Anjing Jalanan dan Wajah Paradoks Bali
DI sebuah sudut jalan sempit, di antara tembok abu-abu yang lapuk dan papan reklame rokok yang setengah robek, seekor anjing duduk dengan tenang. Matanya menghadap kamera, tapi sorotnya tidak menuntut apa-apa. Hanya tatapan pasrah dari makhluk yang terlalu akrab dengan dunia luar yang keras. Ia bukan liar sepenuhnya, juga bukan peliharaan dalam arti penuh. Seperti … Continue reading Anjing Jalanan dan Wajah Paradoks Bali
Copy and paste this URL into your WordPress site to embed
Copy and paste this code into your site to embed