Menyigi Tejakula dan Sekitarnya [1]: Hikayat Jalur Dagang Bali Utara

DALAM sejarah, Singaraja (Buleleng) di Bali Utara tercatat sebagai jalur perdagangan yang semarak dan hidup. Apalagi saat wilayah yang didirikan oleh Raja Panji Sakti itu didapuk sebagai ibu kota Karesidenan Bali pada masa penjajahan Belanda. Sejak awal abad 19, jalur perdagangan Bali-Lombok-Batavia sudah berkembang pesat, terutama untuk kebutuhan komoditas sandang dan pangan, selain budak, tentu … Continue reading Menyigi Tejakula dan Sekitarnya [1]: Hikayat Jalur Dagang Bali Utara