PUISI “Kembalikan Indonesia Padaku” karya penyair Taufiq Ismail menjadi puisi wajib dalam Lomba Menyanyikan Puisi yang digelar Komunitas Kertas Budaya, Jembrana, Bali, 3-4 Februari 2017. Puisi yang cukup terkenal itu dianggap pantas disuarakan kembali melalui lagu dan musik di tengah kondisi negeri yang tak tentu ini.

Inilah puisi itu:

KEMBALIKAN INDONESIA PADAKU

Kepada Kang Ilen

 

Hari depan Indonesia adalah dua ratus juta mulut yang menganga,

Hari depan Indonesia adalah bola-bola lampu 15 wat,

sebagian berwarna putih dan sebagian hitam,

yang menyala bergantian,

Hari depan Indonesia adalah pertandingan pingpong siang malam

dengan bola yang bentuknya seperti telur angsa,

Hari depan Indonesia adalah pulau Jawa yang tenggelam

karena seratus juta penduduknya,

Kembalikan

Indonesia

Padaku

Hari depan Indonesia adalah satu juta orang main pingpong siang malam

dengan bola telur angsa di bawah sinar lampu 15 wat,

Hari depan Indonesia adalah pulau Jawa yang pelan-pelan tenggelam

lantaran berat bebannya kemudian angsa-angsa berenang-renang di atasnya,

Hari depan Indonesia adalah dua ratus juta mulut yang menganga,

dan di dalam mulut itu ada bola-bola lampu 15 wat,

sebagian putih dan sebagian hitam, yang menyala bergantian,

Hari depan Indonesia adalah angsa-angsa putih yang berenang-renang

sambil main pingpong di atas pulau Jawa yang tenggelam

dan membawa seratus juta bola lampu 15 wat ke dasar lautan,

Kembalikan

Indonesia

Padaku

Hari depan Indonesia adalah pertandingan pingpong siang malam

dengan bola yang bentuknya seperti telur angsa,

Hari depan Indonesia adalah pulau Jawa yang tenggelam

karena seratus juta penduduknya,

Hari depan Indonesia adalah bola-bola lampu 15 wat,

sebagian berwarna putih dan sebagian hitam, yang menyala bergantian,

Kembalikan

Indonesia

Padaku

 

***

Ketentuan Lomba:

  1. Lomba terbuka untuk kelompok/grup dari kalangan siswa-siswi SMA, SMK, MA sederajat, mahasiswa, para guru, grup band dan masyarakat umum yang berdomisili di Bali maupun luar Bali.
  2. Setiap grup beranggotakan maksimal 6 (enam) orang
  3. Setiap peserta (grup) dikenai biaya pendaftaran sebesar Rp. 150.000,- (Seratus Lima Puluh Ribu Rupiah).
  4. Setiap peserta membawakan 2 (dua) karya musikalisasi puisi; yaitu satu dari puisi yang disediakan panitia dan satu puisi bebas yang dipilih/dicari sendiri oleh peserta.
  5. Aliran/genre musik bebas.
  6. Alat musik yang boleh digunakan adalah akustik, perpaduan akustik-elektrik, atau perpaduan alat musik akustik-elektrik-tradisional.
  7. Tempat Pendaftaran:

 

RUMAH KOMUNITAS KERTAS BUDAYA

JL. UDAYANA NO. 26, NEGARA-BALI

TELP. 087762817408

Atau melalui e-mail: balibicara@gmail.com

  1. Pendaftaran bisa dilakukan secara langsung atau melalui e-mail, mulai tanggal 27 Desember 2016 hingga 27 Januari 2017.
  2. Setiap peserta wajib mengikuti technical meeting tanggal 28 Januari 2017 di Rumah Komunitas Kertas Budaya, Jl. Udayana No. 26, Negara, pukul 14.00 Wita.
  3. Lomba dilaksanakan Hari Jumat dan Sabtu, tanggal 3 – 4 Februari 2017 di Panggung Halaman Rumah Komunitas Kertas Budaya, dari pukul 08.00 Wita sampai 23.00 Wita.
  4. Dewan Juri adalah 3 (tiga) orang, terdiri dari kalangan penyair, pemusik dan kritikus.
  5. Dewan juri akan memilih dan menentukan 4 (empat) pemenang sebagai berikut: Juara I dengan hadiah Trophy, Piagam dan Uang Tunai Rp. 2.000.000,-. Juara II dengan hadiah Trophy, Piagam dan Uang Tunai Rp. 1.800.000,- Juara III dengan hadiah Trophy, Piagam dan Uang Tunai Rp. 1.500.000,- dan Juara Harapan dengan hadiah Trophy, Piagam dan Uang Tunai Rp. 1.000.000,-
  6. Pengumuman pemenang sekaligus penyerahan hadiah akan dilaksanakan saat acara Penutupan Lomba Menyanyikan Puisi – Komunitas Kertas Budaya 2017, 4 Februari 2017 di tempat penyelenggaraan lomba.

 

***

Model/Sistem Penjurian

  1. Sebelum memusikalisasikan/menyanyikan puisi wajib yang disediakan panitia, peserta diwajibkan untuk membaca puisi tersebut secara utuh. Pembacaan ini juga termasuk dalam penilaian juri.
  2. Puisi bebas pilihan peserta tidak wajib dibacakan.
  3. Setelah membaca dan memusikalisasikan/menyanyikan puisi wajib dan puisi bebas, Dewan Juri akan melakukan wawancara langsung dengan peserta di atas panggung mengenai seputar proses kreatif, apresiasi masing-masing peserta terhadap puisi yang dipilih/dibawakannya, serta hal-hal lain yang berhubungan dengan karya yang ditampilkan.
  4. Total penilaian adalah akumulasi dari penilaian pembacaan, musikalisasi dan wawancara.
  5. Keputusan Juri adalah bersifat final.

 

***

 

FORMULIR PENDAFTARAN

LOMBA MENYANYIKAN PUISI

KOMUNITAS KERTAS BUDAYA 2017

 

 

Nama Grup : _____________________________________________________

Ketua/

Penanggung Jawab : _____________________________________________________

Alamat : _____________________________________________________

_____________________________________________________

_____________________________________________________

Contact Person: ________________________________________

 

 

………………, ………………………

Penanggung Jawab Grup

______________________________

 

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY