Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [8]: Ketika AI Ikut Menulis: Kata-kata Tanpa Manusia

SETIAP era memiliki ancamannya masing-masing terhadap proses berpikir yang dalam. Pada masa otoritarianisme, ancamannya adalah sensor. Negara menentukan apa yang boleh dipikirkan dan apa yang harus dibungkam. Pada era platform digital, ancamannya bergeser menjadi lebih halus: manusia masih bebas berpikir, tapi ekosistem perhatian mengarahkan sedemikian rupa sehingga pemikiran yang lambat semakin sulit bertahan. Kini muncul … Continue reading Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [8]: Ketika AI Ikut Menulis: Kata-kata Tanpa Manusia