2 November 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sepuluh Ribu Mangrove dari Somethinc untuk Desa Bedono, Demak, Jawa Tengah

tatkala by tatkala
April 9, 2021
in Khas
Sepuluh Ribu Mangrove dari Somethinc untuk Desa Bedono, Demak, Jawa Tengah

Tree of Life dari Somethinc untuk Bumi

Platform penggalangan dana online serta pegiat gerakan pelestarian alam, LindungiHutan, baru saja menyelesaikan aksi penanaman bibit mangrove di Demak, Jawa Tengah pada 28 Februari 2021 lalu. Aksi penanaman dengan tajuk “Tree of Life” ini merupakan hasil dari kerja sama yang dilakukan oleh LindungiHutan bersama dengan Somethinc, brand kecantikan lokal asli Indonesia. Pada penanaman kali ini, Somethinc bersama LindungiHutan telah berhasil memberikan 10.001 bibit mangrove Rhizophora untuk ditanam di Desa Bedono, Demak, Jawa Tengah. Bibit mangrove yang ditanam memiliki kondisi yang baik dengan rata-rata tinggi 80 cm dan diameter kurang lebih 2 cm. Aksi penanaman ini dihadiri 25 orang yang terdiri atas tim internal LindungiHutan, tim Somethinc, relawan LindungiHutan Demak, relawan LindungiHutan Semarang, juga mitra petani LindungiHutan.

Penanaman 10.001 Bibit Mangrove dari Somethinc bersama LindungiHutan © Dokumentasi LindungiHutan

Kampanye alam “Tree of Life” ini merupakan perwujudan dari komitmen Somethinc untuk bisa mempercantik dunia. Bagi Somethinc, mempercantik dunia bukan hanya mempercantik manusia melalui produk mereka, tetapi juga dengan mempercantik alam yang ditinggali bersama. Pada kampanye ini, Somethinc berusaha mengajak konsumennya untuk turut terlibat dalam upaya pelestarian alam. Mulai Oktober 2020 lalu, setiap pembelian Somethinc Copy Paste Mesh Cushion SPF 33 PA++ berarti sama dengan menyumbang Rp10.000 yang setara dengan satu pohon mangrove untuk penanaman. Antusiasme konsumen Somethinc sangat besar karena mereka tidak hanya mendapatkan produk kecantikan yang berkualitas, tetapi juga melestarikan alam di saat yang bersamaan. Pada akhir masa kampanye di bulan Februari, Somethinc berhasil mengumpulkan 10.001 pohon yang diharapkan dapat tumbuh dan bermanfaat bagi bumi ke depannya.

Somethinc, Brand Kecantikan yang Melindungi

Somethinc merupakan sebuah brand lokal kecantikan asli Indonesia yang lahir di tahun 2019. Meski kemunculannya belum lama, Somethinc mencuri banyak perhatian dengan produk-produknya yang menarik dan inovatif. Produk kosmetik dan perawatan kulit dari Somethinc berasal dari bahan-bahan aktif berkualitas tinggi dan terbukti bermanfaat bagi kulit. Somethinc memberikan formulasi produk terbaik namun dengan harga yang tetap terjangkau bagi berbagai kalangan. Selain itu, Somethinc juga telah memiliki sertifikasi halal sehingga konsumen tidak perlu khawatir akan kandungan yang tidak sesuai dalam produk-produk yang hendak dibeli. Dengan seluruh manfaat yang dimilikinya, Somethinc mendapatkan penghargaan sebagai Best Newcomer Brand tahun 2019 dari Female Daily serta menjadi salah satu Top 50 Indonesia Brand oleh Katadata.

Website Milik Somethinc

Tidak hanya berhenti di sana, Somethinc juga menyadari pentingnya lingkungan bagi keberlangsungan bisnis mereka, sehingga merawat lingkungan menjadi sebuah fokus tersendiri untuk Somethinc. Produk-produk Somethinc dapat memberikan manfaat yang baik bagi kulit karena kandungan bahan-bahan yang tumbuh langsung di alam. Tanpa usaha yang berarti dalam menjaga dan melestarikan alam, bukan tidak mungkin Somethinc akan kehilangan bahan baku berkualitas untuk memproduksi produk yang dicintai konsumennya. Hal ini kemudian dimanifestasikan melalui beberapa proyek sebagai langkah kecil dari Somethinc untuk turut berkontribusi menjaga lingkungan. Salah satunya dengan menyediakan opsi pengembalian kemasan kosong agar dapat didaur ulang untuk mengurangi beban TPA. Somethinc juga menjalankan proyek penanaman bersama LindungiHutan yang memberikan manfaat langsung bagi alam. Upaya-upaya yang telah dilakukan Somethinc untuk alam merupakan sebuah bukti bahwa Somethinc telah berusaha melindungi. Bukan hanya melindungi kulit, tetapi juga melindungi alam milik kita bersama.

