari kasih sayang tidak harus dengan kekasih.  Bisa juga kita merayakannya dengan keluarga. Mari kita pikirkan kemungkinan lain. Ayah dan ibu adalah pasangan, kadang mereka ingin menghabiskan waktu berdua tanpa anak-anak. Mengenang masa-masa muda saat berpacaran dulu.

Bagaimana dengan adik atau kakak? Jika mereka juga punya pacar masing – masing, tentu saja mereka akan pergi dengan pacar mereka bukan? Tinggalah kita sendiri di rumah bersama binatang peliharaan. Ajaklah mereka bermain, walaupun mereka punya kekasih tapi kalian bisa melarang mereka untuk berkencan malam itu dan menemani kalian. Abaikan pandangan kesal dari anjing atau kucing kalian.

Sogok mereka dengan makanan yang lebih banyak. Niscaya mereka akan lebih memilih menghabiskan waktu bersama kalian. Cerdas!

Menanam bunga

Nah.. untuk mendukung program penghijauan dan gerakan menanam pohon dari pemerintah, kalian bisa mengajak teman kalian sesama tuna asmara untuk menanam bunga. Belilah bibit mawar atau Chrysant, tanyakan cara menanamnya pada si penjual, kemudian mulailah menanam di rumah.

Selain menambah kegiatan saat menjalani kesendirian pada hari valentine, menanam bunga juga membuat kita berhemat untuk valentine tahun depan. Siapa tahu, hanya Tuhan yang tahu, valentine tahun depan kita sudah punya pasangan dan bunga itu bisa kita petik untuk diberikan kepada pasangan kita. Jadi tidak usah membeli bunga mahal-mahal. Kalian tahu kan, saat valentine harga bunga naik 3x lipat. Menang banyak! *jogged*

Lomba mengisi TTS

Selain membunuh waktu, mengisi TTS atau teka teki silang adalah olahraga untuk otak kita juga menambah wawasan. Jadikan itu sebagai lomba dengan teman – teman sesama tuna asmara dan tentukan hadiah untuk pemenangnya. Atau nyontek salah satu adegan di film Dilan 1990. Isilah semua TTS dan hadiahkan pada kekasih, pada saatnya nanti kalian memiliki kekasih. Agar dia tidak pusing mengisinya lagi. Romantis!!

Membagikan coklat kepada anak-anak tetangga

Anak-anak mana sih yang tidak suka coklat. Jika kalian tidak punya kekasih untuk diberikan coklat, kumpulkan anak -anak disekitaran rumah kalian. Ajak mereka bermain dan bagikan coklat. Jangan lupa, minta doa agar kalian cepat menemukan tambatan hati. Semakin banyak yang berdoa untuk kalian, bisa membuat Tuhan lebih iba dan mempercepat pegiriman jodoh yang tertunda.

Itulah beberapa kegiatan yang bisa kalian para pemeluk kesendirian a.k.a jomblo lakukan di hari valentine ini. Cukup 5 saja, nanti kalau kebanyakan kalian bisa bingung lalu ujung-ujungnya tidur. Nah, itu lebih bagus sepertinya.

Selamat merayakan hari kasih sayang. (T)

Tags: cintaHari Valentinejomblo
Share29TweetSendShareSend
Previous Post

Kulkul Kala Bhuta, Harmonisasi Tenaga & Waktu – Catatan “Metulung Ngae Ben Banten”

Next Post

Jenis Laki-Laki yang Biasa Ditunggu di Hari Valentine

Devy Gita

Devy Gita

Mantan guru yang kini nyasar jadi HR di sekolah internasional. Pernah main teater, gemar menulis, mudah berteman, dan secara misterius penikmat horror garis keras. Kombinasi yang kadang membuat hidupnya sendiri terasa seperti genre campuran. instagram: @devygita

Related Posts

Menara Gading di Pasar Kerja

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
0
Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

Read moreDetails

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

by Angga Wijaya
October 3, 2026
0
Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

Read moreDetails

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
0
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

Read moreDetails

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

Read moreDetails

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails
Next Post
Jenis Laki-Laki yang Biasa Ditunggu di Hari Valentine

Jenis Laki-Laki yang Biasa Ditunggu di Hari Valentine

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Kuliner

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co