Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan

PADA masa Orde Baru, sebuah karya sastra tidak begitu saja bisa diterbitkan. Ia harus bergulat dengan dunia pemikiran, terjebak dalam kebuntuan, dihapus bagian yang kurang meyakinkan, kadang ditulis ulang. Proses ini bisa memakan waktu bertahun-tahun sampai dikirim ke penerbit yang jumlahnya masih terbatas. Lalu nasib karya itu akan ditentukan oleh editor setelah menunggu lama di … Continue reading Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan