Tuesday, November 21, 2017
. TELUK PADANG BAI di bagian yang paling senyap dari pulau yang tidak pernah gelap sarkopagus tua itu terdampar menjadikan aku tawan karang membawa aku ke peluk paling terkutuk karena peluk itu, teluk itu, ternyata rumah pasir penyu batu paling lampau dekat sekali dengan pelabuhan malam dekat sekali dengan hutan...
  Cerpen: Devy Gita DAUN-DAUN kamboja menggigil, menerjemah lembut bisikan angin. Dalam diam, para Dwarapala, patung-patung penjaga memasang mata awas menyisir pekatnya malam. Langit tampak tenang dan terang. Gerombolan bintang menunggu sabar waktu berjaga menemani kepuh tua yang masih berdiri dengan...
. NOCTURNO Daun-daun menguning Kenangan membiru Lebam oleh waktu Dimanakah kita bertemu Di ranjang atau kuburan Tempat segala usia Berakhir semestinya Aku merindukanmu, Ibu Maafkan aku tak bisa Membuat kau bahagia Sakit ini merenggut Mimpi dan harapan Beban kupikul sendiri Kadang aku tak kuat Tapi Tuhan baik Kirimkan aku gadis Merawat dan menjagaku Ibu suruh Tuhan? Terima Kasih, Ibu Aku...

Rimba

  Cerpen: Jaswanto AKU tak pernah ragu dengan kekayaan Indonesia. 17.000 pulau dan hampir 110 juta Hektar hutan tropis, dari Aceh hingga Papua. Semua memberi kehidupan bagi kita. Hutan yang dilindungi dengan aturan hukum, idealnya tidak akan tersentuh oleh tangan manusia....
. KUBUTAMBAHAN Kau dengar nelayan itu tak pernah lagi kembali Ia menjelma bintang Yang jatuh sesubuh ini. Para leluhur masih Sebisu arca Tak ada yang sanggup mengusiknya Sedang kita tak mungkin menunggu Seperti samudera yang kehilangan warna Dalam tulusnya penyerahan Dan benteng-benteng yang melindungi kita Telah menjadi masa silam Tanah ini...

Cerita Di Balik Penjara

  SEMUA ini berawal pada malam penghujung September 1965, Indonesia mengalami politik yang berdarah. Salah satunya ditandai dengan penculikan dan pembunuhan jendral angkatan darat. Itu juga adalah awal aku bisa masuk ke dalam jeruji besi yang sempit dan engap ini,...

Intuisi

  Cerpen: Devy Gita “Menurutku, hanya lelaki pengecut yang mendekati wanita yang sudah menjalani prosesi sakramen pranikah di gereja.” Bram mengepalkan tangannya. Rahangnya mengeras, alis tebalnya tertaut, napasnya pun tak teratur. “Kau pun seharusnya sadar akan dirimu, kita sudah bersama selama 6 tahun,...
  WAJAH manis itu namanya Ais. Perempuan yang kukenal dengan kebetulan yang direncanakan. Saat itu hampir tengah malam, di sudut lapangan yang disulap sedemikian rupa menjadi pusat hiburan rakyat atau pasar malam. Pasar malam yang memang menjadi agenda wajib dari...

Salah Sambung

  Cerpen: Dee Hwang Perempuan di seberang telepon masih belum berhenti menangis. Bahuk mengira itu telepon dari kekasihnya. Jam-jam segini, biasanya ia belum tidur. Memang satu keajaiban buat kekasihnya yang perokok itu bila ia bangun hanya untuk menjalankan ibadah. Namun, meski memang...
. MEMBANDINGKAN TUBUH DI GENANGAN Sejak hari semakin sengit memancarkan debu disekitar kaki para pekerja asing. Langit diam saja dan kenangan tumpah di wajah-wajah yang menahan lelah. Kadang mereka leleh menjadi percakapan yang sia-sia di dekat taman, rel kereta, atau beranda rumah yang menanggung sepi setiap pagi. Tidak...
- Advertisement -

I'M SOCIAL

0FansLike
5,142FollowersFollow
65,125FollowersFollow
15,381SubscribersSubscribe