Wayan Redika, Balancing

HANYUT

Hujan datang kenang hilang
Dia hanyut terbawa

Pahit manis yang terkenang
Dia hanyut terbawa

Tak perlu kau hilangkan
Dia hanyut terbawa

Hujan hadirkan suka cita
Dalam setiap deru rasa duka
Tak perlu dikenang. Semua akan lekang
Hanyut terbawa

BERANDA HOTEL BOGOR

Saat cinta mendayu
Besok ku kan pulang
Saat marah bergemuruh
Aku pun kan bertaruh

Hujan hadirkan suka cita
Menggelitik hati yang tak bisa tertawa
Hanya dingin dan uap
Membawakan aku seteguk rasa hampa

Menghadirkan rasa dan rindu
Di beranda taman hati yang begitu sendu
Tapi jauh sebelum rindu itu datang
Ijinkan hujan petang ucapkan selamat datang

Bogor, 2 Juni 2016

MENEPI

Dalam candu kau datang
Dalam petang aku terbayang
Cinta tak harus dibalas berlebihan
Begitupun rindu
Ada saat kita menepi,
Beristirahat dalam mimpi-mimpi
Tentang diri dan hati
Bahwa cinta tak bisa dibuat-buat
Begitupun firasat.
Selamat beristirahat..

Pacung 7 September 2016

RENIK DAN PUCUK DAUN

Aku adalah renik
Dan kamu adalah pucuk daun
Kita bertaut di akar yang sama
Di sebuah pohon yang mencintai hal yang sama

Aku adalah pengubah rasa
Menjadikan setiap rindu sebagai senjata
Kamu adalah peneduh setiap kesejukan
Dalam setiap hamparan kegelisahan

Kita hanya sebagian
Dari sebagian lainnya
Ingin rasa bersatu
Apa daya hanya rindu yang menderu

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY