Kulihat Kematian | Cerpen Mas Ruscitadewi

Kulihat tubuh uwakku, Salit Penur, di tungku perapian. Mataku tak lepas dari tubuhnya dalam jilatan api. Membakar kain yang membungkus tubuhnya, rambut, daging, dan tubuhnya. Rasaku, kadang menjadi api, yang membakar, menjadi kayu-kayu yang terbakar, menjadi tubuh yang terbakar, menjadi asap, yang kadang hitam, kelabu, dan putih. Kadang tak terlihat terhirup orang-orang, pohon-pohon, dan lenyap … Continue reading Kulihat Kematian | Cerpen Mas Ruscitadewi