Tiga Sajak Angga Wijaya | Selasar Waktu, Ruang Abimanyu, Sajak Kiri untuk Sahabat

SELASAR WAKTU Daun-daun gugur juga. Angin menerbangkankenangan, tertinggal pada ingatan masa lalu,berlalu pada album tua— lusuh dan berdebu. Suara lantang masih terdengar, diikuti tepuktangan orang-orang sejalan. Meski salah,juga tanpa arah. Topeng pada wajah, takdilepaskan. Kepalsuan terus kita rayakan. Kamera menyorot pada durjana, seperti ceritalama. Tak ada yang berbeda di sini. Kisahberulang dan kita bersulang di … Continue reading Tiga Sajak Angga Wijaya | Selasar Waktu, Ruang Abimanyu, Sajak Kiri untuk Sahabat