Teater sebagai Liturgi Sosial (Perspektif Sosiologis-Filosofis)
ESAI ini menyelami pementasan Ibu Tanah oleh Kelompok Nara Teater sebagai peristiwa spiritual yang melampaui batas-batas seni. Teater di sini bukan sekadar medium ekspresi, melainkan ritus kontemplatif yang merawat ingatan kolektif, menyulam ulang relasi sakral antara manusia, tanah, dan mitos. Dalam lanskap sosiologi agama, pementasan ini merepresentasikan proses sakralisasi terhadap ruang profan, menghadirkan tanah sebagai … Continue reading Teater sebagai Liturgi Sosial (Perspektif Sosiologis-Filosofis)
Copy and paste this URL into your WordPress site to embed
Copy and paste this code into your site to embed