Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi buku terlaris yang mengawali gelombang novel islami di Indonesia. Habiburrahman El Shirazy, yang berasal bukan dari kalangan sastra legitimit melainkan dari kalangan santri, lulusan Al-Azhar Kairo,  menulis novel itu berdasarkan formula yang ia pahami: tokoh … Continue reading Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin