Foto: Sagita

 

UNIT Kegiatan Mahasiswa Pelana (Peduli Aids dan Narkoba) Undiksha Singaraja mengadakan lomba menulis cepern se-Bali. Puncak acaranya dilakukan  di Auditorium Undiksha, Kampus Tengah, Jalan Udayana Singaraja, Minggu 19/11/2017.

Sistem lomba agak unik. Peserta diundang untuk melakukan semacam presentasi, yakni menceritakan kembali cerpen mereka di hadapan tiga juri. Lalu dewan juri melakukan evaluasi, saran-saran dan tentu saja kritik yang membangun.

Ada lima peserta dari berbagai sekolah yang ada di Bali yang melakukan presentasi. Mereka adalah Komang Ayu Sri, Ni Kadek Sari, Ni Putu Jayanti Pratista, Putu Widya Puspa Naminda dan I Made Suartika. Tiga dewan juri yang mengevaluasi adalah Dr. Gede Artawan, Dr. I Wayan Artika dan Luh Putu Ekawati, SE.M.Si.,Ak.,CA.

Wayan Artika sebagai perwakilan dari dewan juri menyarankan kepada semua peserta untuk lebih meningkatkan minat baca cerpen agar peserta dalam bidang tulis menulis (cerpen) dapat dengan mudah menulis apa yang ingin diceritakan.  “Haruslah diniati setidaknya ada bisikan hati nurani untuk membaca, kemudia kalian harus lebih tingkatkan kembali menulis, dengan kalian menulis akan terlatih dan nantinya menjadi kebiasaan yang laur biasa, menulis itu anggaplah sebagai panggilan,” kata Wayan Artika.

Dari hasil evaluasi dewan juri, juara 1 dimenangkan Ni Putu Jayanti Cahya Pratista, juara 2 Putu Widya Puspa Naminda dan juara 3 I Made Suartika. Juara 1,2,3  mendapatkan tropi, uang dan piagam penghargaan. (T)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY