Tuesday, December 12, 2017
  MARLINA. Tubuhnya tinggi semampai, raut wajahnya sendu menanggung berat kesedihan. Dia hidup dalam sunyi setelah ditinggal suami dan calon anaknya. Hanya dengan memandang dari jauh para pria akan melihatnya sebagai santapan empuk. Ketukan pintu di rumah Marlina pun menjadi awal...
  KEPEKAAN seorang perupa terhadap lingkungan tempat tinggal lebih lagi tanah kelahiran. Lahir dan besar di kepualan Nusa Penida jauh kesan berkesenian I Made Sumerta yang dikenal dengan Pan Bayu mengimplementasikan dirinya berkarya. Jarang melihat perupa tinggal di kampung terutama Nusa...
  SABTU kemarin, aku dan kembaranku mencoba menonton “Pengabdi Setan” yang katanya bagus sekali. Singkatnya cerita filmnya memang bagus sekali, segala moment menaikkan adrenaline sendiri. Walaupun ceritanya sedikit mengarah ke film horror barat dengan sedikit humor dan masalah yang masih...
  MALAM minggu. Malamnya para pecinta untuk bercengkrama. Muda-mudi saling mecinta. Berjanji untuk saling tidak mendua. Bersabarlah bagi yang belum punya. Dan yakinkan serta usahakan agar cepat didekatkan, kemudian dijodohkan. Grup Perpustakaan Jalanan Lentera Merah setiap malam minggu di Taman Kota...
  SELEPAS menuntaskan studi pendidikan seni di ISI Yogjakarta, mereka kembali ke asal. Namun persahabatan mereka tetap terjalin intens, walalupun jarak secara fisik memisahkan kelima sahabat yang sama-sama pelukis ini. Mereka adalah Agung Tato Suryanto (Surabaya), Agustan (Jakarta) , Angga...
  MINGGU, 12 November 2017, di Aula Kementrian Agama Buleleng, Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) HMI Cabang Singaraja, melangsungkan acara bedah buku “Munajat Hati” sebuah novel karangan saya sendiri. Dalam acara tersebut, dihadiri oleh Bpk. Dr. I Wayan Artika, S.Pd,M.Hum (dosen...
  MINGGU malam, 12 November 2017, dilangsungkan pementasan ke 62, 63, 64 dari Festival Monolog Bali 100 Putu Wijaya. Tempatnya di Kampus FBS Undiksha Singaraja. Naskah “Buku” dipentaskan oleh Komunitas Puntung Rokok (Kontur) dengan aktor Hidayat. Naskah “XX” dan “Harmoni” dipentaskan...
  MEMENTASKAN monolog bisa dibilang mudah mudah susah. Pentas Monolog bisa disutradarai dan diperankan sendiri oleh aktor. Artinya, seorang aktor bisa merangkap menjadi seorang sutradara. Pentas monolog bisa juga menyusahkan, dikarenakan menguras energi dan pikiran. Aku pertamakali mengenal monolog pada Sekolah...
  Judul Buku: Pak Tua yang Membaca Kisah Cinta Penulis : Luis Sepulveda Penerjemah : Ronny Agustinus Penerbit: Marjin Kiri (2017) Ketebalan: x + 133 halaman DI mana-mana, kapitalisme menebar keserakahan. Ia menjadi biang kerok dari kerusakan di bumi. Ya...
  DARI dalam gelap, Cok Sawitri selaku sutradara memberi aba-aba, "Action!". Lalu, sinar lampu yang ditata Pandet Brewok mulai merayap, membuka apa yang dikurung penonton di Studio Tari Warini milik maestro tari Bali B Arini di Jalan Kecubung Denpasar, Minggu...
- Advertisement -

I'M SOCIAL

0FansLike
5,142FollowersFollow
65,305FollowersFollow
15,606SubscribersSubscribe