Ketut Rochineng saat pentas pada ajang Bali Mandara Mahalango di Taman Budaya Denpasar

 

KENAL dengan I Ketut Rochineng? Ya, kenal. Bukan karena lelaki 58 tahun ini kini jadi penyanyi, tapi jauh sebelumnya ia sudah dikenal sebagai seorang birokrat di Pemprov Bali yang juga sebagai tokoh organisasi masyarakat yang terkenal di Pulau Dewata. Jika tak kenal, ya, keterlaluan.

Sebagai penyanyi, ia bisa disebut sebagai lelaki yang mengejutkan. Sebagai vokalis Rocky N Band, kiprahnya di dunia musik ternyata diterima dengan baik. Terbukti di sejumlah radio siaran banyak penggemarnya yang meminta diputarkan lagu dari Rocky, semisal “Bali Shanti” dan “Nyujuh Ipian”. Padahal banyak yang menduga-duga bahwa keterlibatannya dalam blantika musik Bali hanya untuk kepentingan kampanye politik.

Dugaan itu bisa dikata meleset. Buktinya Rocky N Band yang dirintis dari mimpi kecilnya, kini dapat bersanding dengan penyanyi-penyanyi top di Bali. Di ajang Bali Mandara Mahalango ke-4, di Kalangan Madya Mandala, Taman Budaya Denpasar, Sabtu 5 Agustus 2017, Rochineng manggung sejajar dengan penyanyi pop Bali yang sudah terkenal seperti Widi Widiana, Dek Ulik, Yong Sagita, Bayu KW, De Ama Dhyastha, Ayu Wiryastuti, Galuh Bilen, Tri Puspa, Nadha Aryasa.

Dek Ulik
Widi Widiana

Dengan mengusung tema ‘Harmonisasi Social Community’, Rocky n Band saat itu menghibur masyarakat Bali dengan membawakan lagu-lagu yang sarat makna. “Bali santhi itu mengajak masyarakat Bali untuk santhi, jadi masayrakat Bali harus damai, karena Bali kan pulau pariwisata, suapaya aman. Lalu juga kalau Nyujuh Ipian itu mengajak agar masyarakat Bali tidak statis, maksudnya kita yang asli Bali jangan hanya diam saja, tapi harus ada upaya lebih untuk menanggapi zaman yang serba berubah,” jelas Rochineng usai pentas.

Lagu-lagunya sarat makna penuh pesan dan ajakan-ajakan berbuat baik. Tema itu dipilih tentu saja karena akan lucu jika Rochineng tiba-tiba menyanyikan lagu-lagu lucu. Seperti diakuinya: “Kan tidak cocok kalau saya yang sudah tua ini membawakan lagu-lagu lucu, ya kita lebih ke lagu-lagu sarat dengan ajakan-ajakan, filsafat, ajaran agama, juga lebih ke sosial,” urainya mengenai konsep lagu-lagunya yang juga menjadi misi Rocky N Band.

Meski bersanding dengan penyanyi-penyanyi di Bali, “Saya ingin supaya kehadiran Rocky N Band tidak dijadikan saingan, atau ingin merebut lahan, justru saya ingin mengajak teman-teman agar sama-sama menyanyikan lagu Bali, supaya kesenian kita tetap eksis hingga kancah yang lebih luas lagi,” harapnya.

Rocky N Band tepat dirintis setahun yang lalu yaitu pada tanggal 11 Februari 2016. Tidak ada yang menyangka termasuk Rocineng, bahwa bandnya mendapatkan tempat yang baik di belantara musik Bali. “Sangat tidak menyangka, Rocy n Band bisa menjadi sebesar ini, tadi juga penonton responnya bagus, senang rasanya,” katanya.

“Sehari-hari saya ini PNS di Pemprov Bali, tapi sejak dulu saya suka bermusik, hanya saja saya ini dari kecil dalam keadaan tidak mampu, jadi seneng musik tapi tidak punya sarana fasilitas otomatis keinginan saya harus terpendam,” lanjutnya. (T/R)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY