Mengenang I Gde Dharna Tak Cukup Hanya Sekadar Seremonial

PADA TAHUN 2018, wartawan Radar Bali, Eka Prasetya, menulis esai tentang dua tahun kepergian I Gde Dharna, seniman sekaligus budayawan masyhur Bali Utara. Dalam tulisan yang diterbitkan di tatkala.co itu, Eka menyesalkan atas hilangnya draf naskah novelet Bintang Denbukit—karya terakhir sang maestro—atas “keteledoran” pemerintah Buleleng era Bupati Putu Agus Suradnyana. Di akhir esainya yang berjudul … Continue reading Mengenang I Gde Dharna Tak Cukup Hanya Sekadar Seremonial