Puisi-puisi A. Jefrino-Fahik | Setelan Cuek Yeremias

Setelan Cuek Yeremias I “Yeremias, putra tertua,kau harus bisa mabuk.” sebab hidup adalah laut lepas:memusingkan sekaligus memabukkan. kau telah berlayar sejauh isi kepalamumenuju horizon paling ngilutempat kerinduan dibiarkan membiru:kau terombang ambing seperti perahudi mata waktu. itu pedis melampaui sopi kepalatapi angkat kepalamuseperti dahulu waktu di kantor desakau berdiri selama dua jam setelahketahuan terlalu mencumbu jeriken … Continue reading Puisi-puisi A. Jefrino-Fahik | Setelan Cuek Yeremias