Penanaman Mangrove oleh Tim Somethinc dan Lindungihutan © Dokumentasi LindungiHutan

Apabila tertarik untuk mempercantik diri dan bumi, produk-produk Somethinc dapat diakses melalui laman website milik mereka di https://somethinc.com/id. Kalian juga dapat mengenal Somethinc lebih dekat melalui berbagai unggahan di media sosialnya yang dapat dilihat pada akun Instagram @somethincofficial.

Masalah Abrasi yang Tak Kunjung Berhenti

Kolaborasi aksi penanaman oleh Somethinc bersama LindungiHutan dilakukan di Desa Bedono, Demak, Jawa Tengah. Daerah ini dipilih menjadi lokasi penanaman mangrove bukan tanpa alasan. Desa Bedono terletak di Pesisir Utara Jawa Tengah, wilayahnya berbatasan langsung dengan pantai dan laut. Pada awalnya, kehidupan di Desa Bedono berjalan selayaknya masyarakat pada umumnya. Namun, sejak 20 tahun terakhir, desa ini terus menerus terkena dampak abrasi yang tidak main-main. Data dari Litbang KKP (2020) menyebutkan bahwa abrasi telah mengakibatkan garis pantai di wilayah Desa Bedono mundur sepanjang 5,1 kilometer dibandingkan dengan garis pantai di tahun 1994. Mundurnya garis pantai ini diikuti pula dengan tenggelamnya beberapa area desa karena banjir rob yang tidak kunjung surut. Bahkan, di tahun 2006 setidaknya ada 206 kepala keluarga (KK) yang dengan berat hati dipindahkan karena rumah-rumah mereka telah ditelan air laut.

Rumah yang Tersisa Setelah Tenggelamnya Beberapa Wilayah Desa Bedono © Dokumentasi LindungiHutan

Area yang sudah terlanjur tenggelam mungkin sulit untuk dikembalikan ke kondisi semula. Tetapi ini bukan berarti masyarakat berhenti mencari solusi atas permasalahan abrasi. Daratan yang tersisa masih perlu dilindungi agar tidak bernasib sama seperti yang sudah terjadi. Salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan memperkuat garis pantai dengan barisan pohon mangrove. Keberadaan mangrove di pesisir terbukti mampu mengurangi dampak abrasi pantai dengan signifikan. Akarnya yang kuat dapat memecah ombak agar tidak menerjang daratan dengan kekuatan yang besar. Mangrove juga memiliki peranan besar dalam pembentukan daratan baru karena kemampuannya menahan sedimentasi tanah. Adanya hutan mangrove tidak langsung mengeliminasi seluruh potensi bencana yang mungkin terjadi di Desa Bedono, tetapi ia dapat meminimalisir dampaknya sehingga masyarakat dapat hidup dengan tenang.

Bibit Mangrove yang Telah Ditanam © Dokumentasi LindungiHutan

Somethinc melalui kolaborasi bersama LindungiHutan berharap aksi penanaman yang telah dilakukan dapat memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat di Desa Bedono. Kedepannya diharapkan ribuan mangrove yang telah ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memiliki andil besar dalam melindungi kehidupan yang ada di sana. Sebagai sebuah brand, kampanye Somethinc tidak hanya berarti bagi diri mereka sendiri, tetapi merupakan sebuah gerakan bersama yang berarti untuk kita semua. [T] [*] Penulis: Auni Azizah

Referensi Literatur

  • Lestari, S. (2015, December 14). Desa Bedono Demak Terancam Tenggelam Akibat Abrasi. bbc.com. Retrieved February 04, 2021, from https://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/12/151212_indonesia_demak_abrasi.
  • Ondara, K. (2020, February 24). Laju Perubahan Garis Pantai Kecamatan Sayung, Demak – Jawa Tengah 2008-2018. LRSDKP Litbang KKP. Retrieved February 04, 2021, from https://lrsdkp.litbang.kkp.go.id/kabar-terbaru/47-artikel/artikel-litbang-2020/570-laju-perubahan-garis-pantai-kecamatan-sayung-demak-jawa-tengah-2008-2018.

____

  • LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk mendukung kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di Semarang. Mari bersama melestarikan dan menjaga pesisir Indonesia dari bahaya abrasi yang dapat merugikan banyak pihak!

