Kisah Bubur dan Telur yang Tak Berdosa

PAK Nengah, begitu sapaan pria paruh baya itu. Usianya 46 tahun. Ia datang dengan baju kaos oblong dan celana jins warna biru maroon, ditemani anak perempuan dengan ciri khas pakai topi baseball dan kemeja trendi warna biru muda. Ia datang ke ruang praktek konsultasi gizi. “Batis tiange ngetor, Pak, pundeng, bayune enduk gati, batise sai … Continue reading Kisah Bubur dan Telur yang Tak Berdosa