Pendahuluan: Sebuah Pertaruhan Intelektual PADA tahun 1914, Bertrand Russell menulis esai berjudul Mysticism and Logic yang hingga kini tetap menjadi rujukan utama dalam diskursus hubungan antara rasio dan intuisi. Dalam esai tersebut, Russell menempatkan mistisisme dan logika dalam posisi diametral: satu berlandaskan pengalaman batin yang tak terkatakan, lainnya berakar pada rasionalitas dan pembuktian ilmiah. Ia … Continue reading Melampaui Logika: Memaknai Kembali Mistisisme dalam Cahaya Filsafat Timur, Kritik atas Bertrand Russell
Copy and paste this URL into your WordPress site to embed
Copy and paste this code into your site to embed