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Banjir di Singaraja | Ayo Pasang Biopori dan Sumur Resapan

Next Post

“Ngusaba Kadasa” ala Desa Kedisan | Dimulai Yang Muda, Diselesaikan Yang Muda

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

“The Nusantara Spice Odyssey” di Hotel Tugu Bali, Menghidupkan Kisah Nusantara Lewat Kuliner dan Tari Tradisional

by Ayu Kahuatu Tamar
November 1, 2026
0
“The Nusantara Spice Odyssey” di Hotel Tugu Bali, Menghidupkan Kisah Nusantara Lewat Kuliner dan Tari Tradisional

CAHAYA lilin menerangi meja-meja yang dihiasi bunga. Para staf menyambut tamu yang berdatangan, sementara aroma hidangan perlahan mengisi ruang makan...

Read moreDetails

Kota, Ingatan, dan Warisan Kebudayaan — Membaca Kembali Ali Sadikin di Tengah Jakarta yang Terus Bergerak

by Emi Suy
November 1, 2026
0
Kota, Ingatan, dan Warisan Kebudayaan — Membaca Kembali Ali Sadikin di Tengah Jakarta yang Terus Bergerak

SEBUAH kota tidak hanya dibangun dari beton, aspal, jembatan, dan gedung-gedung yang meninggi. Ada sesuatu yang tidak selalu terlihat dalam...

Read moreDetails

Belanda Menyebutnya Ekspedisi, Bali Menyebutnya Agresi: Pertarungan Narasi tentang Perang di Bali 1846-1950 — Dari Tur dan Diskusi Buku “Merebut Bali” karya Anne-Lot Hoek

by Wahyu Mahaputra
October 30, 2026
0
Belanda Menyebutnya Ekspedisi, Bali Menyebutnya Agresi: Pertarungan Narasi tentang Perang di Bali 1846-1950 — Dari Tur dan Diskusi Buku “Merebut Bali” karya Anne-Lot Hoek

SETIDAKNYA 7,05 juta wisatawan mancanegara melintasi pintu gerbang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai setiap tahunnya. Bali telah lama...

Read moreDetails

Pekan CERIA di Jimbaran, Merawat Alam dan Budaya dari Imajinasi Anak-Anak

by Nyoman Budarsana
October 30, 2026
0
Pekan CERIA di Jimbaran, Merawat Alam dan Budaya dari Imajinasi Anak-Anak

WAJAH-wajah polos penuh semangat memenuhi Jimbaran Hub, Kuta Selatan, Badung, Bali, pada Kamis pagi, 29 Oktober 2026. Sisa air hujan...

Read moreDetails

Karya Agung Ki Pasek Badeg, Merawat Warisan Leluhur dan Meneguhkan Ikatan Pasemetonan

by Nyoman Budarsana
October 29, 2026
0
Karya Agung Ki Pasek Badeg, Merawat Warisan Leluhur dan Meneguhkan Ikatan Pasemetonan

ALUNAN lembut gamelan gangsa dan moncong reong berpadu dengan tembang-tembang klasik nan sakral, menghadirkan suasana khidmat yang sarat nuansa spiritual....

Read moreDetails

Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

by Rusdy Ulu
October 26, 2026
0
Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

SEPERTI apa kekuatan penuturan kisah lokal dalam karya sastra? Bagaimana seorang penulis memanfaatkan lanskap, identitas, dan pengalaman lokal untuk menciptakan...

Read moreDetails

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
0
Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

Read moreDetails

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails
Next Post
“Ngusaba Kadasa” ala Desa Kedisan | Dimulai Yang Muda, Diselesaikan Yang Muda

“Ngusaba Kadasa” ala Desa Kedisan | Dimulai Yang Muda, Diselesaikan Yang Muda

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Sampah Menemukan Kehidupan Baru dalam Pameran Seni “Re_Make” di ARTOTEL Sanur
Pameran

Ketika Sampah Menemukan Kehidupan Baru dalam Pameran Seni “Re_Make” di ARTOTEL Sanur

SUASANA ARTOTEL Sanur Bali tampak ramai pada Jumat (30/10/2026). Sejumlah pengunjung, baik masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara, terlihat mengamati berbagai...

by Ayu Kahuatu Tamar
November 1, 2026
“The Nusantara Spice Odyssey” di Hotel Tugu Bali, Menghidupkan Kisah Nusantara Lewat Kuliner dan Tari Tradisional
Khas

“The Nusantara Spice Odyssey” di Hotel Tugu Bali, Menghidupkan Kisah Nusantara Lewat Kuliner dan Tari Tradisional

CAHAYA lilin menerangi meja-meja yang dihiasi bunga. Para staf menyambut tamu yang berdatangan, sementara aroma hidangan perlahan mengisi ruang makan...

by Ayu Kahuatu Tamar
November 1, 2026
Jembrana Creative Festival 2026 Dibuka, Sekitar 6.000 Pengunjung Ramaikan Hari Pertama
Panggung

Jembrana Creative Festival 2026 Dibuka, Sekitar 6.000 Pengunjung Ramaikan Hari Pertama

Sekitar 6.000 pengunjung menghadiri hari pertama Jembrana Creative Festival (JCF) 2026 di Taman Pecangakan, Negara, Sabtu (31/10/2026). Berdasarkan catatan panitia,...

by tatkala
November 1, 2026
Menakar Diksi “Pemuda Bersuara dan Berdaya”: Refleksi Kebahasaan di Panggung KPB 2026
Bahasa

Menakar Diksi “Pemuda Bersuara dan Berdaya”: Refleksi Kebahasaan di Panggung KPB 2026

SAYA merasa bangga dan terharu melihat pemuda Bali dalam ajang Konferensi Pemuda Bali (KPB 2026). Betapa tidak, tagar #PemudaBersuaraBerdaya ini membuat...

by I Made Sudiana
November 1, 2026
Mahasiswa Akal-Akalan alias Mahasewa  dan Komodifikasi Identitas Akademik
Esai

Mahasiswa Akal-Akalan alias Mahasewa  dan Komodifikasi Identitas Akademik

ADA yang ganjil dalam kehidupan demokrasi kita ketika identitas mahasiswa dapat dipakai sebagaimana seseorang mengenakan kostum untuk memainkan sebuah peran....

by I Ketut Suar Adnyana
November 1, 2026
Sapi Bali, Ayah, dan Kenangan yang Tak Pernah Dijual
Esai

Sapi Bali, Ayah, dan Kenangan yang Tak Pernah Dijual

SETIAP kali melihat lukisan sapi, ingatan saya selalu kembali ke masa kecil di Desa Batungsel, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali....

by I Wayan Artika
November 1, 2026
Kota, Ingatan, dan Warisan Kebudayaan — Membaca Kembali Ali Sadikin di Tengah Jakarta yang Terus Bergerak
Khas

Kota, Ingatan, dan Warisan Kebudayaan — Membaca Kembali Ali Sadikin di Tengah Jakarta yang Terus Bergerak

SEBUAH kota tidak hanya dibangun dari beton, aspal, jembatan, dan gedung-gedung yang meninggi. Ada sesuatu yang tidak selalu terlihat dalam...

by Emi Suy
November 1, 2026
Saraswati dan Kenaikan Kelas
Esai

Saraswati dan Kenaikan Kelas

ADA suasana yang hampir selalu sama setiap kali tahun pelajaran berakhir. Wajah-wajah murid tampak sumringah ketika menerima rapor. Sebagian tersenyum...

by I Wayan Yudana
October 31, 2026
Duta Pustaka Bergerak: Dosen UPNVJ Dorong Gen-Z SMAN 7 Kota Bengkulu Jatuh Cinta pada Perpustakaan Digital
Esai

Duta Pustaka Bergerak: Dosen UPNVJ Dorong Gen-Z SMAN 7 Kota Bengkulu Jatuh Cinta pada Perpustakaan Digital

BAGAIMANA jika perpustakaan sekolah tidak lagi sekadar ruang sunyi berisi rak buku, tetapi tempat yang "hidup" dan ada di genggaman...

by tatkala
October 31, 2026
Legenda Warung Kopi Tak Bernama di Kota Pelabuhan, Seberang Gardu Listrik Belanda
Kuliner

Legenda Warung Kopi Tak Bernama di Kota Pelabuhan, Seberang Gardu Listrik Belanda

PAGI-PAGI, Jalan Surapati di Singaraja memiliki kehidupan yang berbeda. Di antara bangunan-bangunan tua yang menyimpan ingatan masa kolonial, ada sebuah...

by I Wayan Artika
October 31, 2026
Ketika Novel “Yang Mulia (The Majesties)” karya Tiffany Tsao Pulang Kampung
Panggung

Ketika Novel “Yang Mulia (The Majesties)” karya Tiffany Tsao Pulang Kampung

HUJAN deras mengguyur Ubud pada Sabtu sore, 24 Oktober 2026. Namun, di Rumah Kayu, Taman Baca Ubud, suasana tetap hangat...

by Dede Putra Wiguna
October 31, 2026
Buku-Buku yang Dipuja, Sudahkah Kita Baca?
Esai

Buku-Buku yang Dipuja, Sudahkah Kita Baca?

ADA satu hari ketika buku-buku diupacarai. Buku pelajaran, buku cerita, kitab suci, hingga lontar-lontar tua mendapat perlakuan istimewa. Semuanya ditata...

by Dede Putra Wiguna
October 31, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co